Struktur Syair dan Jenis-jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Syair merupakan salah satu karya sastra lama berbentuk puisi. Syair juga kerap disebut dengan puisi berirama. Karya sastra ini berasal dari daerah Arab dan dibawa masuk ke Nusantara bersama-sama dengan kedatangan Islam.
Secara umum, syair terdiri atas unsur fisik dan unsur batin. Unsur fisik terdiri dari baris yang bersama-sama membangun sebuah bait syair. Bait tersebut membangun makna syair secara keseluruhan.
Unsur batin syair terdiri dari tema, nada, suasana, hingga amanat. Tema dalam sebuah syair adalah gagasan pokok dari keseluruhan isi syair, sedangkan amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penyair melalui syair yang dikarangnya.
Lalu, apa saja struktur syair yang penting untuk membangun karya sastra ini? Agar lebih memahaminya, simak penjelasan lengkap berikut ini yang dirangkum dalam berbagai sumber.
Struktur Syair
Dirangkum dalam buku Latihan Soal dan Prediksi Berbasis Asesmen Kompetensi Minimum oleh Fitri Lianingsih, M.Si (2020: 24), struktur yang membangun sebuah syair meliputi:
Setiap bait terdiri atas empat baris.
Rima akhir berbunyi a a a a.
Suku kata dalam setiap baris adalah sama, yaitu 4 perkataan dan terdiri dari 8-12 suku kata dalam satu baris.
Semua baris merupakan isi. Setiap baris dalam syair memiliki makna yang berkaitan dengan baris-baris sebelumnya. Sebuah syair biasanya menceritakan suatu kisah.
Jenis-Jenis Syair Menurut Isinya
Menurut buku All New Target Nilai 100 Ualngan Harian SMP Kelas IX terbitan Tim Guru Eduka (2018: 207), jenis-jenis syair menurut isinya dibagi menjadi lima jenis, yaitu:
1. Syair Panji
Syair panji adalah syair yang isinya menceritakan keadaan yang terjadi dalam istana. Contohnya, yaitu Syair Panji Semirang.
2. Syair Romantis
Syair romantis adalah syair yang isinya tentang percintaan, biasanya berhubungan dengan cerita pelipur lara.
3. Syair Kiasan
Syair kiasan adalah syair yang menceritakan tentang tokoh bintang, bunga, dan buah-buahan.
4. Syair Sejarah
Syair sejarah adalah syair yang menceritakan peristiwa sejarah. Contohnya, yaitu Syair Perang Makasar.
5. Syair Agama
Syair agama adalah syair yang berhubungan dengan keagamaan, seperti syair sufi, syair tentang ajaran Islam, syair riwayat cerita nabi, dan syair nasihat.
Lantas apa yang membedakan syair dengan pantun pada umumnya? Syair dan pantun dinilai memiliki kesamaan, sehingga beberapa orang terkadang sulit membedakannya. Berikut perbedaan antara syair dan pantun di antaranya, yaitu:
Pantun berasal dari Melayu, sedangkan syiar berasal dari Arab.
Pantun boleh menggunakan bahasa yang dicampur-campur, sedangkan syair harus menggunakan satu bahasa saja.
Pantun berirama a-b-a-b, sedangkan syair beirama a-a-a-a.
Pantun terdiri dari sampiran dan isi, sedangkan syair tidak terdapat sampiran dan isi.
Pada pantun, baris pertama dan kedua disebut sampiran (pembayang) dan baris ketiga dan keempat disebut isi (maksud sampiran). Sementara itu, keempat baris yang dimiliki syair adalah arti/maksud yang dibuat oleh si pengarang.
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa saja unsur dalam syair?

Apa saja unsur dalam syair?
Secara umum, syair terdiri atas unsur fisik dan unsur batin.
Apa yang dimaksud unsur fisik dalam syair?

Apa yang dimaksud unsur fisik dalam syair?
Unsur fisik terdiri dari baris yang bersama-sama membangun sebuah bait syair.
Apa saja yang termasuk unsur batin dalam syair?

Apa saja yang termasuk unsur batin dalam syair?
Unsur batin syair terdiri dari tema, nada, suasana, hingga amanat.
