Konten dari Pengguna

Struktur Syair dan Jenis-jenisnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menulis sebuah syair dalam selembar kertas. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menulis sebuah syair dalam selembar kertas. Foto: Pixabay

Syair merupakan salah satu karya sastra lama berbentuk puisi. Syair juga kerap disebut dengan puisi berirama. Karya sastra ini berasal dari daerah Arab dan dibawa masuk ke Nusantara bersama-sama dengan kedatangan Islam.

Secara umum, syair terdiri atas unsur fisik dan unsur batin. Unsur fisik terdiri dari baris yang bersama-sama membangun sebuah bait syair. Bait tersebut membangun makna syair secara keseluruhan.

Unsur batin syair terdiri dari tema, nada, suasana, hingga amanat. Tema dalam sebuah syair adalah gagasan pokok dari keseluruhan isi syair, sedangkan amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penyair melalui syair yang dikarangnya.

Lalu, apa saja struktur syair yang penting untuk membangun karya sastra ini? Agar lebih memahaminya, simak penjelasan lengkap berikut ini yang dirangkum dalam berbagai sumber.

Ilustrasi karya sastra lama. Foto: Pixabay

Struktur Syair

Dirangkum dalam buku Latihan Soal dan Prediksi Berbasis Asesmen Kompetensi Minimum oleh Fitri Lianingsih, M.Si (2020: 24), struktur yang membangun sebuah syair meliputi:

  • Setiap bait terdiri atas empat baris.

  • Rima akhir berbunyi a a a a.

  • Suku kata dalam setiap baris adalah sama, yaitu 4 perkataan dan terdiri dari 8-12 suku kata dalam satu baris.

  • Semua baris merupakan isi. Setiap baris dalam syair memiliki makna yang berkaitan dengan baris-baris sebelumnya. Sebuah syair biasanya menceritakan suatu kisah.

Ilustrasi syair yang merupakan salah satu bentuk karya sastra lama. Foto: Pixabay

Jenis-Jenis Syair Menurut Isinya

Menurut buku All New Target Nilai 100 Ualngan Harian SMP Kelas IX terbitan Tim Guru Eduka (2018: 207), jenis-jenis syair menurut isinya dibagi menjadi lima jenis, yaitu:

1. Syair Panji

Syair panji adalah syair yang isinya menceritakan keadaan yang terjadi dalam istana. Contohnya, yaitu Syair Panji Semirang.

2. Syair Romantis

Syair romantis adalah syair yang isinya tentang percintaan, biasanya berhubungan dengan cerita pelipur lara.

3. Syair Kiasan

Syair kiasan adalah syair yang menceritakan tentang tokoh bintang, bunga, dan buah-buahan.

4. Syair Sejarah

Syair sejarah adalah syair yang menceritakan peristiwa sejarah. Contohnya, yaitu Syair Perang Makasar.

5. Syair Agama

Syair agama adalah syair yang berhubungan dengan keagamaan, seperti syair sufi, syair tentang ajaran Islam, syair riwayat cerita nabi, dan syair nasihat.

Lantas apa yang membedakan syair dengan pantun pada umumnya? Syair dan pantun dinilai memiliki kesamaan, sehingga beberapa orang terkadang sulit membedakannya. Berikut perbedaan antara syair dan pantun di antaranya, yaitu:

  1. Pantun berasal dari Melayu, sedangkan syiar berasal dari Arab.

  2. Pantun boleh menggunakan bahasa yang dicampur-campur, sedangkan syair harus menggunakan satu bahasa saja.

  3. Pantun berirama a-b-a-b, sedangkan syair beirama a-a-a-a.

  4. Pantun terdiri dari sampiran dan isi, sedangkan syair tidak terdapat sampiran dan isi.

  5. Pada pantun, baris pertama dan kedua disebut sampiran (pembayang) dan baris ketiga dan keempat disebut isi (maksud sampiran). Sementara itu, keempat baris yang dimiliki syair adalah arti/maksud yang dibuat oleh si pengarang.

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa saja unsur dalam syair?

chevron-down

Secara umum, syair terdiri atas unsur fisik dan unsur batin.

Apa yang dimaksud unsur fisik dalam syair?

chevron-down

Unsur fisik terdiri dari baris yang bersama-sama membangun sebuah bait syair.

Apa saja yang termasuk unsur batin dalam syair?

chevron-down

Unsur batin syair terdiri dari tema, nada, suasana, hingga amanat.