Struktur Teks Laporan Hasil Observasi dan Cara Membuatnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika menyusun teks laporan observasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah struktur teks observasi saat akan menyusunnya. Umumnya, struktur teks laporan hasil observasi terdiri dari definisi umum, deskripsi bagian, hingga simpulan.
Masing-masing dari struktur teks observasi tersebut memiliki informasi penting terkait objek yang diamati. Tujuannya agar teks laporan observasi bisa bersifat lebih informatif, komunikatif, dan objektif. Dengan begitu, pembaca bisa mendapatkan fakta yang jelas dari objek tersebut.
Ingin tahu kaidah apa saja yang perlu diperhatikan dan pengertian dari teks laporan hasil observasi? Simak informasinya berikut ini.
Pengertian Laporan Hasil Observasi
Dalam buku Trik Smart Lulus UN SMK 2018 yang diterbitkan oleh Tim Smart Malang, pengertian teks hasil observasi dapat diartikan sebagai teks yang didasarkan pada hasil pengamatan suatu objek.
Biasanya, objek yang diamati bisa berupa benda, lingkungan, atau kehidupan sosial yang ada di sekitarnya. Seperti yang telah disebutkan, tujuan dari teks laporan hasil observasi adalah untuk menjelaskan pengertian serta mendeskripsikan hasil pengamatan suatu objek.
Lebih lanjut, teks laporan observasi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu formal dan nonformal. Teks laporan observasi formal memiliki kaidah dan struktur yang baku. Umumnya, teks ini digunakan untuk saat menyampaikan laporan berita, hasil eksperimen, dan lainnya.
Sementara itu, teks laporan hasil observasi nonformal disusun dengan kaidah dan struktur yang lebih sederhana. Informasi yang disampaikan dalam teks ini pun lebih mudah dan menarik untuk dibaca.
Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Dalam teks laporan hasil observasi, terdapat beberapa struktur yang yang menyusunnya. Menyadur buku Explore Bahasa Indonesia Jilid 1 untuk SMP/MTs Kelas VII oleh Erwan Rachmat, struktur laporan hasil observasi adalah definisi atau pernyataan umum, deskripsi bagian, dan kesimpulan.
Untuk informasi yang lebih jelas, coba sebutkan dan jelaskan struktur teks laporan hasil observasi sebagai berikut.
Definisi atau pernyataan umum, berisi pengertian dari objek yang dibahas atau informasi objek secara umum.
Deskripsi bagian, berisi perincian atau gambaran khusus mengenai objek yang dibahas, termasuk bagian-bagiannya.
Kesimpulan, berisi manfaat dari sesuatu yang dilaporkan atau pemerincian akhir sebagai penutup teks.
Sifat Teks Laporan Hasil Observasi
Tidak hanya struktur teks, saat menyusun teks laporan hasil observasi, penulis juga harus memperhatikan sifat teks yang ada di dalamnya.
Menyadur buku Teks Laporan Hasil Observasi untuk Tingkat SMP Kelas VII oleh Suhalasari Nasution, teks laporan hasil observasi memiliki tiga sifat, di antaranya informatif, komunikatif, dan objektif. Berikut penjelasannya.
Informatif, memberikan informasi yang berguna mengenai objek yang diamati kepada para pembaca.
Komunikatif, teks tersebut harus menggunakan bahasa yang seolah-olah membuat penulis sedang berkomunikasi dengan para pembaca. Tujuannya agar isi laporan lebih mudah dimengerti.
Objektif, teks laporan harus faktual dan berpatokan pada informasi sah tentang apa yang benar-benar terjadi di lapangan.
Cara Membuat Teks Laporan Hasil Observasi
Tidak hanya sekadar teks laporan saja, tulisan ini termasuk ke dalam laporan penting yang penulisannya pun harus minim dari kesalahan.
Oleh karena itu, berikut cara menyusun teks laporan hasil observasi, seperti yang dikutip dari buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 oleh Heriyanto.
Melakukan observasi penelitian yang akan dijadikan sebagai judul laporan.
Menentukan judul laporan yang baik dan benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan.
Menyusun kalimat pembuka.
Menyusun isi laporan yang berisi gagasan atau ide pokok dan saran yang disertai dengan alasan terhadap laporan hasil pengamatan.
Menulis kalimat penutup.
Adapun kelengkapan teks laporan hasil observasi yang sering dilupakan oleh para penulis, yaitu:
Teks laporan hasil observasi harus mempunyai susunan struktur teks observasi yang jelas.
Teks laporan hasil observasi harus urut dan lengkap.
Dalam struktur teks laporan hasil observasi harus tidak mempunyai kesimpulan/penutup.
Di dalam teks laporan hasil observasi harus tidak ada opini dari penulis.
Teks laporan hasil observasi harus menjelaskan sebuah informasi berdasarkan fakta.
Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi memiliki ciri-ciri yang berfungsi sebagai pembeda dari jenis teks lainnya. Dikutip dari CCM Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA oleh Tomi Rianto (2019: 3), adapun ciri-ciri teks laporan hasil observasi adalah sebagai berikut.
Bersifat global dan universal.
Lebih menekankan pada pengelompokkan berbagai hal ke dalam jenis-jenis sesuai dengan ciri-ciri setiap jenis pada umumnya.
Mengandung fakta.
Bersifat objektif, yakni tidak adanya keberpihakan penulis terhadap hal-hal yang dilaporkan.
Laporan ditulis secara lengkap, rinci, dan menyeluruh.
Terdapat informasi yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca.
Tidak memasukkan hal-hal yang menyimpang, mengandung prasangka, atau pemihakan.
Disajikan secara menarik, baik dalam hal isi, susunan, dan tata bahasa.
Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
Setelah mengetahui struktur, sifat-sifat, dan cara membuat teks laporan hasil observasi yang baik dan benar, pahami contoh teks laporan hasil observasi tentang Taman Nasional Ujung Kulon di bawah ini.
Definisi atau Pernyataan Umum
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosisten hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat.
Taman nasional ini merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya.
Deskripsi Bagian
Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para pakar botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820.
Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik, 57 jenis di antaranya tergolong langka, seperti merbau, palahlar, bungur, cerlang, ki hujan, dan berbagai macam jenis anggrek.
Satwa di Taman Nasional Ujung Kulon terdiri atas 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 33 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan, dan 33 jenis terumbu karang.
Kemudian, satwa langka dan dilindungi selain badak Jawa adalah banteng, ajag, surili,lutung, rusa, macan tutul, kucing batu, owa, dan kima raksasa.
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan objek wisata alam yang menarik dengan keindahan berbagai bentuk fenomena dan keunikan alam berupa sungai-sungai dengan jeramnya, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut, dan peninggalan budaya atau sejarah yang lainnya.
Deskripsi Manfaat atau Simpulan
Taman Nasional Ujung Kulo sebagai salah salah satu kawasan konservasi yang di dalamnya memiliki berbagai macam flora dan fauna beserta ekosistemnya. Manfaat tersebut berupa produk jasa lingkungan, seperti udara bersih dan pemandangan alam.
Kedua manfaat itu berada pada ruang dan waktu yang sama sehingga diperlukan suatu bentuk kebijakan yang mampu mengatur pengalokasian sumber daya terkait pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Tentu saja kebijakan tersebut harus tetap memperhatikan daya dukung lingkungan dan aspek sosial ekonomi masyarakat sekitarnya.
Baca Juga: Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi dan Struktur Tulisan
(JA & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud teks hasil observasi?

Apa yang dimaksud teks hasil observasi?
Pengertian teks hasil observasi dapat diartikan sebagai teks yang didasarkan pada hasil pengamatan suatu objek.
Apa saja jenis teks laporan observasi?

Apa saja jenis teks laporan observasi?
Teks laporan observasi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu formal dan non formal. Teks laporan observasi formal memiliki kaidah dan struktur yang baku, sedangkan teks laporan hasil observasi non formal disusun dengan kaidah dan struktur yang lebih sederhana.
Apa saja sifat teks laporan hasil observasi?

Apa saja sifat teks laporan hasil observasi?
Teks laporan hasil observasi memiliki 3 sifat, di antaranya informatif, komunikatif, dan objektif.
