Susunan Doa Rosario yang Lengkap dan Benar

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa Rosario merupakan salah satu devosi yang paling populer dan tradisi mendalam bagi umat Katolik. Doa ini mengajak umat Katolik untuk merenungkan misteri-misteri kehidupan Yesus Kristus melalui perantaraan Bunda Maria. Susunan Doa Rosario memiliki struktur yang khas dan teratur, sehingga penting untuk memahami urutannya dengan benar.
Dikutip dari https://karo.kemenag.go.id/, devosi berasal dari bahasa Latin “devetio” yang berarti pengorbanan, penyerahan, sumpah, kesalehan, dan cinta bakti. Devosi merujuk pada sikap hati dan perwujudan seseorang dalam mengarahkan diri kepada seseorang atau sesuatu yang dijunjung tinggi dan dicintai.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Susunan Doa Rosario
Untuk menjalankan Doa Rosario, umat Katolik menggunakan kalung Rosario yang terdiri dari manik-manik. Setiap manik-manik memiliki makna dan fungsinya yang berbeda-beda.
Susunan Doa Rosario telah diwariskan dari generasi ke generasi, dikutip dari https://hallow.com/ berikut ini adalah susunan doanya:
1. Mulailah dengan Tanda Salib
Atas nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.
2. Berdoalah Pengakuan Iman para Rasul sambil Memegang Salib
Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, dan kepada Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung dari Roh Kudus, lahir dari Perawan Maria, menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan; Ia turun ke tempat penantian; pada hari ketiga Ia bangkit dari antara orang mati; Ia naik ke surga, dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa; dari sana Ia akan datang untuk menghakimi yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan orang-orang kudus, pengampunan dosa, kebangkitan tubuh, dan hidup yang kekal. Amin.
3. Berdoalah Bapa Kami pada Manik Pertama
Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah kerajaan-Mu; jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Berilah kami makanan kami pada hari ini; dan ampunilah kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
4. Berdoalah Salam Maria pada Masing-masing Tiga Manik Berikutnya
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan menyertaimu; terberkatilah engkau di antara wanita, dan terberkatilah buah rahimmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini sekarang dan pada saat kami mati. Amin.
5. Bacalah Kemuliaan pada Manik Berikutnya
Kemuliaan bagi Bapa, Putra, dan Roh Kudus; sebagaimana adanya pada mulanya, sekarang, dan selamanya, sampai selama-lamanya. Amin.
6. Berdoalah pada Sambungan Manik Pertama
Pada manik besar, ucapkan misteri itu dan kemudian ucapkan Bapa Kami.
Pada setiap 10 manik kecil, ucapkan Salam Maria sambil terus merenungkan misteri itu.
Di akhir sambungan, ucapkan Kemuliaan.
Kemudian ucapkan Doa Fatima:
Ya Yesusku, ampunilah dosa-dosa kami, selamatkan kami dari api neraka; pimpin semua jiwa ke Surga, terutama mereka yang sangat membutuhkan belas kasihan-Mu. Amin
7. Ulangi Pola ini untuk Sambungan Manik Berikutnya
Bapa Kami -> 10 Salam Maria -> Kemuliaan -> Ya Yesusku (Doa Fatima)
8. Setelah Lima Sambungan Manik Akhiri dengan Doa Salam Ratu Suci
Salam, Ratu yang suci, ibu yang penuh belas kasih, kehidupan kami, kemanisan kami, dan harapan kami. Kepadamu kami menangis, anak-anak Hawa yang malang yang terusir; kepadamu kami sampaikan keluh kesah, duka dan tangisan di lembah air mata ini.
Maka, arahkanlah, pembela yang paling baik hati, mata belas kasihmu kepada kami; dan setelah ini, pengasingan kami, tunjukkanlah kepada kami buah rahimmu yang terberkati, Yesus. O kasih, O Perawan Maria yang penyayang.
Doakanlah kami, O Bunda Allah yang suci.
Semoga kami layak menerima janji-janji Kristus.
9. Tutup dengan Doa Penutup
Marilah kita berdoa:
Ya Allah, yang Putra Tunggal-Mu, melalui hidup, kematian, dan kebangkitan-Nya, telah membelikan bagi kami pahala kehidupan kekal, kami mohon, berikanlah kepada-Mu agar ketika merenungkan misteri Rosario yang paling suci dari Perawan Maria yang Terberkati, kami dapat meneladani apa yang terkandung di dalamnya dan memperoleh apa yang dijanjikan melalui Kristus Tuhan kami. Amin.
10. Akhiri dengan Tanda Salib
Atas nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Apa itu Doa Rosario?
Berdasarkan informasi yang dikutip dari artikel ilmiah berjudul “Tradisi Dan Makna Doa Rosario Bagi Umat Wilayah Rohani Santo Anselmus Pada Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Xaverius Di Desa Guaan”, oleh Rindyani Katarina S, dkk, (2023:2), Doa Rosario dikenal sebagai salah satu doa batin.
Doa Rosario menjadi sarana paling efektif untuk berkontemplasi (renungan yang disertai dengan perhatian penuh) pada misteri Kristiani sebagai latihan kekudusan yang sejati.
Tradisi atau Doa Rosario ini biasanya dilaksanakan pada bulan Mei dan bulan Oktober, dan melibatkan semua orang dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Mengapa hanya dilaksanakan pada bulan Mei dan Oktober saja?
Alasan tradisi ini dilakukan pada bulan Mei karena bulan Mei dianggap sebagai bulan Maria dan erat dikaitkan dengan permulaan kehidupan di negara 4 musim. Sedangkan alasan pada bulan Oktober, berawal dari adanya pesta santa perawan Maria Ratu Rosario pada 7 Oktober.
Saat menjalani tradisi Doa Rosario, setiap umat Katolik akan mengunjungi rumah ke rumah atau dari satu keluarga ke keluarga lainnya.
Dengan berdoa Rosario, umat Katolik akan berpangku pada bimbingan Bunda Maria untuk memandang wajah Kristus dan mengalami kedalaman Kasih-Nya.
Makna Doa Rosario
Doa Rosario memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Katolik. Melalui doa ini, umat diajak untuk:
Merenungkan misteri-misteri iman, setiap manik-manik pada kalung Rosario mengundang umat untuk merenungkan peristiwa atau misteri penting dalam kehidupan Yesus Kristus.
Memperdalam hubungan dengan Bunda Maria, Bunda Maria sebagai Bunda Allah dan Bunda Gereja menjadi perantara yang setia bagi umat manusia.
Memohon pertolongan, melalui Doa Rosario, umat dapat menyampaikan permohonan dan harapan kepada Allah.
Menemukan kedamaian batin, Doa Rosario dapat menenangkan hati dan pikiran yang gelisah.
Renungan Misteri
Renungan misteri merupakan bagian yang paling khas dalam Doa Rosario. Terdapat empat kelompok misteri, yaitu:
Misteri gembira atau menyenangkan pada hari Senin dan Sabtu: Merenungkan peristiwa-peristiwa terkait kelahiran Yesus Kristus.
Misteri terang pada hari Kamis: Merenungkan kehidupan dan peristiwan pelayanan publik Yesus Kristus.
Misteri kesedihan pada hari Selasa dan Jumat: Merenungkan sengsara dan wafatnya Yesus Kristus.
Misteri Mulia pada hari Rabu dan Minggu: Merenungkan kebangkitan, kenaikan ke surga, dan pentahtaan Yesus Kristus di sisi kanan Bapa.
Manfaat Doa Rosario
Doa Rosario, yang merupakan devosi kepada Bunda Maria, memiliki banyak manfaat bagi umat Katolik yang rutin melakukannya. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Mendekatkan diri kepada Tuhan: Doa Rosario adalah sebuah meditasi aktif yang mengajak kita merenungkan misteri-misteri kehidupan Yesus dan Bunda Maria. Dengan merenungkan misteri-misteri ini, kita semakin dekat dengan Allah dan memahami rencana penyelamatan-Nya.
Memperkuat iman: Melalui doa Rosario, iman kita semakin bertumbuh karena kita semakin mengenal Allah dan Bunda Maria. Doa Rosario juga membantu kita untuk lebih percaya pada kuasa doa.
Memperdalam devosi kepada Bunda Maria: Bunda Maria adalah teladan iman yang sempurna. Dengan berdoa Rosario, kita semakin meneladani hidup Bunda Maria dan meminta perantaraan-Nya agar kita dapat semakin mengasihi Yesus.
Mendapatkan kekuatan rohani: Doa Rosario memberikan kita kekuatan rohani untuk menghadapi segala tantangan hidup. Dengan berdoa Rosario, kita merasa lebih tenang, damai, dan dikuatkan oleh Roh Kudus.
Menghilangkan stres: Mengulangi doa Rosario secara teratur dapat membantu kita untuk lebih fokus dan menghilangkan stres.
Meningkatkan ketenangan batin: Doa Rosario menciptakan suasana yang tenang dan damai, sehingga membantu kita untuk lebih memahami diri sendiri dan orang lain.
Memperkuat hubungan dengan sesama: Doa Rosario sering dilakukan bersama orang lain, sehingga dapat memperkuat hubungan kita dengan sesama umat beriman.
Membantu dalam pengambilan keputusan: Dengan berdoa Rosario, kita diajak untuk lebih mendengarkan suara hati dan bimbingan Roh Kudus dalam mengambil keputusan.
Meningkatkan kesabaran: Doa Rosario mengajarkan kita untuk bersabar dalam menghadapi segala kesulitan hidup.
Memupuk rasa syukur: Dengan merenungkan berkat-berkat yang telah kita terima, doa Rosario membantu kita untuk lebih bersyukur kepada Tuhan.
Baca Juga: Doa Malaikat Tuhan Katolik, Tujuan, dan Pelaksanaannya
Susunan doa rosario yang lengkap dan benar merupakan panduan yang berguna bagi umat Katolik yang ingin memperdalam devosinya pada Bunda Maria. Dengan memahami struktur yang ada, umat dapat merasakan pengalaman rohani yang lebih mendalam. (Mit)
