Tabungan Haji Terbaik di Indonesia, Lengkap dengan Persyaratan dan Cara Daftar

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 9 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ibadah haji memang ibadah yang memerlukan persiapan matang. Selain persiapan fisik dan rohani, persiapan keuangan pun tidak kalah penting. Salah satu produk yang bisa digunakan untuk mempersiapkan dana naik haji adalah tabungan haji.
Dikutip dari Bijak Meminjam dan Menggunakan Uang Bank oleh Heru Susanto (2013: 180), tabungan haji adalah tabungan yang dikhususkan untuk nasabah suatu bank yang akan menunaikan ibadah haji atau umrah. Tabungan ini hampir sama dengan tabungan biasa, tapi ditambah dengan beberapa fasilitas khusus.
Bagi yang ingin berangkat ke Tanah Suci, sangat penting untuk mempersiapkan tabungan haji sejak dini. Selain karena biaya yang tidak murah, tabungan haji dapat membantu proses pendaftaran haji lebih aman mengingat setiap tahunnya antrean naik haji semakin panjang.
Ada banyak bank di Indonesia yang menyediakan fasilitas tabungan haji, seperti Bank Syariah Indonesia, bank Mandiri, BRI, BNI, hingga pegadaian. Lalu, apa saja syarat membuka tabungan haji di berbagai bank tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.
Tabungan Haji BSI
Bank Syariah Indonesia atau BSI menyediakan produk tabungan haji syariah yang memberikan kemudahan bagi nasabahnya untuk mengumpulkan dana naik haji. Di BSI, produk tabungan haji bernama Tabungan Mabrur. Berikut rinciannya.
a. Syarat Buka Tabungan Haji BSI
Tabungan haji BSI bisa dimiliki oleh orang dewasa maupun anak-anak. Berikut beberapa syarat tabungan haji BSI yang diperlukan sebelum mendaftar.
1. Syarat membuka tabungan haji BSI untuk orang dewasa, antara lain:
KTP dan NPWP
Mengisi formulir dan menandatangani formulir pembukaan rekening
Menyerahkan setoran awal
2. Syarat membuka tabungan haji BSI untuk anak-anak, antara lain:
KTP orang tua
NPWP orang tua
Akta kelahiran
Kartu Keluarga (KK)
Kartu Identitas Anak
Mengisi formulir pembukaan rekening
Menyerahkan setoran awal
b. Cara Buka Tabungan Haji BSI
Setelah memenuhi persyaratan di atas, selanjutnya adalah melakukan pembukaan tabungan haji di BSI. Adapun cara buka tabungan haji di BSI adalah sebagai berikut.
Mengunjungi kantor cabang BSI terdekat sesuai domisili KTP nasabah.
Mempersiapkan dokumen persyaratan.
Mengambil nomor antrean ke petugas.
Menyampaikan tujuan pada petugas kalau ingin melakukan pembukaan rekening Tabungan Mabrur.
Mengisi formulir pembukaan rekening beserta menunjukkan persyaratannya.
Menyerahkan setoran awal tabungan haji BSI sebesar Rp100 ribu.
Setelah proses pembukaan rekening selesai, nasabah akan mendapatkan beberapa fasilitas penunjang seperti buku tabungan.
Melakukan penyetoran ke tabungan yang sudah dibuat hingga mencapai angka minimal Rp25.100.000 untuk mendaftar porsi keberangkatan haji.
Setelah mencapai Rp25.100.000, pihak bank akan melakukan pendaftaran ke sistem keberangkatan haji milik Kementerian Agama (Kemenag), yaitu SISKOHAT (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu).
Perlu diingat, setelah didaftarkan oleh pihak BSI, nasabah perlu datang ke kantor Kemenag setempat untuk melakukan proses daftar ulang. Adapun proses daftar ulang membawa beberapa dokumen persyaratan, antara lain:
KTP
Kartu Keluarga
Buku tabungan haji
Surat Pernyataan Calon Haji (SPCH)
Nomor validasi
Akad Wakalah
Akte kelahiran
Ijazah
Pas foto
Tabungan Haji Mandiri Syariah
Bank Mandiri Syariah menyediakan fasilitas untuk memudahkan nasabahnya menunaikan ibadah haji dengan menyediakan sarana tabungan haji, yaitu Tabungan Mabrur. Berikut rinciannya.
a. Syarat Buka Tabungan Haji Mandiri Syariah
Berikut syarat buka tabungan haji Mandiri Syariah atau Tabungan Mabrur.
KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku
Kartu Keluarga
NPWP
Menyerahkan setoran awal pembuatan rekening tabungan haji sebesar Rp100 ribu
Minimal usia 17 tahun untuk tabungan haji dan 12 tahun untuk tabungan haji anak
b. Cara Buka Tabungan Haji Mandiri Syariah
Setelah mengetahui persyaratan di atas, selanjutnya adalah membuka tabungan haji Mandiri Syariah. Berikut caranya.
Kunjungi kantor cabang Mandiri Syariah terdekat.
Sampaikan tujuan ke petugas untuk melakukan pembukaan tabungan haji.
Mengisi formulir pembukaan rekening.
Menyerahkan persyaratan dokumen.
Menyerahkan setoran awal tabungan haji Mandiri Syariah sebesar Rp100 ribu.
Selain cara di atas, membuka tabungan haji Mandiri Syariah juga bisa dilakukan secara daring melalui situs resmi mandirisyariah.co.id. Cukup memilih menu Tabungan Mabrur, lalu mengisi data diri yang diminta, termasuk nomor KTP dan NPWP.
c. Keuntungan Tabungan Haji Mandiri Syariah
Adapun keuntungan tabungan Mandiri Syariah adalah sebagai berikut.
Menggunakan akad Mudharabah Muthlaqah, yaitu tidak ada pembatasan bagi bank dalam menggunakan dana yang dihimpun selagi menguntungkan kepada para nasabahnya.
Setoran awal pembukaan tabungan haji terjangkau, yaitu Rp100 ribu.
Setoran selanjutnya yang harus nasabah bayarkan minimal sebesar Rp100 ribu.
Nasabah tidak dikenakan biaya administrasi awal atau gratis.
Nasabah tidak dikenakan biaya administrasi bulanan atau gratis.
Nasabah akan diberitahukan oleh pihak bank ketika sudah bisa didaftarkan porsi haji di Kemenag.
d. Cara Menutup Tabungan Haji Mandiri Syariah
Apakah tabungan haji Mandiri Syariah bisa diambil? Mengutip laman resmi Mandiri Syariah, saldo tabungan tidak dapat dicairkan, kecuali untuk melunasi Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji/ Umrah (BPIH).
Sementara itu, penutupan rekening tabungan haji Mandiri Syariah hanya dapat dilakukan untuk keperluan pendaftaran haji dan dapat ditutup rekeningnya setelah nasabah selesai menunaikan ibadah haji. Berikut cara menutup tabungan haji Mandiri Syariah.
Kunjungi kantor cabang Mandiri Syariah terdekat.
Nasabah mengembalikan buku tabungan kepada petugas.
Melakukan pengecekan persyaratan penutupan rekening dan fasilitas yang terkait dengan rekening yang bersangkutan.
Proses penutupan rekening dilakukan dalam sistem sehingga mendapatkan saldo akhir setelah dikurangi biaya penutupan rekening.
Petugas menyerahkan slip penarikan yang sudah disetujui kepada nasabah.
Nasabah membawa slip penarikan ke teller untuk melakukan penarikan saldo.
Teller menerima slip penarikan dan buku tabungan yang telah ditandatangani oleh nasabah.
Melakukan proses penutupan rekening tabungan haji sesuai sistem dan tahapan prosedur pembayaran uang tunai kepada nasabah.
Setelah itu, slip penarikan dibubuhi paraf dan stempel lunas.
Tabungan Haji BRI
Bank Rakyat Indonesia atau BRI mengeluarkan produk tabungan haji untuk membantu nasabah memenuhi kebutuhan biaya perjalanan naik haji. Berikut rinciannya.
a. Syarat Tabungan Haji BRI
Berikut beberapa syarat tabungan haji BRI sebelum mendaftar.
Usia minimal 17 tahun
Untuk Warga Negara Indonesia (WNI) harus memiliki KTP berbasis NIK dan NPWP
Untuk Warga Negara Asing (WNA) harus memiliki paspor dan KIMS/KITAP/KITAS atau surat keterangan pendukung
Menyerahkan setoran awal tabungan haji BRI sebesar Rp50 ribu
Mengisi formulir pembukaan rekening
b. Cara Buka Tabungan Haji BRI
Adapun cara buka tabungan haji BRI dapat mengikuti langkah-langkah berikut.
Kunjungi kantor cabang BRI terdekat.
Mengambil nomor antrean ke petugas.
Sampaikan kepada petugas tujuan kedatangan untuk membuka tabungan haji.
Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan jelas.
Menyerahkan dokumen yang sudah dipersiapkan, seperti KTP dan NPWP.
Menyerahkan setoran awal sebesar Rp50 ribu.
Petugas akan memberikan buku tabungan beserta kartu ATM kepada nasabah.
Proses pendaftaran pembukaan rekening tabungan haji sudah selesai.
Lalu, apakah tabungan haji BRI bisa diambil oleh nasabah? Mengutip laman resmi BRI, jika saldo dalam rekening tabungan haji sudah mencapai 25 juta rupiah, BRI akan mengecek ketersediaan peserta haji dengan SISKOHAT dari Kemenag.
Selama periode tersebut, nasabah tetap bisa melakukan tarik tunai asalkan masih ada saldo minimal dalam rekening tabungan haji.
Tabungan Haji BNI Syariah
Bank Negara Indonesia atau BNI menawarkan produk tabungan haji yang bertujuan untuk membantu merencanakan ibadah haji dan umrah nasabahnya.
Sebelumnya, BNI memiliki unit lembaga perbankan syariah yang dikenal dengan BNI Syariah. Namun, sejak Februari 2021, BNI Syariah resmi digabung ke dalam BRI Syariah, yang kemudian berubah nama menjadi Bank Syariah Indonesia atau BSI.
Ada dua produk tabungan haji dari BNI, yaitu BNI Haji dan BNI Tabungan iB Hasanah dari BNI Syariah. Namun, persyaratan dan manfaat yang diberikan kedua produk tersebut sama saja. Berikut rinciannya.
a. Syarat Buka Tabungan Haji BNI
Berikut syarat buka tabungan haji BNI Syariah (BNI Haji) yang harus dilengkapi.
KTP yang masih berlaku
Menyerahkan setoran awal minimal Rp500 ribu
Menyerahkan setoran selanjutnya minimal Rp5 ribu
Pembukaan harus dilakukan di cabang BNI sesuai domisili nasabah dalam satu provinsi yang sama
Untuk membuka tabungan haji BNI Syariah, bisa mengunjungi kantor cabang terdekat sesuai domisili nasabah dengan memenuhi seluruh persyaratan di atas.
Lalu, setelah membuka rekening apakah tabungan haji BNI Syariah bisa diambil oleh nasabah? Mengutip laman resmi BNI, penarikan atas saldo rekening tabungan haji dapat dilakukan di kantor cabang pembuka dan frekuensi penarikan dibatasi satu kali dalam setahun.
Selain itu, jumlah saldo yang harus disisakan setelah penarikan adalah sebesar Rp500 ribu yang merupakan saldo minimum tabungan haji.
b. Simulasi Tabungan Haji BNI
Berikut simulasi tabungan haji BNI Syariah (BNI Haji) melalui autodebet.
Asumsi setoran awal pembukaan rekening adalah Rp500.000
Asumsi nilai setoran untuk mendapatkan nomor porsi haji adalah Rp25.000.000
Setoran tetap per bulan yang ditabung oleh nasabah adalah sebagai berikut.
Tabungan Haji Pegadaian
Pegadaian memiliki produk tabungan haji Pegadaian Syariah yang dikenal dengan nama Arrum Haji, yaitu produk pembiayaan untuk mendapatkan porsi ibadah haji secara syariah dengan proses mudah, cepat, dan aman. Berikut rinciannya.
a. Syarat Buka Tabungan Haji Pegadaian
Untuk membuka tabungan Arrum Haji, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain:
KTP
Kartu Keluarga
Jaminan Emas Logam Mulia (LM) minimal 3,5 gr atau emas perhiasan berkadar minimal 70 persen dengan berat sekitar 7 gram
b. Cara Buka Tabungan Haji Pegadaian
Berikut langkah-langkah membuka tabungan haji pegadaian.
Kunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat.
Beri tahu tujuan kedatangan untuk mengajukan permohonan pembiayaan Arrum Haji.
Menyerahkan jaminan emas kepada pihak Pegadaian untuk melakukan penaksiran harga.
Mengisi formulir permohonan pembiayaan Arrum Haji.
Mendatangi pihak bank untuk memperoleh dokumen Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (SABPIH) dari bank.
Mengunjungi kantor Kemenag untuk memperoleh nomor porsi.
Memberikan SABPIH, nomor porsi, dan buku tabungan ke pegadaian sebagai jaminan.
Setelah pengajuan Arrum Haji disetujui, untuk setoran awal tabungan haji Pegadaian tersebut nantinya disesuaikan dengan tenor pelunasan yang diambil. Secara umum, tenor pelunasan berkisar antara 1-5 tahun dengan besaran Rp800 ribu sampai Rp1,2 juta.
Tabungan Haji Bank Muamalat
Bank Muamalat memiliki produk tabungan haji yang bernama Tabungan iB Hijrah Haji. Produk ini menawarkan solusi lengkap untuk perjalanan ibadah nasabah. Berikut rinciannya.
a. Syarat Tabungan Haji di Bank Muamalat
Berikut beberapa syarat tabungan haji di Bank Muamalat yang perlu dipenuhi sebelum mendaftar.
1. Syarat untuk orang dewasa:
Fotokopi KTP/SIM
NPWP
2. Syarat untuk anak-anak:
Identitas orang tua (KTP dan NPWP)
Akte kelahiran atau Kartu Keluarga
Adapun persyaratan dokumen untuk pendaftaran porsi haji adalah sebagai berikut.
KTP asli sesuai domisili dan mengikuti ketentuan KTP-el atau bukti identitas lainnya yang sah
Kartu Keluarga asli
Akte Kelahiran atau Surat Kenal Lahir atau Kutipan Akte Nikah atau Ijazah asli
Buku tabungan
Pas foto berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 5 lembar (untuk Bank)
Pas foto untuk kantor Kemenag sesuai identitas
Wajib ke kantor Kemenag sesuai identitas maksimal 5 hari kerja setelah mendapat nomor validasi dari bank
b. Cara Buka Tabungan Haji di Bank Muamalat
Berikut cara membuka tabungan haji di Bank Muamalat yang perlu dilakukan calon nasabah.
Mengunjungi kantor cabang Bank Muamalat terdekat sesuai domisili.
Mengambil nomor antrean ke petugas.
Sampaikan tujuan kedatangan untuk pembukaan rekening Tabungan iB Hijrah Haji.
Mengisi formulir pembukaan dan menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan.
Menyerahkan setoran awal tabungan haji Bank Muamalat sebesar Rp100 ribu.
Menunggu proses pemeriksaan kelengkapan dokumen dan memverifikasi data yang telah diisikan.
Jika proses telah selesai, nasabah akan mendapatkan buku tabungan.
Melakukan penyetoran tabungan hingga Rp25 juta agar bisa mendaftar nomor porsi haji ke Kemenag.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Bank apa saja yang menyediakan fasilitas tabungan haji?

Bank apa saja yang menyediakan fasilitas tabungan haji?
Ada banyak bank di Indonesia yang menyediakan fasilitas tabungan haji, seperti Bank Syariah Indonesia, bank Mandiri, BRI, BNI, hingga pegadaian.
Apa persyaratan membuat tabungan haji di BSI?

Apa persyaratan membuat tabungan haji di BSI?
Syarat membuka tabungan haji BSI untuk orang dewasa, antara lain KTP dan NPWP, mengisi formulir dan menandatangani formulir pembukaan rekening, dan menyerahkan setoran awal.
Apa syarat membuat buka tabungan haji di Mandiri Syariah?

Apa syarat membuat buka tabungan haji di Mandiri Syariah?
Syarat buka tabungan haji Mandiri Syariah atau Tabungan Mabrur adalah KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku, kartu Keluarga, NPWP, menyerahkan setoran awal pembuatan rekening tabungan haji sebesar Rp100 ribu, dan minimal usia 17 tahun untuk tabungan haji dan 12 tahun untuk tabungan haji anak.
