Konten dari Pengguna

Tahapan-Tahapan Klasifikasi Makhluk Hidup yang Penting

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tahapan-tahapan klasifikasi makhluk hidup. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tahapan-tahapan klasifikasi makhluk hidup. Sumber: Unsplash

Berbagai peneliti telah menetapkan tahapan-tahapan klasifikasi makhluk hidup untuk mempelajari keberagaman hayati. Klasifikasi dapat diartikan sebagai penyusunan sesuatu ke dalam kelompok atau golongan sesuai dengan standar yang ditetapkan, baik itu dari ciri, sifat, dan lain-lain.

Pengelompokkan makhluk hidup memiliki berbagai tujuan dan manfaat bagi manusia. Misalnya, dalam bidang pembelajaran biologi atau untuk keperluan penelitian. Berikut penjelasan selengkapnya.

Tujuan dan Manfaat Klasifikasi

Mengutip dari buku berjudul Biologi Kelas X untuk Siswa SMA-MA yang ditulis Moch. Anshori dan Djoko Martono, tujuan dari dilakukannya klasifikasi makhluk hidup antara lain sebagai berikut.

  • Menyederhanakan objek studi agar mudah dipelajari.

  • Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis.

  • Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-cirinya.

  • Mengetahui hubungan kekerabatan dan sejarah evolusinya.

Sementara, manfaat yang dapat dirasakan manusia dengan adanya pengklasifikasian yaitu sebagai berikut ini.

  • Penggolongan melalui pengelompokkan dapat memudahkan dalam mempelajari organisme yang beraneka ragam.

  • Klasifikasi dapat digunakan untuk melihat hubungan tingkat kekerabatan antara organisme satu dengan lainnya.

Penguin sebagai makhluk hidup yang diklasifikasikan. Sumber: Unsplash

Prinsip-prinsip Dasar Klasifikasi

Menurut Modul Biologi Kelas X yang disusun Artanti, prinsip dasar klasifikasi adalah adanya perbedaan dan persamaan setiap mahluk hidup. Selain itu, manfaat mahluk hidup tersebut juga berpengaruh. Begitu pula dengan ciri morfologi, anatomi, dan biokimianya.

Ciri morfologi dapat diketahui melalui ciri yang nampak dari luar, misalnya, morfologi bulu pada kucing. Sedangkan, ciri anatomi adalah struktur tampak dalam. Contohnya, anatomi jantung kucing yang meliputi bagian-bagian jantung dan bagaimana susunannya.

Kelompok makhluk hidup yang anggotanya hanya memperlihatkan sedikit persamaan ciri dan sifat, akan menunjukkan jumlah anggota yang lebih besar dibanding kelompok mahluk hidup yang anggotanya mempunyai lebih banyak persamaan ciri dan sifat.

Tahapan-tahapan Klasifikasi Makhluk Hidup

Secara garis besar, tahapan-tahapan klasifikasi makhluk hidup yang penting dilakukan peneliti ada tiga. Menyadur dari buku yang ditulis Moch. Anshori dan Djoko Martono, berikut serangkaian tahapannya.

1. Pengamatan sifat makhluk hidup

Proses awal klasifikasi adalah pengamatan. Hal yang dilakukan dalam proses ini adalah melakukan identifikasi makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup lainnya. Pengamatan dan pengelompokkan dapat didasarkan pada tingkah laku, bentuk morfologi, anatomi, dan fisiologi.

2. Pengelompokkan makhluk hidup sesuai ciri yang diamati

Hasil pengamatan kemudian dilanjutkan ke tingkat pengelompokkan makhluk hidup. Dasar penggolongannya sesuai dengan ciri dan sifat atau persamaan dan perbedaan makhluk hidup yang diamati.

3. Pemberian nama makhluk hidup

Tahapan ini merupakan hal penting dalam klasifikasi. Ada berbagai sistem penamaan makhluk hidup, misalnya, pemberian nama dengan sistem tata nama ganda (binomial nomenclature). Dengan penamaan makhluk hidup, ciri dan sifat makhluk hidup akan lebih mudah dipahami.

(AMP)