Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Tanda Mula dengan Kres dan Mol dalam Seni Musik
15 Oktober 2021 17:09 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Tanda mula dengan kres mungkin sudah tidak asing lagi untuk yang suka bermusik. Namun, bagi yang masih mempelajarinya, tentu akan mencari tahu sebagai bekal awal bermain musik .
ADVERTISEMENT
Cara menentukan tanda mula dengan kres, yakni berdasarkan urutan tangga nada natural. Deretan tangga nada natural dalam musik dianggap bernada dasar jika, 1 = C atau do sama dengan c dan tidak ada kresnya.
Nada dasar selanjutnya dipakai sebagai patokan nada kelima dari urutan nada. Sehingga nada dasar berikutnya adalah 1 = G dengan satu kres yang berlaku seterusnya.
Tanda mula juga berguna untuk menghitung jumlah tanda kres atau mol pada sebuah tangga nada. Tanda kres dan mol tidak hanya digunakan sebagai tanda mula, melainkan juga tanda kromatis. Fungsinya, untuk menaikkan atau menurunkan nada not yang ada di belakangnya.
ADVERTISEMENT
Berikut adalah penjelasan tanda mula dengan kres, mol, dan tanda pugar yang perlu kamu pahami dalam bermusik:
Tanda Mula dengan Kres (#)
Selain berfungsi sebagai tanda mula, tanda kres juga berfungsi sebagia tanda kromatis. Dalam musik, tanda ini sering kali disebut sharp . Artinya, meninggikan not di belakangnya sebesar setengah nada.
Contoh lain, yakni tanda kres sebelum not C mengubah not tersebut menjadi cis yang lebih tinggi setengah nada dari C.
Tanda Mula dengan Mol (b)
Hampir sama dengan tanda mula dengan kres, cara menentukan urutan tangga nada dengan mol juga berdasarkan urutan tangga nada natural. Urutan tangga nada natural dianggap bernada dasar 1 = C atau do sama dengan C, tidak ada molnya.
ADVERTISEMENT
Untuk nada dasar selanjutnya dipakai patokan nada keempat dari urutan nada tersebut. Maka, nada dasar berikutnya adalah 1 = F dengan satu mol dan seterusnya.
Tanda mol dalam tanda kromatis dikenal sebagai tanda flat. Fungsinya, untuk merendahkan not di belakangnya sebesar setengah nada. Contohnya, tanda mol sebelum not c mengubah not tersebut menjadi ces yang lebih rendah setengah nada dari C.
Tanda Pugar
Tanda pugar atau tanda natural merupakan tanda kromatis. Fungsinya, mengembalikan nada-nada yang sebelumnya ditinggikan atau direndahkan ke nada asalnya.
Dikenal sebagai tanda natural, tanda pugar memiliki keunggulan karena dapat menghilangkan pengaruh tanda kromatis pada nada ke keadaan alaminya.
(FNS)