Konten dari Pengguna

Tangga Nada: Jenis-Jenis dan Perbedaannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis tangga nada. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis tangga nada. Foto: Unsplash

Bagi beberapa orang yang gemar bermain musik, tangga nada bukan lagi hal yang asing untuk dijumpai.

Menurut buku Panduan Praktis Membaca Notasi Musik karya Peter Nickol, tangga nada adalah suatu rangkaian not yang akan menaik atau menurun, biasanya setiap not memiliki jarak terbentang sepanjang satu oktaf.

Jarak tersebut memungkinkan munculnya variasi nada seperti, do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Nada yang paling rendah dimulai dari do, sedangkan yang paling tinggi adalah do tinggi.

Tangga nada sendiri memiliki berbagai macam jenis. Mengutip jurnal Seni Musik Kelas XI oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tangga nada terdiri dari tiga jenis yakni, tangga nada pentatonis, diatonis, dan kromatis.

Jenis-Jenis Tangga Nada

Jenis-jenis tangga nada. Foto: Unsplash

Untuk mengetahui perbedaan dari jenis-jenis tangga nada tersebut, berikut ulasannya.

1. Tangga nada pentatonis

Tangga nada pentatonis mempunyai lima nada utama dengan jarak atau interval yang berbeda-beda. Selain itu, pentatonis juga memiliki dua bagian tangga nada yakni, pelog dan slendro.

Tangga nada pelog biasanya memiliki ciri khas yang tenang dan lebih hormat serta memiliki lima nada primer seperti, do, mi, fa, sol, dan si.

Sementara itu, tangga nada slendro terkenal dengan nuansa yang lebih gembira dan juga menyenangkan. Slendro juga memiliki lima nada primer seperti pelog yakni, do, re, mi, sol, dan la.

Biasanya kamu akan menemukan tangga nada pentatonis di lagu-lagu daerah. Contohnya seperti lagu "Gundul-Gundul Pacul" dan "Cublak-Cublak Suweng".

2. Tangga nada diatonis

Jika pentatonis memiliki lima nada primer, tangga diatonis memiliki tujuh nada primer yakni, do, re, mi, fa, sol, la, si, do.

Biasanya tangga nada diatonis memiliki interval dengan bentuk 1 1 ½ 1 1 1 ½. Ketika dimainkan, tangga nada diatonis akan mempunyai ciri khas lagu yang gembira dan juga ceria.

Sama seperti pentatonis, diantonis juga memiliki dua bagian tangga nada yakni, mayor dan minor. Para musisi atau penyanyi biasanya menggunakan tangga nada diatonis mayor karena lebih mudah.

Selain itu, lagu yang dihasilkan dari diatonis mayor akan terdengar lebih hidup dan bahagia. Sementara itu, diatonis minor lebih sering menimbulkan suasana yang abu-abu atau sedih.

3. Tangga nada kromatis

Tangga nada kromatis mencakup setidaknya 12 nada. Hal itu karena tangga nada kromatis merupakan kumpulan dari semua nada yang ada di dalam musik.

Setiap tangga nada memiliki jarak 1/2 oktaf. Selain itu, hanya ada lima nada kromatis yang diberi nama dengan nama mol atau kres. Contoh lagu yang dihasilkan dari tangga nada kromatis ini adalah lagu bergenre jazz, pop, rock, bahkan rohani.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis tangga nada?

chevron-down

Tangga nada pentatonis, diatonis, and kromatis.

Apa perbedaan tangga nada pentatonis dan diatonis?

chevron-down

Jika pentatonis memiliki lima nada primer, tangga diatonis memiliki tujuh nada primer yakni, do, re, mi, fa, sol, la, si, do.

Apa musik yang biasanya dihasilkan dari tangga nada kromatis?

chevron-down

Contoh lagu yang dihasilkan dari tangga nada kromatis ini adalah lagu bergenre jazz, pop, rock, bahkan rohani.