Tangga Nada Mayor: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Alat Musiknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu unsur musik yang mampu menghasilkan alunan nada-nada yang indah adalah tangga nada. Tangga nada adalah hasil dari perpaduan atau susunan nada-nada yang memiliki interval tertentu.
Berbagai jenis tangga nada memiliki aturan penyusunannya sendiri-sendiri. Tangga nada dibagi menjadi tiga jenis, yaitu tangga nada diatonis, kromatis, dan pentatonis.
Tangga nada pentatonis dibagi menjadi dua lagi, yaitu:
Tangga nada mayor (natural/asli, 1-7 kres, dan 1-7 mol)
Tangga nada minor (asli, harmonis, melodis, dan zigana)
Pembahasan kali ini akan mengulas lebih jauh mengenai tangga nada mayor. Tangga nada mayor banyak digunakan musisi-musisi untuk menghabiskan waktunya demi berlatih tangga nada ini.
Tangga nada mayor dianggap sebagai cara terbaik untuk mengenali alat musik. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan tangga nada mayor? Berikut ulasan lengkapnya yang dikutip dalam berbagai sumber.
Pengertian Tangga Nada Mayor
Dikutip dalam buku Cara Cepat dan Mudah Membaca Notasi oleh Yohanes Andhi Kurniawan (2013: 13), pengertian tangga nada mayor adalah tangga nada yang disusun dengan jarak nada (interval) berupa 1-1-½-1-1-1-½. Interval atau jarak nada adalah jarak antara nada satu ke nada yang lain.
Contoh dari tangga nada mayor adalah C mayor, yang terdiri dari do, re, mi, fa, sol, la, si, dan do. Lagu yang menggunakan tangga nada mayor, yaitu Ampar-Ampar Pisang dan Naik Delman. Itulah mengapa kedua lagu ini memiliki kesan yang membahagiakan dan bersemangat.
Ciri-Ciri Tangga Nada Mayor
Tangga nada diatonis mayor lebih mudah dipelajari. Tidak heran calon musisi kerap memainkannya sebagai bentuk latihan, entah itu dengan lagu genre pop atau lagu anak-anak.
Berikut ini ciri-ciri tangga nada mayor:
Lagu yang dihasilkan memiliki suasana bersemangat dan riang gembira.
Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada do.
Bisa juga diawali dengan nada 5 (sol), 3 (mi), atau nada 1 (do).
Tangga Nada Mayor pada Alat Musik
Merangkum dalam buku Panduan Praktis Membaca Notasi Musik karangan Peter Nickol (2007: 65), tiap-tiap alat musik memiliki teknik-teknik tertentu dalam memainkannya agar menghasilkan tangga nada yang tepat dan benar, berikut penjelasan lengkapnya.
Alat musik piano, pada piano setiap tangga nada mayor memiliki susunan tuts hitam dan putih yang berbeda.
Alat musik tiup, pada alat musik ini terdapat lubang yang ditutup atau katup yang dibuka pun memiliki susunan tangga nada mayor yang berbeda. Pada alat musik tiup, memainkannya dipadukan dengan teknik kontrol ambasir (teknik tiupan dengan memerhatikan posisi bibir atau mulut pada alat tiupnya).
Alat musik gesek, pada alat musik ini perbedaan tangga nada erat kaitannya dengan teknik penjarian. Dibutuhkan penekanan senar yang benar di titik-titik yang tepat.
(VIO)
