Konten dari Pengguna

Tangga Nada Minor: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Lagunya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tangga nada merupakan unsur terpenting dalam musik. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tangga nada merupakan unsur terpenting dalam musik. Foto: Pixabay

Di dalam dunia musik, salah satu unsur yang tidak boleh terlewat adalah tangga nada. Tangga nada berfungsi agar suatu lagu dapat menghasilkan perpaduan musik yang harmonis dan indah.

Terdapat tiga jenis tangga nada, yaitu tangga nada diatonis, kromatis, dan pentatonis. Tangga nada diatonis terbagi lagi menjadi dua, yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor.

Perbedaan lagu bertangga nada mayor dan lagu bertangga nada minor yang paling jelas terlihat adalah dari nada yang dihasilkan. Lagu dengan tangga nada mayor umumnya lebih ceria dan menyenangkan. Sebaliknya, lagu dengan tangga nada minor biasanya lebih lembut atau bahkan menyedihkan bila didengar.

Ulasan kali ini akan membahas mengenai pengertian tangga nada minor, lengkap dengan ciri-ciri dan contoh lagunya. Simak ulasan lengkap berikut ini.

Tangga nada minor memiliki nada yang lebih lembut bila didengarkan. Foto: Pixabay

Pengertian Tangga Nada Minor

Menurut buku Nada dan Irama, M. Noor Said (2020), pengertian tangga nada minor adalah salah satu tangga nada diatonis yang tersusun dari delapan not. Tangga nada minor memiliki jarak antar not atau nada berupa 1 - ½ - 1 - 1 - ½ -1 - 1.

Tangga nada minor memiliki sebutan lain, yakni minor natural atau aeolian. Bermain alunan tangga nada minor biasanya dimulai dari nada ke-6 atau A (la).

Ciri-Ciri Tangga Nada Minor

Merangkum dalam buku Seni Budaya dan Keterampilan SMP karya Sri Sudaryati M.Pd (2020: 12), ciri-ciri tangga nada minor adalah:

  • Nuansa lagu memiliki kesan sedih dan sendu;

  • Kurang bersemangat;

  • Dimulai dan diakhiri dengan nada la atau A;

  • Contoh dari tangga nada ini adalah A minor, yakni terdiri dari la, si, do, re, mi, fa, sol, dan la;

  • Adapun formula tangga nada minor yang digunakan adalah 1, 2b, 3, 4, 5b, 6b, 7;

  • Sebagian orang menganggap tangga nada minor mempunyai sifat yang kurang menggembirakan jika digunakan dalam alunan musik. Hal ini disebabkan nada yang dihasilkan menjadi alunan musik sedih atau melankolis;

  • Tangga nada minor juga dibagi menjadi dua jenis, yaitu nada minor hamonis dan nada minor melodis. Pada nada minor melodis, terdapat dua buah interval dengan jarak setengah laras atau half step (h) di antara tingkatan nada 2 – 3 dan 7 – 8. Sementara itu, minor harmonis dapat dikatakan sebagai tangga nada induk dari modus C.

Nuansa lagu yang menggunakan tangga nada minor adalah sedih dan sendu. Foto: Pixabay

Contoh Lagu Tangga Nada Minor

Tangga nada minor selalu ditemukan dalam lagu balada. Adapun contoh lagunya di antaranya meliputi:

1. Ibu Pertiwi (Karya: Ismail Marzuki)

2. Ambilkan Bulan (Karya: A.T. Mahmud)

3. Kasih Ibu (Karya: S. M. Mochtar)

4. Indonesia Pusaka (Karya: Ismail Marzuki)

5. Hymne Guru (Karya: Sartono)

6. Kelinciku (Karya: Daljono)

7. Bagimu Negeri: (Karya: R. Kusbini)

8. Ibu Kita Kartini (Karya: W.R. Supratman)

9. Tanah Airku (Karya: Ibu Sud)

10. Kucingku (Karya: Pak Kasur)

(VIO)