Konten dari Pengguna

Teknik Budi Daya Tanaman Pangan, Ini 6 Prosesnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknik budi daya tanaman pangan. Dok: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknik budi daya tanaman pangan. Dok: Pexels

Dalam teknik budi daya tanaman pangan, terdapat rangkaian proses yang perlu dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan produk tanaman pangan yang baik dan sesuai harapan.

Di samping penyediaan sarana seperti media tanam, bibit, nutrisi dan air, teknik yang digunakan menentukan keberhasilan suatu budi daya.

Budi daya tanaman pangan terdiri dari enam tahapan, antara lain pengolahan tanah atau lahan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, pengendalian hama, dan pemanenan.

Menyadur buku Prakarya dan Kewirausahaan karya Hendriana Werdhaningsih dkk., berikut penjelasan mengenai teknik budi daya tanaman pangan dan prosesnya.

Proses dan Teknik Budi Daya Tanaman Pangan

1. Pengolahan lahan

Kegiatan ini dilakukan untuk menyiapkan lahan hingga siap untuk digunakan sebagai media tanam. Cara pengolahan yang dilakukan bisa dengan cara dibajak atau dicangkul, lalu dihaluskan agar tanah menjadi gembur.

2. Penanaman

Dalam standar penanaman, berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Penanaman benih dilakukan dengan mengikuti teknik budi daya yang dianjurkan. Jarak tanam dan kebutuhan benih per hektare disesuaikan dengan persyaratan spesifik bagi setiap jenis tanaman, varietas, dan tujuan penanaman.

  • Penanaman dilakukan pada musim tanam yang sesuai dengan jadwal tanam dalam manajemen produksi tanaman.

  • Pada saat penanaman, lakukan antisipasi agar tanaman tidak kekeringan, kebanjiran, tergenang, atau terancam faktor abiotik lainnya.

  • Untuk menghindari serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada daerah endemis dan eksplosif, benih atau bahan tanaman dapat diberi perlakuan yang sesuai sebelum ditanam.

  • Melakukan pencatatan tanggal penanaman pada buku kerja, guna memudahkan jadwal pemeliharaan, penyulaman, pemanenan, dan hal-hal lainnya. Jika benih memiliki label, penanda tersebut harus disimpan.

Ilustrasi teknik budi daya tanaman pangan. Dok: Pexels

3. Pemupukan tanaman

Dalam pemupukan usahakan untuk dapat menimbulkan manfaat sebanyak-banyaknya dengan dampak seminimal mungkin. Ada lima hal yang perlu diperhatikan dalam pemupukan, antara lain tepat jenis, tepat mutu, tepat waktu, tepat dosis, dan tepat cara aplikasi.

4. Pemeliharaan tanaman

Pemeliharaan tanaman meliputi penyiraman, penyulaman, dan pembumbunan. Penyiraman berfungsi untuk menjaga kelembapan tanah.

Penyulaman adalah upaya menanam kembali untuk mengganti benih atau bibit yang tidak tumbuh atau tidak normal. Sedangkan pembumbunan berguna untuk menutup pangkal batang dengan tanah.

5. Pengendalian OPT

Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) kerap dilakukan agar kegiatan budi daya tanaman menjadi lebih produktif. Upaya ini dilakukan dengan teknik pengendalian hama dan penyakit tanaman maupun teknik lainnya. Tujuannya agar tidak menimbulkan kerugian atau kerusakan pada hasil tanaman di masa depan.

6. Panen dan Pasca Panen

Panen adalah tahap terakhir dalam proses dan teknik budi daya tanaman pangan. Setelah panen, hasil panen akan memasuki tahapan pascapanen.

(AMP)