Konten dari Pengguna

Teknologi Transportasi dan Logistik, Pahami Konsepnya Berikut Ini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teknologi Transportasi dan Logistik. Foto : Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teknologi Transportasi dan Logistik. Foto : Pixabay.com

Kemajuan teknologi membawa perubahan dalam berbagai aspek. Salah satunya perkembangan teknologi transportasi dan logistik. Teknologi ada karena dorongan kebutuhan manusia untuk memudahkan menjalani kehidupan.

Mengutip buku Pengantar Transportasi dan Logistik yang ditulis oleh Herry Gunawan, kemajuan teknologi telah membantu memperpendek jarak dengan adanya pembaruan dalam sektor transportasi dan logistik.

Transportasi sendiri berarti suatu usaha dan kegiatan mengangkut atau membawa barang termasuk penumpang dari suatu tempat ke tempat lainnya. Sementara itu, logistik bermakna seni dan ilmu yang mengontrol arus barang, energi, informasi, dan sumber daya lainnya.

Dalam hal ini, transportasi menjadi bagian dari logistik itu sendiri. Di lain hal, logistik juga mencakup integrasi informasi, inventori, pergudangan, logistik cadangan (reserve logistic), dan pemaketan.

Dengan adanya kemajuan teknologi, transportasi dan logistik dituntut untuk menyesuaikan zaman yang serba cepat dan canggih. Kini rata-rata aktivitas transportasi dan logistik mulai beralih ke sistem otomatisasi, teknologi kecerdasan buatan (AI), dan internet untuk segala (IoT).

Sistem Transportasi

Ilustrasi Teknologi Transportasi dan Logistik. Foto : Pixabay.com

Dalam buku yang sama, Herry Gunawan menyebut sistem transportasi sebagai suatu bentuk keterikatan dan keterkaitan antara penumpang, barang, prasarana dan sarana. Semuanya berinteraksi dalam rangka perpindahan orang atau barang yang tercakup dalam suatu tatanan.

Dari sudut teknis dan alat pengangkutannya, transportasi dibagi menjadi enam macam, yaitu:

  1. Angkutan jalan raya (highway transportation), seperti pengangkutan menggunakan truk, bus, dan sedan;

  2. Pengangkutan rel (rail transportation), seperti kereta api, trem listrik, dan sebagainya;

  3. Pengangkutan melalui air di pedalaman (inland transportation) seperti pengangkutan sungai, kanal, danau, laut, dan sebagainya;

  4. Pengangkutan pipa (pipe line transportation), transportasi untuk mengangkut atau mengalirkan Bahan Bakar Minyak, gas, air minum;

  5. Pengangkutan laut atau samudera (ocean transportation), yaitu angkutan yang menggunakan kapal laut dan mengarungi samudera; dan

  6. Pengangkutan udara (air transportation), yaitu angkutan yang menggunakan kapal terbang dan melalui jalur udara.

Sistem Logistik

Pemerintah Indonesia mempunyai tujuan yang menjadi landasan dalam menata dan mengembangkan sektor logistik Indonesia.

Adapun visi dan misi logistik pemerintah secara umum ialah mendapatkan barang pada waktu, jumlah, maupun kondisi yang tepat. Selain itu juga dengan biaya yang terjangkau dan tetap memberikan kontribusi profit bagi penyedia jasa logistik.

Berikut beberapa aktivitas logistik yang perlu kamu ketahui:

  1. Pelayanan pelanggan (Customer Service)

  2. Peramalan permintaan (Demand Forecasting), yaitu menentukan berapa banyak dari tiap barang yang diproduksi perusahaan harus diangkut ke berbagai pasar.

  3. Manajemen persediaan (Inventory Management)

  4. Komunikasi logistik (Logistics Communication), seperti penggunaan E-commerce, Electronic Data Interchange (EDI), Barcode, Point of Sale Data, dan Enterprise Resource Planning (ERP).

  5. Penanganan material (Material Handling)

  6. Proses pemesanan (Order processing)

  7. Pengemasan (Packaging)

  8. Komponen-komponen dan pelayanan pendukung (Parts and Service Support)

  9. Seleksi lokasi pabrik dan tempat penyimpanan (Plan and Warehouse Site Selection)

  10. Pembelian atau pengadaan (Purchasing/Procurement)

  11. Logistik cadangan (Reserve Logistic)

  12. Transportasi

  13. Pergudangan dan penyimpanan (Warehousing and Storage)

(FNS)