Tema Hari Kesaktian Pancasila 2025 yang Memperkokoh Ideologi Pancasila

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2025 menjadi sorotan penting dalam peringatan yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober. Peringatan ini tidak hanya dimaknai sebagai seremonial semata, melainkan juga sebagai pengingat akan peran Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa.
Setiap tahun, tema yang diangkat mencerminkan semangat zaman sekaligus harapan untuk masa depan Indonesia. Kehadiran tema pada tahun ini memberi pesan kuat tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tema Hari Kesaktian Pancasila 2025: Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya
Tanggal 1 Oktober setiap tahun diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Pada tahun 2025. Tema Hari Kesaktian Pancasila 2025 yaitu "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya".
Tema tersebut dapat dimaknai sebagai harapan agar Pancasila tetap menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang beragam dalam suku, etnis, budaya, bahasa, dan agama. Selain itu, Pancasila diharapkan mampu menjadi landasan kokoh dalam menghadapi tantangan yang berpotensi melemahkan ideologi bangsa.
Misalnya ekstremisme, radikalisme, hingga gerakan separatisme. Dengan Pancasila sebagai perekat, bangsa Indonesia diharapkan dapat melangkah menuju Indonesia Raya, yakni keadaan masyarakat yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Makna itu juga mencerminkan optimisme untuk meraih masa depan yang sejahtera di tanah air yang kaya. Mengutip dari laman resmi internal-portal.kemdikbud.go.id, Kementerian Kebudayaan RI menetapkan pedoman penyelenggaraan upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025.
Pedoman ini menekankan bahwa peringatan tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan juga menjadi momentum refleksi untuk meneguhkan komitmen mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu kehidupan berbangsa.
Berdasarkan surat resmi Menteri Kebudayaan RI, upacara akan dimulai pukul 08.00 WIB di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Presiden RI Prabowo Subianto akan bertindak sebagai inspektur upacara.
Rangkaian acara biasanya mencakup salam kebangsaan, penghormatan kebesaran, laporan komandan upacara, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila oleh Presiden, pembukaan UUD 1945 oleh Ketua MPR, pembacaan dan penandatanganan ikrar, serta doa yang dipimpin Ketua DPR RI.
Upacara ini akan dihadiri pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, serta tamu undangan. Di tingkat daerah, upacara digelar di kantor pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota pada pukul 08.00 waktu setempat.
Kantor perwakilan di luar negeri dan lembaga terkait juga melaksanakan upacara serupa secara luring. Terkait pengibaran bendera, setiap instansi pusat dan daerah, kantor perwakilan RI di luar negeri, satuan pendidikan, hingga seluruh masyarakat diminta mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang.
Tepatnya pada 30 September 2025. Selanjutnya, pada 1 Oktober 2025 pukul 06.00 waktu setempat, bendera dikibarkan penuh sebagai tanda penghormatan Hari Kesaktian Pancasila.
Tema Hari Kesaktian Pancasila 2025 menegaskan pentingnya peran Pancasila sebagai perekat bangsa dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman. Peringatan ini menjadi ajakan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. (YUN)
Baca juga: Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila Berdasarkan Sejarahnya
