Teori Pertumbuhan Ekonomi: Pengertian dan Faktor yang Memengaruhinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teori pertumbuhan ekonomi dapat dipahami sebagai deskripsi tentang faktor-faktor yang menentukan kenaikan output per kapita dalam jangka panjang. Tak hanya itu, teori ini juga memuat interaksi antar-faktor yang menimbulkan pertumbuhan ekonomi.
Mengutip jurnal Pengaruh Tingkat Investasi dan Belanja Pemerintah terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Lampung dalam Perspektif Ekonomi Islam oleh Oktari A., pertumbuhan ekonomi ialah salah satu indikator keberhasilan pembangunan perekonomian.
Sebab, kemajuan perekonomian salah satunya ditentukan oleh besarnya pertumbuhan yang ditunjukkan oleh perubahan output secara nasional.
Secara umum, teori pertumbuhan ekonomi dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yakni teori pertumbuhan ekonomi klasik dan teori pertumbuhan ekonomi modern. Untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi lebih lanjut, simak uraiannya masing-masing berikut ini.
Teori Pertumbuhan Ekonomi
Menurut sumber yang sama, pertumbuhan ekonomi adalah upaya meningkatkan kapasitas produksi untuk mencapai penambahan output yang diukur menggunakan Produk Domestik Bruto (PDB) maupun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) suatu wilayah.
Dalam buku Ekonomi & Akuntansi: Mengasah Kemampuan Ekonomi Kelas XI SMA/MA yang disusun oleh Bambang Widjajanta, dkk., angka yang digunakan untuk menaksir perubahan output berupa nilai moneter atau uang yang tercantum dalam nilai Produk Domestik Bruto (PDB).
Karena sifatnya yang berjangka panjang, pertumbuhan ekonomi menekankan pada tiga aspek, yakni proses, output per kapita, dan jangka panjang. Berdasarkan aspek-aspek tersebut, dapat dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan sebuah proses yang bukan termasuk gambaran ekonomi pada suatu waktu.
Artinya, terdapat aspek dinamis dalam sebuah perekonomian, yakni bagaimana sebuah perekonomian dapat berkembang dan berubah dari waktu ke waktu.
Menurut Profesor Simon Kuznets dalam sumber yang sama, kenaikan kapasitas dalam pertumbuhan ekonomi terjadi karena kemajuan dan penyesuaian atas teknologi, institusional, dan ideologi terhadap berbagai keadaan yang ada.
Adapun pada teori klasik, pertumbuhan ekonomi dianalisis sesuai kepercayaan dan efektivitas mekanisme pasar bebas. Tokoh yang mencetuskan teori pertumbuhan ekonomi klasik di antaranya Adam Smith, David Ricardo, dan beberapa tokoh lainnya.
Sementara itu teori pertumbuhan ekonomi modern lebih menekankan pada pentingnya perkembangan faktor-faktor produksi maupun pembentukan investasi bagi pertumbuhan ekonomi. Makin tinggi investasi, makin baik pula perekonomian.
Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi
Menurut sumber yang sama, terdapat tiga faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, di antaranya:
Akumulasi modal
Faktor yang satu ini meliputi segala bentuk dan jenis investasi baru yang ditanamkan pada berbagai jenis sumber daya, seperti tanah, peralatan fisik, modal atau sumber daya manusia.
Pertumbuhan penduduk
Pertumbuhan penduduk memengaruhi jumlah angkatan kerja yang tersedia.
Kemajuan teknologi
Teknologi memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi. Kemajuan teknologi juga dapat mebantu mewujudkan pertumbuhan, pemerataan, dan keberlanjutan perekonomian sebuah wilayah.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi?

Apa yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi?
Upaya meningkatkan kapasitas produksi untuk mencapai penambahan output yang diukur menggaunakan Produk Domestik Bruto (PDB) maupun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) suatu wilayah.
Sebutkan dua jenis teori pertumbuhan ekonomi!

Sebutkan dua jenis teori pertumbuhan ekonomi!
Teori pertumbuhan ekonomi klasik dan teori pertumbuhan ekonomi modern.
Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi!

Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi!
Akumulasi modal, pertumbuhan penduduk, dan akumulasi penduduk.
