Terancam Punah, Ini 3 Upaya Menjaga Kelestarian Burung Cenderawasih

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa yang tidak mengenal burung cenderawasih, salah satu satwa yang terkenal akan kecantikannya. Burung ini bahkan diberi julukan Bird of Paradise karena memiliki keindahan dari bulunya yang sangat cantik dan elok.
Burung cenderawasih merupakan jenis burung endemik dari famili Paradisaeidae dari ordo Passeriforme yang hanya tersebar di hutan Irian Jaya dan Papua Nugini.
Dalam famili ini, ada sekitar 40 jenis yang 30 di antaranya dapat ditemukan di Indonesia. Ke-30 jenis cenderawasih ini, 28 di antaranya tersebar di Pulau Papua dan Papua Nugini.
Burung ini bisa ditemukan juga di berbagai pulau kecil seperti Pulau Misool, Provinsi Irian Jaya Barat dan di Pulau Yapen, Provinsi Papua.
Bulu cenderawasih memiliki warna yang berwarna-warni yang biasanya dimanfaatkan oleh penduduk Papua untuk membuat hiasan dan peralatan adat, seperti hiasan kepala atau topi dari bulu cenderawasih.
Cenderawasih Terancam Punah
Burung cenderawasih mengalami kelangkaan, dan terancam menjadi hewan punah, karena kerusakan habitat dan banyaknya perburuan liar untuk mendapat bulu burung cenderawasih yang indah ini.
Dalam jurnal Institut Pertanian Bogor berjudul Upaya Konservasi Cenderawasih Kecil yang Dilakukan oleh Taman Burung TMII dan MBOF menjelaskan bahwa populasi cenderawasih terutama cenderawasih kecil di alam menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun.
Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian yang dilakukan oleh BKSDA Papua pada 2012. Hasil penelitian itu menyebutkan pada satu lokasi habitat cenderawasih (setiap 0.1 ha) hanya ditemukan 2-3 ekor cenderawasih di dalamnya.
Ini menandakan bahwa burung cenderawasih terancam punah karena jumlahnya semakin sedikit dan susah ditemukan.
Penyebab Populasi Cenderawasih Berkurang
Penurunan populasi ini disebabkan karena beberapa hal yaitu:
Tingginya perburuan terhadap cenderawasih
Perusakan habitat
Penyempitan
Konversi habitat yang menurunkan kuantitas dan kualitas habitat alaminya terutama komponen pakan, shelter, dan cover.
Perlindungan terhadap Cenderawasih
Lantaran populasinya semakin menurun, burung cenderawasih dimasukkan ke kategori hewan yang dilindungi dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Itu artinya burung cenderawasih tidak boleh diburu, disakiti, dibunuh, dan diperdagangkan. Bila ada pihak yang melanggar undang-undang ini, akan terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp.100 juta.
Selain itu, burung cenderawasih juga dilindungi oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 106 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
Cara Pelestarian Cenderawasih
Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam rangka upaya pelestaria burung cenderawasih, di antaranya:
Menjaga Habitat Burung Cenderawasih
Salah satu faktor punahnya cenderawasih adalah kerusakan habitatnya. Spesies yang habitatnya rusak tak akan memiliki tempat untuk mencari makan, berkembang biak dan tinggal. Akibatnya, spesies pun semakin terancam punah pun.
Kerusakan habitat ini sering diakibatkan oleh manusia seperti, adanya pembalakan dan pembukaan secara liar hutan untuk perkebunan atau persawahan akan menyebabkan hewan di hutan kehilangan tempat tinggalnya.
Mengadakan Penangkaran Burung Cenderawasih
Agar burung cenderawasih tidak punah, maka harus dilakukan penangkaran. Itu merupakan tempat di mana burung cenderawasih bisa berkembang biak dengan baik.
Dengan begitu, jumlah populasinya pun akan meningkat. Misalnya adalah penangkaran kebun binatang atau pusat konservasi.
Menghukum Pemburu Burung Cenderawasih
Pemburuan terhadap burung cenderawasih kerap kali terjadi karena para pemburu tertarik untuk mengambil bulunya. Tak hanya itu, burung cenderawasih juga biasanya ditangkap untuk diperjualbelikan.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, para pelaku pemburuan harus ditindak secara tegas dengan memberikan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya.
Dengan menghukum para pemburu, hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak memburu cenderawasih secara liar.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa nama famili dan ordo burung cenderawasih?

Apa nama famili dan ordo burung cenderawasih?
Burung cenderawasih merupakan jenis burung endemik dari famili Paradisaeidae dari ordo Passeriforme.
Di mana saja tempat ditemukannya burung cenderawasih?

Di mana saja tempat ditemukannya burung cenderawasih?
Burung cenderawasih hanya tersebar di hutan Irian Jaya dan Papua Nugini.
Apa landasan hukum yang menyebutkan mengatur soal burung cenderawasih?

Apa landasan hukum yang menyebutkan mengatur soal burung cenderawasih?
UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 106 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
