Tiga Unsur dalam Susunan Makanan yang Sehat

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menu makanan yang dikonsumsi manusia setiap hari sering kali berbeda-beda. Meskipun terdapat perbedaan dalam penyusunan hidangan atau menunya, zat-zat yang terkandung di dalam bahan makanan harus memenuhi syarat makanan yang sehat.
Agar hidup sehat, perlu dirancang daftar jenis-jenis makanan yang dimakan sehari-hari. Susunan menu makanan yang dibuat tidak harus makanan yang mahal, tetapi perlu memiliki kandungan gizi yang cukup.
Makanan dengan kandungan gizi yang cukup dapat bermanfaat bagi tubuh, seperti menyehatkan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, serta terhindar dari bahaya penyakit-penyakit tertentu.
Dalam susunan makanan yang sehat, terdapat tiga unsur. Lantas, apa saja unsur makanan yang sehat tersebut? Apa contoh menu makanan yang sehat? Agar lebih memahaminya, simak penjelasannya berikut ini.
Susunan Makanan Sehat
Dikutip berdasarkan Seri Sains Hidup Sehat oleh Sri Winarsih, S.Pd (2019: 05), dalam susunan makanan yang sehat, terdapat tiga unsur, yaitu:
Mengandung unsur makanan pokok sebagai sumber karbohidrat. Kandungan karbohidrat terdapat pada nasi, mie, atau sagu.
Mengandung unsur lauk pauk sebagai sumber protein dan lemak. Kandungan protein tersebut, dapat ditemukan dalam daging, ayam, ikan, tahu, tempe, dan telur.
Mengandung unsur sayur mayur dan buah-buahan sebagai sumber vitamin dan mineral. Kandungan vitamin dan mineral dalam buah dan sayur, contohnya tomat (kandungan vitamin C), wortel (kandungan vitamin A), alpukat dan bayam (kaya akan mineral).
Pola Makan Sehat
Pola makan sehat adalah suatu cara dalam pengaturan jumlah dan jenis makanan, yang bertujuan untuk menyehatkan tubuh, mempertahankan status nutrisi, serta membantu kesembuhan penyakit.
Pola makan sehat mengandung tiga komponen utama, di antaranya yaitu:
1. Jenis Makanan
Jenis makanan adalah macam-macam makanan yang dikonsumsi setiap hari. Makanan yang sehat terdiri dari makanan pokok, lauk hewani dan nabati, serta sayuran dan buah-buahan.
2. Frekuensi Makan
Frekuensi makan adalah intensitas makan dalam satu hari, yang terdiri dari makan pagi, makan siang, dan makan malam.
3. Jumlah Makanan
Jumlah makanan adalah banyaknya makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Jumlah makanan harus menyesuaikan dengan kapasitas tubuh agar makanan yang dikonsumsi tetap bermanfaat bagi kesehatan.
Contoh Menu Makanan Sehat
Berikut contoh menu makanan sehat yang dapat menjadi alternatif untuk dikonsumsi di rumah. Menu ini terinspirasi dari buku Managemen Terapi pada Penyakit Degeneratif karya Apt. Selly Septi Fandinata, S.Farm dll (2020: 115).
Menu Makan Pagi
1 piring nasi putih
sepotong telur dadar
sayur tumis kacang panjang dan kecambah
1 gelas teh
Menu Makan Siang
1 piring nasi
1 potong rempeyek teri
1 mangkok kecil sayur lodeh
1 gelas air putih
1 porsi buah pepaya
Menu Makan Malam
1 piring nasi putih
1 butir telur rebus
1 potong tahu bacem
1 mangkok sop
1 buah pisang ambon
Agar susunan makanan sehat lebih sempurna, menu makanan di atas dapat ditambah dengan segelas susu, sehingga menjadi susunan makanan 4 sehat 5 sempurna.
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa manfaat kandungan gizi pada makanan untuk tubuh?

Apa manfaat kandungan gizi pada makanan untuk tubuh?
Makanan dengan kandungan gizi yang cukup dapat bermanfaat bagi tubuh, seperti menyehatkan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, serta terhindar dari bahaya penyakit-penyakit tertentu.
Apa yang dimaksud dengan pola makan sehat?

Apa yang dimaksud dengan pola makan sehat?
Pola makan sehat adalah suatu cara dalam pengaturan jumlah dan jenis makanan, yang bertujuan untuk menyehatkan tubuh, mempertahankan status nutrisi, serta membantu kesembuhan penyakit.
Apa saja contoh makanan yang mengandung protein?

Apa saja contoh makanan yang mengandung protein?
Kandungan protein dapat ditemukan dalam daging, ayam, ikan, tahu, tempe, dan telur.
