Token Listrik 500 Ribu Berapa kWh? Ini Jawaban dan Cara Menghitungnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berbeda dengan pembelian pulsa telepon, pengisian token listrik PLN dikonversikan ke dalam kilowatt/hour (kWh) sesuai tarif listrik yang berlaku. Pelanggan pun masih banyak yang belum memahami berapa daya yang akan didapatkan dalam sekali pengisian, misalnya token listrik 500 ribu berapa kWh.
Jika ingin mengetahu berapa kWh yang akan didapatkan, pelanggan harus mengetahui tarif dasar listrik terlebih dahulu. Pada laman resmi Perusahaan Listrik Negara (PLN) dikatakan bahwa PLN telah menentukan tarif-tarif dasar agar pelanggan dapat mengetahui besaran listrik yang akan didapatkan lewat pembayaran token listrik dengan nominal tertentu.
Token atau pulsa listrik sendiri adalah 20 digit angka yang dimasukkan ke meter prabayar saat melakukan isi ulang listrik. Penggunaan token listrik membantu pelanggan untuk mengetahui pemakaian listrik dalam kurun waktu tertentu dan mengontrol pemakaian listrik di tempat tinggal.
Token Listrik 500 Ribu Berapa kWh?
Pelanggan bisa menghitung sendiri berapa kWh yang akan didapat setelah melakukan pembelian token dengan nominal tertentu. Langkah pertama, pelanggan harus mengetahui patokan tarif listrik per kWh. Berikut ini patokan tarif listrik yang telah ditentukan oleh PLN:
Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp415/kWh
Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh
Golongan -R1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh
Golongan -R1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,80 per kWh
Golongan –R2/TR daya 3.500 - 5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.
Selain mengacu pada tarif listrik, ada aspek lain yang menjadi komponen dasar penghitungan yaitu pajak penerangan jalan (PPJ). Besaran PPJ sendiri bervariasi dan diatur oleh masing-masing pemerintah daerah setempat.
Baca Juga: Cara Membeli Token Listrik di PLN Mobile yang Mudah dan Praktis
Berdasarkan tarif listrik tersebut, pelanggan bisa menentukan berapa kWh yang didapat dari pembelian token listrik Rp500 ribu. Umumnya token pulsa listrik rumah atau tempat tinggal memiliki daya 900 VA dan 1300 VA.
Jika pelanggan menggunakan listrik dengan daya 900 VA, maka dengan Rp500 ribu pelanggan akan mendapatkan listrik 369,85 kWh. Jika pelanggan menggunakan listrik dengan daya 1300 VA, maka dengan pembelian token Rp500 ribu, pelanggan mendapatkan listrik 340,77 kWh.
Penting untuk diketahui, besaran kWh bisa berubah, bergantung pada pajak daerah masing-masing pelanggan. Berikut simulasi perhitungan token listrik bila dikenakan pajak daerah masing-masing:
Sebagai contoh, seorang pelanggan hendak membeli pulsa listrik dengan nilai sebesar Rp500 ribu di daerah Jakarta dengan penggunaan daya 1300 VA. Jika PPJ Jakarta sebesar tiga persen (Rp1.500), maka rumus yang digunakan adalah:
kWh = (harga token - PPJ) / tarif dasar listrik
Rp500.000 - Rp1.500) / Rp1.444,70 = 345,05 kWh
Jadi, besaran daya yang didapat sebesar 345,05 kWh.
Baca Juga: Cara Membeli Token Listrik di Tokopedia dengan Mudah dan Praktis
(ALS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu token listrik?

Apa itu token listrik?
Token atau pulsa listrik sendiri adalah 20 digit angka yang dimasukkan ke meter prabayar saat melakukan isi ulang listrik.
Apa fungsi token listrik?

Apa fungsi token listrik?
Penggunaan token listrik membantu pelanggan untuk mengetahui pemakaian listrik dalam kurun waktu tertentu dan mengontrol pemakaian listrik di tempat tinggal.
Berapa tarif listrik untuk daya 900 VA?

Berapa tarif listrik untuk daya 900 VA?
Tarif listrik untuk Golongan R-1/TR daya 900 VA adalah Rp1.352 per kWh.
