Konten dari Pengguna

Trojan Horse: Ciri-ciri, Dampak, Cara Penyebaran dan Pendeteksiannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Trojan Horse. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Trojan Horse. Foto: Pexels.com

Trojan horse adalah salah satu jenis virus (malware) yang sering ditemukan dalam suatu perangkat elektronik. Jenis virus ini sering kali dianggap tidak berbahaya karena menyerupai suatu perangkat lunak (software) dalam suatu sistem perangkat elektronik.

Virus trojan horse ini biasanya digunakan para peretas untuk mendapatkan akses dalam suatu perangkat elektronik. Trojan horse akan bekerja jika pengguna telah mengaktifkan atau mengeklik suatu software yang ada dalam sebuah perangkat.

Oleh sebab itu, ada baiknya kamu selalu mengecek setiap software dalam perangkat elektronik sebelum mengaktifkannya. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai virus trojan horse yang wajib kamu ketahui untuk mencegah dan mengatasinya.

Apa Itu Trojan Horse?

Mengutip dari penelitian Virus Komputer dan Perkembangannya oleh Tutut Handayani, sejarah virus trojan pertama kali ditemukan pada 1989 dan dikenal sebagai AIDS Trojan. Malware tersebut memakai samaran sebagai suatu informasi program (AIDS information program).

Ketika dijalankan, trojan ini akan mengenkripsi penyimpanan data dalam perangkat elektronik dan meminta pembayaran untuk kunci penyimpanan tersebut. Lebih lanjut, sejarah penamaan trojan horse ini berasal dari cerita perang Troya di Yunani.

Dalam Virus, Trojan Horse, dan Worm yang disusun oleh Haryono, Trojan horse adalah strategi orang-orang Yunani yang digunakan untuk memasuki Kota Troya dengan cara licik. Orang-orang Yunani membangun patung kuda kayu besar dan menyembunyikan pasukan hebatnya di dalam patung kuda tersebut.

Ciri-ciri dan Contoh Trojan Horse

Ilustrasi Trojan Horse. Foto: Pexels.com

Terdapat beberapa ciri-ciri virus trojan dalam perangkat elektronik. Berikut tiga di antaranya yang dikutip dari laman bantuan Microsoft:

  1. Kinerja perangkat elektronik menjadi menurun.

  2. Koneksi jaringan pada perangkat menjadi melambat.

  3. Perangkat elektronik sering menerima pesan atau kotak dialog yang berisikan permintaan berbagai informasi keamanan.

Kemudian, berikut ini contoh trojan horse yang biasanya terdapat dalam sistem elektronik dikutip dari Virus, Trojan Horse, dan Worm karangan Haryono:

1. DOS Trojan Horse

Disk Operating System (DOS) merupakan sistem operasi yang terdapat dalam komputer pribadi, tepatnya di perangkat penyimpanan berupa disk. Trojan Horse jenis ini akan mengurangi kecepatan komputer dan menghapus berkas dalam suatu perangkat elektronik.

2. Windows Trojan Horse

Trojan horse jenis ini berjalan dalam sistem Microsoft Windows. Tujuan untuk meretas, memata-matai, dan berbagai tujuan jahat lainnya ke pengguna perangkat elektronik.

Cara Penyebaran Trojan Horse

Ilustrasi Trojan Horse. Foto: Pexels.com

Mengutip dari jurnal Ancaman Trojan Horse pada Keamanan Komputer oleh Lisda Juliana Pangaribuan, cara penyebaran trojan horse berbeda dengan jenis virus dan perangkat lunak lainnya yang ada di dalam komputer atau laptop.

Hal tersebut karena trojan horse bersifat tidak terlihat dalam suatu program. Meskipun demikian, virus ini lebih agresif sehingga bisa merusak sistem perangkat elektronik yang diserang.

Sebab, kerja virus trojan horse dapat dikendalikan oleh peretas dari jarak jauh menggunakan komputer lain. Umumnya, virus tersebut menggunakan metode auto-starting. Dalam artian, virus ini akan otomatis aktif pada saat perangkat elektronik dihidupkan.

Kendati perangkat elektronik dimulai ulang, trojan horse mampu bekerja kembali dan peretas dapat mengakses kembali perangkat elektronik tersebut. Selain itu, trojan virus jugsa bisa masuk ke sistem elektronik dalam bentuk sebuah berkas dan alamat internet protokol (IP address).

Alamat IP adalah label numerik yang ditetapkan untuk setiap perangkat elektronik yang terhubung ke jaringan Internet. Ketika seseorang tidak sengaja mengaktifkan dan mengeklik berkas atau alamat IP, virus trojan secara otomatis akan menyebar dan menyerang perangkat tersebut.

Hal itu dapat terjadi karena virus trojan horse ini umumnya akan bersembunyi di suatu tempat dalam perangkat komputer dan laptop. Dengan begitu, pengguna perangkat elektronik perlu sangat hati-hati dan mengecek kembali suatu file dan situs yang ingin diakses.

Dampak Virus Trojan

Ilustrasi Trojan Horse. Foto: Pexels.com

Melansir dari jurnal Ancaman Trojan Horse pada Keamanan Komputer oleh Lisda Juliana Pangaribuan, berikut ini dampak virus trojan horse yang menginfeksi dan menyebar dalam suatu perangkat elektronik:

  1. Pengguna elektronik dapat dimata-matai oleh hacker.

  2. Pencurian data dalam perangkat elektronik.

  3. Merekam ketikan keyboard dan mengirimkan ke alamat yang telah ditentukan oleh peretas tanpa diketahui oleh pengguna komputer tersebut.

  4. Mengubah data dalam perangkat elektronik, seperti menghapus dan menyembunyikannya.

  5. Merusak sistem perangkat elektronik.

Tentunya kamu akan bertanya apakah virus trojan berbahaya bagi HP? Maka jawabannya adalah virus trojan ini juga dapat menyerang HP melalui alamat IP, terutama ponsel Android.

Cara Mendeteksi Trojan Horse

Ilustrasi Trojan Horse. Foto: Pexels.com

Berdasarkan dari jurnal Ancaman Trojan Horse pada Keamanan Komputer oleh Lisda Juliana Pangaribuan, berikut ini cara mendeteksi dan membersihkan Trojan Horse dalam perangkat elektronik:

1. Memeriksa listening port

Cara termudah untuk mendeteksi keberadaan virus trojan horse di dalam perangkat elektronik ialah dengan melihat koneksi perangkat elektronik dengan komponen eksternal (port) yang masih terhubung dan terbuka.

Hal itu karena trojan horse berjalan sebagai sebuah layanan sistem dan bekerja secara sembunyi di balik sebuah layanan. Dengan begitu, virus trojan ini dapat menerima perintah dari hacker melalui jarak jauh.

2. Membuat snapshot

Cara lainnya yang dapat digunakan untuk mendeteksi trojan horse adalah dengan membuat sebuah snapshot terhadap semua berkas program. Setelah itu, kamu dapat membandingkan berkas program dari versi sebelumnya dengan versi yang terbaru.

Hal ini dapat kamu lakukan ke seluruh program dan berkas yang dijalankan dalam sistem komputer. Khususnya pada program Windows, seperti program svch0st.exe, /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin, dan sebagainya.

3. Antivirus

Cara terakhir untuk mendeteksi dan membersihkan virus trojan horse adalah menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus. Namun sebelum mengaktifkannya, kamu perlu memastikan antivirus ini telah dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi trojan.

Selain itu, antivirus tersebut juga telah dipadukan dengan fitur firewall yang mampu memonitor setiap transmisi yang masuk dan keluar dalam perangkat elektronik. Cara ini menjadi alternatif yang sering dipilih karena dinilai efisien dan cepat untuk dilakukan.

Firewall sendiri merupakan sistem keamanan yang mampu melindungi perangkat elektronik dari berbagai ancaman di jaringan internet, seperti virus dan peretasan.

Dengan begitu, untuk menjawab pertanyaan apakah virus trojan bisa dihapus? Jawabannya adalah virus trojan horse yang sudah menyebar dapat dihapus dengan menggunakan ketiga cara di atas.

Selain itu, kamu juga bisa menghapus virus trojan ini dengan cara mengatur ulang sistem dan seluruh data di perangkat elektronik (reset).

Apa Perbedaan Virus Worm dan Trojan?

Ilustrasi Trojan Horse. Foto: Pexels.com

Mengutip dari jurnalVirus, Trojan Horse, dan Worm oleh Haryono, berikut ini perbedaan virus worm dan trojan horse dalam sistem perangkat elektronik:

  1. Virus merupakan istilah umum untuk mengidentifikasi salah satu jenis software jahat (malware) yang menginfeksi perangkat elektronik dengan menggunakan pihak ketiga.

  2. Berbeda dengan virus, worm dapat menginfeksi perangkat elektronik tanpa menggunakan pihak ketiga. Dengan begitu, worm terbilang sangat agresif dan mudah menyebar dalam suatu sistem elektronik.

  3. Sedangkan trojan merupakan salah satu malware dalam suatu program sistem elektronik. Trojan biasanya berfungsi sebagai mata-mata dan dapat mencuri data tanpa diketahui pengguna suatu perangkat elektronik.

(FNS)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan Trojan Horse?

chevron-down

Salah satu jenis virus (malware) yang dianggap tidak berbahaya karena menyerupai suatu perangkat lunak (software) dalam suatu sistem perangkat elektronik.

Apa efek dari virus Trojan?

chevron-down

Pengguna elektronik dapat dimata-matai oleh hacker, terjadi pencurian dan pengubahan data dalam perangkat elektronik, seperti menghapus dan menyembunyikannya, hingga merusak sistem perangkat elektronik.

Bagaimana cara hapus virus Trojan?

chevron-down

Memeriksa listening port, membuat sebuah snapshot terhadap semua berkas program, dan menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus.