Konten dari Pengguna

Tuliskan Masalah-Masalah saat Melestarikan Olahraga Tradisional!

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pencak silat sebagai salah satu contoh olahraga tradisional. Foto: Melvinas Priananda/Antara/INASGOC
zoom-in-whitePerbesar
Pencak silat sebagai salah satu contoh olahraga tradisional. Foto: Melvinas Priananda/Antara/INASGOC

Olahraga tradisional adalah sebuah jenis permainan yang mengakar dari budaya bangsa Indonesia. Jenis olahraga ini menjadi aset negara karena mengandung nilai-nilai teladan dalam setiap permainannya.

Olahraga tradisional dalam bentuk permainan tersebar ke seluruh wilayah di Indonesia, dengan berbagai macam nama yang berbeda, serta aturan-aturan yang dibuat berdasarkan daerah asalnya.

Dirangkum dalam modul yang ditulis oleh Drs. Sumardiyanto, M.Pd dengan judul Strategi Pembinaan Olahraga Tradisional, sebuah olahraga tradisional memiliki potensi untuk mendukung pariwisata suatu daerah.

Keunikan permainan dalam olahraga tradisional mempunyai nilai tersendiri, yang akan menarik minat banyak wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia. Contoh olahraga tradisional yang menjadi kebanggaan Indonesia adalah karapan sapi di Madura.

Terdapat beberapa jenis data olahraga tradisional yang masih dimainkan hingga saat ini, baik yang terdata dalam pendataan tentang olahraga tradisional yang berkembang di Indonesia, hingga jenis olahraga tradisional yang masuk ke dalam kurikulum pendidikan.

Untuk mengetahui apa saja jenis olahraga tradisional yang ada di Indonesia mulai dari yang di data hingga di kurikulum pendidikan. Berikut adalah beberapa daftarnya, dikutip dalam sumber yang sama.

Permainan Gerobak Sodor. Foto: mediacenter.slemankab.go.id

a. Olahraga tradisional yang berkembang di Indonesia

  • Pencak silat gelombang (NAD)

  • Merebut bantal (Riau)

  • Serok mancung (Jawa Tengah)

  • Manatika (NTT)

  • Bolak balik tempurung (Maluku)

b. Olahraga tradisional yang dibakukan oleh Direktorat Olahraga Masyarakat

  • Egrang

  • Gebuk bantal

  • Terompah panjang

  • Lari balok

  • Tari tambang

c. Olahraga tradisional yang diajarkan dalam kurikulum pendidikan

  • Kasti atau bola bakar

  • Galah asin/gerobak sodor

  • Egrang

  • Wau (layang-layang).

Tuliskan masalah-masalah yang saat melestarikan olahraga tradisional. Foto: Irfan Adi Saputra/Kumparan

Tuliskan Masalah-Masalah Saat Melestarikan Olahraga Tradisional!

Olahraga tradisional disebut juga sebagai budaya bangsa, serta dapat dijadikan sebuah identitas bangsa yang membanggakan di mata dunia. Sebagaimana budaya pada umumnya, olahraga tradisional harus dilestarikan agar tidak mengalami kepunahan.

Namun, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan modern, anak-anak jarang melakukan olahraga tradisional, melainkan hanya bermain gadget yang ada di tangannya saja.

Sayangnya, dalam upaya untuk melestarikan olahraga tradisional ada beberapa kendala yang harus dihadapi, yaitu dari faktor eksternal maupun internal.

Berikut akan disebutkan jawaban atas perintah tuliskan masalah-masalah yang saat melestarikan olahraga tradisional, yang dikutip dari hasil seminar nasional yang berjudul Olahraga Tradisional Sebagai Identitas Budaya Indonesia karya Tubagus Herlambang.

  • Kurangnya sosialisasi olahraga tradisional kepada masyarakat

  • Tidak adanya minat masyarakat untuk menggali kekayaan tradisional

  • Tidak ada minat melombakan secara berjenjang, berkelanjutan, dan berkesinambungan.

Selain itu, beberapa contoh masalah-masalah lain yang timbul saat ingin melestarikan olahraga tradisional, yaitu sebagai berikut.

  • Kurang dikenalkannya olahraga tradisional di tingkat sekolah dasar

  • Banyak anak-anak menganggap olahraga tradisional membosankan

  • Olahraga tradisional dianggap kuno dan ketinggalan zaman

  • Tidak adanya pengetahuan untuk memainkan jenis permainan olahraga tradisional.

(HDP)