Konten dari Pengguna

Ukuran Lapangan Softball, Ketahui Bagian-bagiannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Ukuran lapangan Softball. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Ukuran lapangan Softball. Foto: Pixabay

Permainan softball dan baseball memiliki dasar yang sama. Hanya saja keduanya memiliki perbedaan pada ukuran bola dan lapangan yang digunakan.

Mengutip buku Softball dan Baseball: Teori dan Praktik oleh Anggi Setia Lengkana, dkk., lapangan sofbol berbentuk bujur sangkar. Satu area lapangan terbagi menjadi dua daerah fair dan daerah foul.

Daerah permainan (daerah fair) terbagi menjadi dua bagian, yakni daerah infield dan daerah outfield.

Untuk menambah pengetahuan tentang ukuran lapangan sofbol, simak ulasan berikut ini.

Ukuran Lapangan Softball

Lapangan sofbol memiliki ukuran yang berbeda sesuai dengan bagiannya masing-masing. Berikut uraian selengkapnya:

  1. Panjang lapangan 16,76-18,28 meter

  2. Jarak dari home base atau marka pelari ke posisi pelempar (pitcher plate) adalah 13,07 meter

  3. Tempat pelempar memiliki ukuran 60 x 15 sentimeter

  4. Base atau tempat berhenti terdiri dari tiga bagian, yakni, base I, base II, dan base III

  5. Ukuran home base atau tempat pemain memukul bola adalah 38 sentimeter x 38 sentimeter dengan ketebalan 5 sentimeter hingga 12,5 sentimeter

  6. Ukuran home plate 43 sentimeter x 22 sentimeter, dan segi puncaknya 30 sentimeter

  7. Jarak lintasan antarmarka antara lain, lintasan fastpitch 18,29 meter dan lintasan slowpitch 19,81 meter

Bagian Lapangan Softball

Menurut Petrakis (1985) dalam Softball dan Baseball: Teori dan Praktik oleh Anggi Setia Lengkana, dkk., lapangan sofbol terbagi menjadi beberapa bagian, antara lain:

  1. Official diamond: bagian ini memiliki bentuk bujur sangkar.

  2. The one meter line: garis sejajar yang dibuat dengan jarak satu meter dari baseline. Garis ini dimulai dari titik tengah antara home plate dengan base I. Garis selebar satu meter ditujukan sebagai pembatas seorang pelari dari home base ke base I guna menghindari penjaga base. Sedangkan base path merupakan garis khayal dengan lebar satu meter pada sebuah garis lurus. Fungsinya menghubungkan satu base ke base yang lainnya.

  3. The batter’s on deck circle: tempat pemain menunggu giliran memukul bola. Area ini berbentuk lingkaran dengan radius lima kaki. Letaknya berdekatan dengan ujung bangku terakhir (dug out) yang paling dekat dengan home plate.

  4. The batter’s out: tempat memukul yang terletak di kedua sisi home plate dengan ukuran 1 meter x 2,2 meter. Garis paling dalam memiliki jarak 15 sentimeter, sedangkan garis-garis pembatas dianggap bagian dalam kotak batter.

  5. Catcher’s box: daerah tempat penangkap bola yang letaknya berada di belakang garis batter’s box. Daerah ini memiliki ukuran 3 meter x 2,5 meter.

  6. The pitcher’s plate: tempat bola dilambungkan. Di sekeliling daerah ini terdapat lingkaran bergaris tengah 5 meter atau radius 25 meter.

  7. Dug-out: tempat duduk para pemain yang terletak di luar pagar lapangan sofbol.

(ANM)