Upaya Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja: Pelatihan hingga Perbaikan Gizi

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara apa yang bisa dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas tenaga kerja? Untuk mengetahui jawabannya, simak pembahasan lengkap tentang tenaga kerja berikut ini.
Mengutip dari buku Ekonomi Dunia Keseharian Kita karya Drs. Kardiman, dkk, tenaga kerja adalah penduduk yang telah memasuki usia kerja, baik yang sudah bekerja maupun aktif mencari kerja, yang masih mau dan mampu untuk melakukan pekerjaan.
Lebih lanjut, peningkatan kesejahteraan tenaga kerja memiliki kaitan erat dengan produktivitas kerja. Apabila kesejahteraan tenaga kerja baik, maka produktivitasnya akan terus meningkat.
Pasalnya, para pekerja dapat memenuhi seluruh kebutuhannya, sehingga tenaga dan pikirannya pun akan terfokus pada pekerjaannya tersebut.
Meski demikian, kesejahteraan tenaga kerja juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dari tenaga kerja itu sendiri. Hal tersebut perlu untuk dilakukan karena dengan kualitas tenaga kerja yang rendah, peningkatan produktivitas akan sulit untuk dicapai.
Upaya Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja
Dikutip dari Buku Siswa Ekonomi Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial untuk Siswa SMA/MA Kelas XI karya Basuki Darsono, berikut bentuk upaya peningkatan kualitas tenaga kerja
1. Pelatihan tenaga kerja
Pelatihan tenaga kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.
2. Pemagangan
Pemagangan merupakan bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu. Biasanya dilakukan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur yang sudah berpengalaman.
Upaya ini sendiri dilakukan dalam rangka agar para pelajar bisa menguasai keterampilan dan juga keahlian tertentu.
3. Perbaikan gizi dan kesehatan
Untuk mendukung kesehatan dan ketahanan fisik ketika sedang bekerja, tenaga kerja perlu menerima peningkatan atau perbaikan gizi dan kesehatan.
Pasalnya, kekurangan gizi bisa menurunkan kualitas otak yang justru sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
4. Meningkatkan kualitas mental dan spiritual
Meningkatkan kualitas mental merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan oleh para tenaga kerja. Tidak hanya mengutamakan segi pengetahuan saja, keahlian dan juga keterampilan juga sangat diperlukan.
Kualitas mental dan spiritual yang diperlukan, seperti keimanan, kejujuran, semangat kerja, kedisiplinan, terampil, inovatif, cerdas, bisa saling menghargai dan bertanggung jawab.
5. Meningkatkan pengadaan seminar atau workshop
Workshop yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas bisa berkaitan erat dengan pekerjaan tertentu yang dijalani. Umumnya, tenaga kerja pada level menengah ke atas dapat meningkatkan kualitas dirinya dengan mengikuti berbagai macam seminar.
Peningkatan wawasan tentu sangat berguna bagi tenaga kerja pada level menengah ke atas, karena bisa digunakan untuk membantu dalam pengambilan keputusan atau pembuatan rencana dan juga strategi.
(JA)
