Konten dari Pengguna

Urutan Bacaan Maulid Al-Barzanji untuk Menyambut Maulid Nabi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi urutan bacaan Maulid Al-Barzanji. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi urutan bacaan Maulid Al-Barzanji. Foto: Unsplash.

Maulid Al-Barzanji merupakan kitab sholawat yang mengisahkan riwayat hidup Nabi Muhammad SAW ke dalam 19 bagian atau atiril. Urutan bacaan Maulid al Barjanzi dimulai dari Abtadi-ul Imla-a hingga Allahumma Ya Basithal Yadayni Bil’athiyyah.

Barzanji termasuk kitab maulid paling populer yang kerap dilantunkan saat Maulid Nabi. Tak hanya dibaca untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad, syair puji-pujian dalam Barzanji juga dilantunkan di beberapa acara, seperti aqiqah, pernikahan, hingga pengajian untuk menyambut bulan Ramadhan.

Lantas, bagaimana cara membaca Kitab Al Barzanji dan apa saja urutannya? Simak informasinya dalam ulasan berikut.

Urutan Bacaan Maulid al Barzanji

Ilustrasi urutan bacaan Maulid Al-Barzanji. Foto: Unsplash.

Mengutip buku Maulid Al Barzanji yang diterbitkan oleh Aslan Grafika Solution, Kitab Barzanji ditulis oleh ulama asal Irak bernama Syekh Jafar Al Barzanji dengan judul Iqd al-Jawahir yang jika diterjemahkan adalah "kalung permata".

Kitab ini lebih dikenal dengan nama Al Barzanji yang diambil dari nama pengarangnya. Isinya adalah syair-syair indah tentang perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW mulai dari kelahiran, masa kecil, momen diangkat menjadi Rasul, hingga wafat. Di dalam kitab tersebut juga tercantum doa-doa yang dapat diamalkan untuk mengharapkan syafaat Rasulullah.

Semua kisah hidup Rasulullah disusun dengan tertib sesuai urutan waktu. Maka dari itu, cara membacanya juga harus dilakukan secara berurutan.

Dirangkum dari buku Maulid al Barzanji: Untaian Syair Indah untuk Berbagai Acara yang ditulis Ustad M Syukron Maksum (2013), berikut urutan bacaan Maulid Al Barzanji.

  1. Abtadi-ul Imlaa-aa

  2. Wa Ba’du Fa Aquulu

  3. Wa Lammaa Araadallahu Ta’alaa

  4. Wa Lammaa Tamma

  5. Wa Baraza Shalllallau ‘Alayhi Wasallama

  6. Wa Zhahara ‘Inda Wilaadatihi

  7. Wa Ardha’athu Ummuhu

  8. Wa Kaana Shallalaahu ‘Alayhi Wasallama

  9. Wa Lammaa Balagha Shallallaahu ‘Alayhi Wassallama Arba’a Siniina

  10. Wa Lammaa Balagha Shallalllahu Alayhi Wasallama Khmasan Wa Isyrina Sanatan

  11. Wa Lamma Balagha Shallallahu ‘Alayhi Wassallama Khamsan Wa Tsalatsina Sanatan

  12. Wa Lamma Kamula Lahu Shallallahu ‘Alayhi Wasallama Arba’una Sanatan

  13. Wa Awwalu Man Amana Bihi Minar-rijali

  14. Tsumma Usriya Biruhii wa Jasadihii

  15. Tsumma Aradha Nafsahu’alal Qabaa-ili

  16. Wa Marra Shallallaahu Alayhi Wasallama

  17. Wa Kaana Shallallahu Alayhi Wasallama Akmalanasi

  18. Wa Kaana Shallallahu Alayhi Wasallama Syadidal hayaa-i

  19. Allaahumma Yaa Basithal Yadayni Bil’athiyyah

Cara Membaca Kitab Maulid Al Barzanji

Ilustrasi urutan bacaan Maulid Al-Barzanji. Foto: Unsplash.

Biasanya, Maulid Al Barzanji dilantunkan bersama-sama di masjid atau majelis. Syair Al Barzanji dibaca secara bertahap dan berurutan sesuai babnya.

Mengutip laman NU Online, berikut cara membaca Kitab Maulid Al-Barzanji.

1. Membuka bacaan Maulid Al Barzanji dengan membaca Surat Al-Fatihah yang ditujukan untuk Nabi Muhammad SAW.

2. Mengajak orang lain membaca sholawat, sekaligus mengingatkan pahala luar biasa yang akan didapat. Bacaan doanya sebagai berikut:

اَلْجَنَّةُ وَنَعِيْمُهَا سَعْدٌ لِمَنْ يُصَلِّي *** وَيُسَلِّمُ وَيُبَارِكُ عَلَيه

Artinya: “Surga dan segala kenikmatannya merupakan kebahagiaan bagi orang-orang yang bershalawat, mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi Muhammad SAW.”

3. Setiap akan berpindah dari bab satu ke bab lainnya membaca doa berikut.

عَطِّرِ اللهم قَبْرَهُ الكَرِيْم، بِعَرْفٍ شَدِيٍ مِنْ صَلَاةٍ وَتَسْلِيمٍ. اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْه

Artinya, “Ya Allah, berikanlah wewangian pada kuburnya yang mulia, dengan wangian dari shalawat dan salam. Ya Allah, berilah shalawat, salam dan keberkahan kepadanya.”

(GLW)