Konten dari Pengguna

Usaha Produk Grafika: Ketahui Definisi dan Aspek Evaluasi di Dalamnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Produk Grafika. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Produk Grafika. Foto: Pixabay

Di era digital saat ini, usaha produk grafika menjadi kebutuhan untuk menunjang penyampaian informasi. Sebuah data akan lebih menarik dan mudah diserap jika ditambah visual grafik yang mendukung.

Kondisi ini dapat dijadikan peluang usaha yang menjanjikan. Terlebih jika pelaku usaha memiliki kemampuan dan aspek penunjang dalam memproduksinya. Hal ini tentu bisa menjadi nilai tambah.

Lantas, apa yang dimaksud dengan produk grafika? Apa saja hal yang perlu diperhatikan dalam usaha produk grafika? Simak penjelasannya berikut ini.

Produk Grafika

Menurut buku Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X Semester 2 oleh Hendriana Werdhaningsih, dkk., grafika atau graphics merupakan presentasi visual pada suatu permukaan. Penyajian visual tersebut ditujukan untuk memberikan sebuah informasi atau tujuan estetis.

Kurniawan dalam Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas 10, menyebutkan jika produk grafika saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebut saja dalam iklan, poster, kemasan makanan, dan sebagainya.

Perkembangan Grafika

Grafika telah ada sejak zaman dulu berupa lukisan prasejarah. Dalam lukisan tersebut kita dapat memperoleh berbagai informasi tentang aktivitas manusia di zaman itu. Lukisan prasejarah diproduksi sekitar 4.000 tahun sebelum masehi.

Menurut Werdhaningsih, dkk., perkembangan grafika tidak luput dari teknologi yang terus berkembang. Perkembangan teknologi secara tidak langsung mempermudah proses dan teknik produksi hingga kualitas produk yang dihasilkan.

Produksi Produk Grafika

Sama halnya dengan proses produksi lain, sebuah produk grafika memerlukan tahap persiapan hingga tahap pascaproduksi. Tahap produksi produk grafika menurut Werdaningsih, dkk., adalah sebagai berikut:

  1. Tahap persiapan: mencakup persiapan bahan, alat kerja, dan keselamatan kerja, serta tempat kerja.

  2. Tahap produksi: mencakup pembuatan acuan cetakan dan pencetakan.

  3. Tahap pascaproduksi: mencakup pemeriksaan kualitas (Quality Control), pengemasan produk, perapian bahan, alat, dan tempat kerja, serta penjualan dan pemasaran.

Evaluasi dalam Produk Grafika

Dalam memproduksi produk grafika, terdapat aspek yang perlu dievaluasi guna meningkatkan mutu dan kualitas produk. Mengutip buku Prakarya dan Kewirausahaan oleh Hendriana Werdhaningsih, dkk., aspek yang perlu dievaluasi antara lain:

  1. Potensi produk grafika sebagai potensi untuk berwirausaha di bidang kerajinan.

  2. Ragam teknik grafika.

  3. Penyesuaian penggunaan ragam teknik produksi produk grafika berdasarkan bahan yang tersedia.

  4. Ide dalam produksi produk grafika.

  5. Biaya produksi dan penentuan harga jual di pasaran.

  6. Sistem pemasaran produk yang digunakan.

  7. Dan sebagainya.

Adapun hal yang tidak dievaluasi dalam produk grafika adalah devisa. Hal ini karena devisa bukan bagian dari produksi. Devisa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah alat pembayaran luar negeri yang dapat ditukarkan dengan uang luar negeri.

Dengan demikian devisa berkaitan dengan jumlah permintaan produk dalam skala yang luas, misalnya, pada kegiatan ekspor.

(ANM)