Konten dari Pengguna

Value Proposition: Pengertian, Elemen, dan Cara Membuatnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Value proposition adalah hal penting yang perlu dimiliki oleh suatu perusahaan dalam memasarkan produk atau layananya. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Value proposition adalah hal penting yang perlu dimiliki oleh suatu perusahaan dalam memasarkan produk atau layananya. Foto: Unsplash.com

Value proposition adalah istilah yang sudah tidak asing dalam dunia bisnis. Istilah ini banyak digunakan oleh perusahaan dalam memasarkan dan mempromosikan produk atau layanannya.

Proposisi nilai sendiri merupakan sejumlah nilai yang dimiliki oleh perusahaan sehingga calon konsumen memutuskan untuk memilih produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan tersebut.

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan proposisi nilai, simak penjelasan mengenai pengertian hingga cara membuatnya dalam artikel ini.

Pengertian Value Proposition

Pengertian value proposition adalah hal mendorong pelanggan sehingga pelanggan lebih memilih produk tersebut daripada produk pada perusahaan lain. Foto: Unsplash.com

Value proposition adalah suatu strategi yang dilakukan oleh suatu perusahaan dengan cara memadukan nilai unik antara produk, harga, layanan, hubungan dan citra yang ditawarkan kepada target pelanggan.

Menurut Ardhariksa Zukhruf Kurniullah, dkk dalam buku yang berjudul Kewirausahaan dan Bisnis, value proposition adalah hal yang menjelaskan nilai produk yang dimiliki perusahaan.

Value proposition mendorong pelanggan, sehingga lebih memilih produk tersebut daripada produk pada perusahaan lain. Oleh sebab itu, value proposition dinilai menjadi alasan kuat yang membuat seorang konsumen memilih suatu produk dari perusahaan tertentu.

Nilai proposisi sendiri merupakan gabungan dari nilai produk yang dilihat dari unsur-unsur kuantitatif, seperti harga serta unsur-unsur kualitatif, seperti pengalaman pelanggan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa value proposition adalah nilai produk atau layanan yang diberikan perusahaan kepada konsumen agar konsumen memilih produk atau layanan yang ditawarkan tersebut.

Elemen Value Proposition

Salah satu elemen value proposition adalah kebaruan. Foto: Unsplash.com

Dalam suatu value proposition, ada sejumlah elemen yang terkandung di dalamnya. Elemen-elemen tersebut dapat menjadi hal unik yang membuat value proposition suatu produk atau perusahaan semakin menjadi menarik.

Dikutip dari buku Customer Relationship Management karya V. Kumar dan Werner Reinartz, proposisi nilai harus memuat apa yang dihargai atau dinilai lebih oleh pelanggan, apa yang ditawarkan oleh perusahaan, dan apa yang akan dikatakan perusahan kepada pelanggan.

Ada 11 elemen yang perlu diterapkan oleh suatu perusahaan dalam membuat nilai proposisi, yaitu:

1. Kebaruan

Kebaruan adalah suatu elemen yang berkaitan dengan kebutuhan konsumen akan hal-hal baru yang belum pernah dirasakan atau dialami oleh konsumen sebelumnya. Elemen ini mengacu pada nilai kreatif dan inovatif suatu perusahaan dibandingkan kompetitornya.

2. Kinerja

Meningkatkan kinerja dan memperbaiki cara kerja dari produk dan layanan adalah hal umum yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Meskipun demikian, elemen ini merupakan elemen penting sebab hal tersebut dapat menciptakan nilai bagi pelanggan.

3. Kustomisasi

Menyesuaikan produk dan layanan dengan kebutuhan spesifik pelanggan secara individu atau pelanggan secara segmen pasar dapat menciptakan nilai.

4. Membantu Pelanggan

Nilai dapat diciptakan hanya dengan membantu pelanggan menyelesaikan masalah dan membantu aktivitas pelanggan. Hal ini penting sebab tujuan awal pelanggan menggunakan suatu produk adalah untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

5. Desain

Dalam dunia bisnis, desain adalah elemen dapat menjadi bagian yang sangat penting dari proposisi nilai. Meskipun susah untuk diukur, tetapi elemen ini sangat berkaitan dengan minat pelanggan dalam memilih produk atau layanan.

6. Citra Merek

Pelanggan dapat menemukan beberapa nilai dalam melihat atau menggunakan merek tertentu. Contohnya, merek Rolex yang berkaitan dengan nilai kemewahan, kemegahan, dan kekayaan.

7. Harga

Harga tentunya menjadi elemen penting yang dapat membangun nilai proposisi dengan baik. Saat ini, banyak perusahaan yang menawarkan nilai yang sama dengan harga yang lebih rendah.

Cara tersebut merupakan cara yang umum dan cocok untuk memenuhi kebutuhan kelompok atau segmen pasar yang sensitif terhadap harga produk atau layanan.

8. Pengurangan Biaya

Membantu pelanggan dalam mengurangi biaya adalah cara penting untuk menciptakan nilai proposisi dari suatu bisnis. Contohnya dengan menawarkan paket dengan harga yang lebih hemat dapat membantu pelanggan serta meningkatkan nilai perusahaan.

9. Mengurangi Risiko

Pelanggan menghargai pengurangan risiko yang ditimbulkan saat membeli produk atau layanan. Contohnya, seperti yang dilakukan Hyundai yang memberikan jaminan jika seorang pelanggan membeli produknya lalu kehilangan pekerjaannya, Hyundai siap membeli kembali produk tersebut.

10. Aksesibilitas

Elemen aksesibilitas adalah elemen yang berkaitan dengan kemampuan suatu produk dalam menawarkan kemudahan akses untuk banyak orang.

Membuat produk dan layanan tersedia bagi pelanggan yang sebelumnya tidak memiliki akses ke mereka adalah cara lain untuk menciptakan nilai posisi tersendiri.

11. Kenyamanan

Kenyamanan adalah elemen yang berkaitan dengan rasa nyaman pelanggan saat menggunakan suatu produk dan layanan. Membuat suatu produk atau layanan menjadi lebih nyaman atau lebih mudah digunakan dapat menciptakan nilai substansial bagi pelanggan.

Cara Membuat Value Proposition

Ilustrasi cara membuat value proposition. Foto: Unsplash.com

Setelah memahami elemen-elemen yang dapat digunakan dalam membuat value proposition, langkah pembuatan value proposition dapat dilakukan dengan tepat. Berikut adalah cara membuat value proposition.

1. Identifikasi Kebutuhan Konsumen

Langkah pertama adalah mengidentifikasi kebutuhan konsumen. Catatlah seluruh permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh konsumen saat sebelum, sedang, dan sesudah menggunakan produk atau layanan.

2. Kumpulkan Seluruh Kelebihan dan Manfaat Produk

Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan seluruh kelebihan dan manfaat dari produk atau layanan yang ditawarkan. Kedua hal tersebut dapat menjadi keunggulan tersendiri bagi produk dari suatu perusahaan untuk bersaing di pasaran.

3. Menjelaskan Nilai dari Suatu Produk

Setelah mengumpulkan keunggulan dan manfaat dari suatu produk atau layanan, langkah berikutnya adalah mencoba untuk menjelaskan mengapa suatu produk atau layanan memiliki nilai yang penting.

4. Hubungkan Nilai Produk dan Masalah Konsumen

Apabila sudah dapat menjelaskan nilai penting dari suatu produk, selanjutnya adalah menghubungkan nilai keunggulan produk tersebut dengan masalah konsumen untuk menyatakan bahwa produk yang ditawarkan dapat membantu konsumen untuk menyelesaikan masalah.

5. Posisikan Diri sebagai Konsumen

Langkah terakhir adalah memposisikan diri sebagai konsumen, bukan sebagai produsen. Lakukan evaluasi terkait nilai proposisi yang telah dibuat dan lakukan perubahan apabila ada yang kurang pada nilai proposisi tersebut.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan value proposition?

chevron-down

Value proposition adalah suatu strategi yang dilakukan oleh suatu perusahaan dengan cara memadukan nilai unik antara produk, harga, layanan, hubungan, dan citra yang ditawarkan kepada target pelanggan.

Apa pentingnya value proposition?

chevron-down

Value proposition mendorong pelanggan, sehingga lebih memilih produk tersebut daripada produk pada perusahaan lain. Oleh sebab itu, value proposition dinilai menjadi alasan kuat yang membuat seorang konsumen memilih suatu produk dari perusahaan tertentu.

Apa saja yang termasuk elemen value proposition?

chevron-down

Ada 11 elemen yang perlu diterapkan oleh suatu perusahaan dalam membuat nilai proposisi, yaitu kebaruan, kinerja, kustomisasi, membantu pelanggan, desain, citra merek, harga, pengurangan biaya, mengurangi risiko, aksesibilitas, dan kenyamanan.