Konten dari Pengguna

Wartegg Test: Pengertian, Makna dan Tips Cara Mengerjakannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wartegg test adalah salah satu jenis psikotes yang dilakukan untuk mengetahui kepribadian seseorang. Sumber: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Wartegg test adalah salah satu jenis psikotes yang dilakukan untuk mengetahui kepribadian seseorang. Sumber: Pexels.com

Manusia merupakan makhluk hidup yang memiliki kepribadian. Kepribadian ini biasanya menjadi ciri khas atau karakteristik yang dapat berdampak pada perilaku seseorang.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, kini kepribadian seseorang akan mudah diketahui. Salah satu ilmu yang mempelajari mengenai kepribadian manusia adalah psikologi.

Para psikolog biasanya menggunakan tes-tes tertentu untuk menentukan kepribadian dari seseorang. Salah satu tes yang sering digunakan oleh psikolog adalah tes wartegg atau wartegg test.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai jenis tes kepribadian ini, berikut penjelasan mengenai warteg test.

Pengertian Wartegg Test

Melansir dari Buku Babon Sukses Tes TNI POLRI yang disusun oleh Tim Gana Eduka, wartegg test atau tes wartegg merupakan tes kepribadian manusia yang pertama kali dikembangkan oleh Krueger dan Sander.

Tes ini meminta seseorang untuk melengkapi gambar-gambar yang tersedia dalam kotak. Seseorang harus menggambar menggunakan elemen-elemen yang tersedia dalam kotak tersebut sesuai dengan selera atau keinginan orang tersebut.

Tes wartegg dilakukan untuk mengukur emosi, imajinasi, intelektual dan aktivitas subjek yang dimiliki oleh seseorang.

Psikolog akan membaca dari cara seseorang menggambar hingga hasil dari gambar tersebut menggunakan analisis psikologi.

Makna Kotak dalam Wartegg Test

Menurut Tine A. Wulandari, M. I. Kom dalam karyanya yang berjudul Psycho Test, tes wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi gambar yang terdiri dari delapan kotak, empat di antaranya berupa garis lurus (Kotak III, IV, V, dan VI) dan empat lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII).

Setiap kotak dalam Wartegg Test memiliki makna tersendiri. Sumber: Buku Babon Sukses Tes TNI POLRI

Setiap kotak tersebut memiliki makna atau arti tersendiri, yakni:

  1. Kotak I, yakni kotak yang menggambarkan hal-hal yang menyangkut proses adaptasi dan penyesuaian diri seseorang terhadap lingkungan sekitar.

  2. Kotak II, yaitu kotak yang menggambarkan atau menujukkan sisi fleksibilitas dari perasaan seseorang.

  3. Kotak III adalah kotak yang mengukur hasrat seseorang, seperti ambisi dan sebagainya.

  4. Kotak IV adalah mengukur bagaimana seseorang menghadapi kesulitan atau masalah.

  5. Kotak V memiliki makna untuk mengukur bagaimana cara seseorang bertindak.

  6. Kotak VI, yaitu kotak yang ditujukan untuk mengukur cara berpikir atau cara seseorang menganalisis sesuatu.

  7. Kotak VII, yakni kotak yang menggambarkan perihal kehidupan dan perasaan serta tingkat kedewasaan seseorang.

  8. Kotak VIII adalah kotak yang menunjukkan kehidupan sosial atau hubungan sosial seseorang.

Tips Mengerjakan Wartegg Test

Salah satu tips untuk melakukan Wartegg Test adalah dengan berlatih. Sumber: Pexels.com

Cara mengerjakan tes wartegg sangatlah mudah, yakni seseorang hanya perlu menggambarkan dan menyelesaikan gambar yang ada di kotak sesuai dengan keinginan.

Dikutip dari buku Tes Masuk Kerja: Tips Lulus Wawancara dan Contoh Soal Psikotes yang diterbitkan oleh Media Digital, berikut beberapa tips mengerjakan tes wartegg, yaitu:

1. Merencanakan apa yang akan digambar dalam kotak.

2. Berlatih gambar-gambar yang akan digambar dalam kotak.

3. Menjaga kebersihan dari lembaran kertas tes wartegg.

4. Hindari menggunakan penghapus terlalu berlebihan.

5. Mengerjakan gambar yang paling mudah terlebih dahulu.

6. Mengacak urutan kotak yang akan digambar, tetapi urutannya jangan terlalu acak dan jangan terlalu runtut.

7. Menggambar sesuatu yang berbeda atau yang tidak umum.

(SAI)