Konten dari Pengguna

Berusaha Kabur, Terduga Bandar Narkoba di Wajo Tewas Diterjang Peluru

Tim Kabar Wajo

Tim Kabar Wajo

Portal berita online seputar Wajo dan Sulawesi Selatan.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tim Kabar Wajo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berusaha Kabur, Terduga Bandar Narkoba di Wajo Tewas Diterjang Peluru
zoom-in-whitePerbesar

SENGKANG, KABARWAJO.com - Berakhir sudah sepak terjang tersangka bandar narkoba di Wajo, Muhammad Tang alias Wis alias Tangki.

Ia tewas tertembak polisi setelah berusaha kabur saat dilakukan penangkapan di Jalan Sulawesi, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (12/6/2017) sekitar pukul 23.30 Wita.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan penangkapan tersangka bandar narkoba tersebut dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Suardi.

Tersangka ditangkap saat melakukan transaksi narkoba di Jalan Sulawesi, Sengkang, Kabupaten Wajo.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 10 sachet sabu-sabu seberat kurang lebih 11 gram, satu unit Handphone, timbangan, satu buah tas kecil, satu buah dompet, dan uang tunai sebesar Rp 1.900.000.

"Hasil keterangan dari tersangka dilakukan pengembangan terhadap jaringan pengedar lain Saudara Adu. Pada saat dilakukan pengembangan untuk menunjukkan lokasi rumah tersangka lain, yang bersangkutan berusaha melarikan diri," ungkap Kombes Pol Dicky, Selasa (13/6/2017)

Berusaha Kabur, Terduga Bandar Narkoba di Wajo Tewas Diterjang Peluru  (1)
zoom-in-whitePerbesar

Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara tiga kali, namun pelaku tidak mengindahkannya.

"Kemudian diambil tindakan tegas, yang didahului tembakan peringatan namun (tersangka) tidak mengindahkan peringatan dan diberikan tindakan tegas (sehingga) pelaku tertembak di bagian dada. Selanjutnya saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Lamaddukeleng tersangka meninggal dunia," terangnya.

Tersangka diketahui merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Sat Narkoba Polres Wajo dengan laporan polisi sebanyak 3 LP dengan modus selalu menggunakan anak di bawah umur sebagai kurir narkoba .