Konten Media Partner

SMK PGRI 1 Pasuruan Ditunjuk Sebagai Sekolah Model

27 Agustus 2019 11:20 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
SMK PGRI 1 Pasuruan Ditunjuk Sebagai Sekolah Model
zoom-in-whitePerbesar
Pasuruan, Kabarpas.com – SMK PGRI 1 Pasuruan ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Dispendik Jawa Timur sebagai sekolah model di wilayah setempat. Penetapan SMK PGRI 1 Pasuruan sebagai sekolah model tersebut, merujuk pada penilaian LPMP yang usai melakukan evaluasi calon sekolah model.
ADVERTISEMENT
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas ditetapkannya sekolah SMK PGRI 1 Pasuruan menjadi sekolah model. Tentu semua ini tak lepas dari kerja keras para guru, dan juga dukungan dari komite serta orangtua termasuk semua pihak yang selama ini terus mendukung kemajuan sekolah ini,” kata Nisful Laily, Kepala SMK PGRI 1 Pasuruan kepada Kabarpas.com.
Wanita berhijab ini mengatakan, semasa dirinya menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMK PGRI 1 Pasuruan pembenahan terus dilakukan, baik mulai dari pembenahan karakter para siswa, kurikulum pelajaran hingga kualitas pendidikan di sekolah yang ia pimpin tersebut.
“Sejak diangkat menjadi kepala sekolah di sini, saya terus melakukan pembenahan. Karena saya ingin SMK PGRI 1 Pasuruan bisa bersaing positif dengan sekolahan lainya, khususnya yang ada di wilayah Kota Pasuruan dan sekitarnya,” terangnya kepada Kabarpas.com, saat ditemui di sela-sela acara Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Sekolah Model yang digelar di aula SMK PGRI 1 Pasuruan.
ADVERTISEMENT
Dijelaskan, penetapan SMK PGRI 1 Pasuruan menjadi sekolah model lantaran sesuai kriteria standar pendidikan. Pasalnya, di sekolah yang ia pimpin tersebut sudah diterapkan semuanya. Yakni, mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
“Semua tahapan kami lakukan, lalu kami evaluasi kembali apa yang sudah dikerjakan. Jika ada rapor merah kami selalu berbenahi diri. Sehingga apa yang kami lakukan ini menjadi salah satu indikator kami ditetapkan sebagai sekolah model. Sehingga kalau sudah menjadi sekolah model, maka pada tahapan selanjutnya kami akan menjadi calon sebagai sekolah rujukan di wilayah Pasuruan,” paparnya sembari tersenyum.
Lebih lanjut, ia mengatakan, dengan ditetapkannya SMK PGRI 1 Pasuruan sebagai sekolah model. Maka SMK PGRI 1 Pasuruan nantinya akan memberikan pendampingan terkait pemetaan mutu. Sampai pelaksanaan peningkatan mutu itu sendiri.
ADVERTISEMENT
“Harapannya mudah-mudahan komitmen kita khususnya guru bisa memiliki komitmen yang kuat untuk melaksanakan SPMI (sistem penjaminan mutu internal). Sehingga secara otomatis akan berimbas pada nilai rapor kita sendiri,” tandasnya.
Di sisi lain, untuk sekadar diketahui bahwa dalam acara Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Sekolah Model yang digelar di aula SMK PGRI 1 Pasuruan itu. Dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Pasuruan Kota dan Kabupaten Pasuruan, Dr Hj. Indah Yudiani, M.Pd Kasie SMK Cabdin wilayah Jatim, Nur Khotimah, S.Pd., MM., Ketua YPLP Dasmen PGRI PROV Jatim Cabang Pasuruan, Drs. H. Sariyanto, M.Pd beserta penggurus, Pengawas SMK sekaligus sebagai fasilitator daerah, Drs. H. Sukadi, M.Pd, Komite, dan juga sejumlah kepala sekolah beserta Ketua SPMI Sekolah imbas dan tim SPMI PGRI 1 Pasuruan. (ajo/gus).
ADVERTISEMENT