Konten dari Pengguna

Permen Rumput Laut Inovatif: KKM UNTIRTA Desa Lontar Gagas Peluang Usaha Pesisir

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kairul Tanjung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Bersam Masyarakat Desa Lontar ( Sumber: Dokumentasi Peibadi)
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersam Masyarakat Desa Lontar ( Sumber: Dokumentasi Peibadi)

Desa Lontar, Serang Banten — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menghadirkan inovasi manis yang tak hanya lezat, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi. Mereka menggelar pelatihan pembuatan permen berbasis rumput laut Eucheuma cottonii yang melimpah di perairan Desa Lontar, sebagai upaya nyata memberdayakan masyarakat pesisir dan membuka peluang usaha baru.

Kegiatan ini berlangsung pada 29 Juli 2025 pukul 09.30–12.00 di kediaman Hj Bahrun, dengan bimbingan langsung dari Ibu Dr. Sakinah Haryati, S.Pi., M.Si, Bapak Rifki Prayoga Aditia, S.Pi., M.Si, dan Ibu Hj. Ir. Sri Mulyati. Suasana pelatihan terasa hangat dan penuh semangat, diikuti oleh puluhan warga yang mayoritas adalah ibu rumah tangga.

Foto Ibu-ibu yang sedang Memperhatikan Proses Pembuatan permen Rumput laut (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Para peserta diajak mengenal potensi rumput laut sebagai bahan makanan sehat, kemudian mempraktikkan langsung proses pembuatan permen mulai dari persiapan bahan, pemasakan, pencetakan, hingga pengemasan sederhana. Tidak sedikit yang tampak antusias, mencatat langkah-langkah penting, dan berbagi ide kreatif untuk varian rasa dan kemasan.

Koordinator KKM menegaskan, program ini bukan sekadar pelatihan singkat, tetapi juga langkah strategis untuk mengubah potensi pesisir menjadi peluang bisnis yang berkelanjutan. “Kami berharap masyarakat dapat menjadikan permen rumput laut ini sebagai produk unggulan Desa Lontar yang bisa dipasarkan lebih luas,” ujarnya.

Kepala Desa Lontar pun mengapresiasi inisiatif ini dan berharap pelatihan serupa terus dilakukan. “Dengan kreativitas dan keterampilan seperti ini, masyarakat kita bisa mandiri secara ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya. Lalu Ibu Dr. Sakinah Haryati, S.Pi., M.Si sebagai kepala program studi ilmu perikanan Untirta menegaskan bahwa "penting melakukan hilirisasi rumput laut guna meningkatkan perekonomian masyarakat"

Foto Antusismen Peserta Yang hadir Pelatihan (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Melalui pelatihan ini, Desa Lontar semakin membuktikan bahwa kekayaan alam pesisir dapat diolah menjadi produk inovatif, sehat, dan menguntungkan. Permen rumput laut ini bukan hanya manis di lidah, tetapi juga manis bagi masa depan ekonomi warga.