Konten dari Pengguna

Arti Akumulasi dalam Dunia Bisnis

Kamus Bisnis

Kamus Bisnis

Menyajikan informasi seputar dunia bisnis, investasi dan finansial.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kamus Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pedagang melayani pembeli di Pasar Tugu, Bandar Lampung, Lampung, Minggu (1/5/2022).  Foto: Ardiansyah/ANTARA FOTO.
zoom-in-whitePerbesar
Pedagang melayani pembeli di Pasar Tugu, Bandar Lampung, Lampung, Minggu (1/5/2022). Foto: Ardiansyah/ANTARA FOTO.

Definisi Akumulasi

  • n pengumpulan; penimbunan; penghimpunan

  • n Penambahan dana bunga secara berkala atau peningkatan lain pada laba bersih telah ditambahkan ke saldo laba.

  • "Peningkatan berkala terhadap jumlah pokok, seperti pengembalian modal atau cadangan, perhatian pada simpanan atau utang pokok (akumulasi) rekening"

Apa itu Akumulasi?

Akumulasi dalam bidang ekonomi adalah bertambahnya dana dari suatu bunga atau sumber lain atas suatu jumlah pokok sehingga akan terus menghasilkan lebih banyak output atau pendapatan di masa yang akan datang. Secara umum, akumulasi mengacu pada perolehan atau perolehan sesuatu dengan tujuan yang sama, yaitu kesuksesan yang lebih besar di masa depan.

Contoh Akumulasi

Berikut ini adalah contoh akumulasi modal: Pemerintah Republik Indonesia bermaksud untuk meningkatkan produksi pangan nasional dengan meningkatkan produksi sayuran oleh petani. Hal pertama yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah melakukan investasi infrastruktur berupa pembangunan jalan. Selain itu, pemerintah melakukan investasi lain dengan memberikan traktor baru kepada petani.

Investasi pembangunan jalan dan pengadaan traktor baru bagi petani merupakan penambahan modal oleh Pemerintah Indonesia, memastikan produksi sayuran melimpah dan meningkatkan produksi pangan nasional. Hal ini sesuai dengan tujuan utama akumulasi, yaitu untuk menghasilkan lebih banyak hasil di masa depan.

Jenis-jenis Akumulasi

Berikut adalah beberapa contoh akumulasi:

  • Akumulasi Modal. Akumulasi modal adalah tindakan atau proses menyimpan sebagian dari pendapatan dan kemudian diinvestasikan kembali untuk tujuan meningkatkan output atau pendapatan di masa depan.

  • Akumulasi Parkir. Jumlah total kendaraan yang diparkir di garasi parkir pada waktu tertentu ditentukan oleh akumulasi tempat parkir. Dengan adanya informasi perparkiran, diharapkan dapat memantau perparkiran di suatu lingkungan dan merencanakan tempat parkir yang akan dibutuhkan.

  • Akumulasi Penyusutan: Akumulasi penyusutan adalah penyusutan atau penurunan nilai aset tetap sebagai akibat dari waktu penggunaan. Peralatan kantor, peralatan pertambangan atau pabrik, gedung, mobil, dan sebagainya adalah contoh akumulasi penyusutan. Di antara banyak variabel dalam estimasi kumulatif depresiasi adalah:

    • Harga perolehan: Adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli aktiva tetap

    • Nilai residu: Merupakan suatu taksiran atas nilai sisa penggunaan pada aktiva tetap

    • Harga buku: Ini adalah nilai historis yang dihasilkan dari penurunan biaya perolehan dan penyusutan bertahap aset tetap selama umur ekonomisnya. Saat dibeli, ini juga dikenal sebagai harga aset.

    • Umur ekonomis: Merupakan perkiraan penggunaan aset tetap berdasarkan batas waktu yang telah ditentukan sesuai dengan penggunaan aset tetap.

  • Akumulasi biaya: Adalah alat estimasi biaya yang dapat digunakan untuk menentukan berapa banyak uang atau layanan yang dihabiskan untuk suatu item atau layanan. Ada dua jenis khusus dari akumulasi biaya di dalamnya, yaitu akumulasi biaya pemesanan dan akumulasi biaya pemrosesan.

Metode Perhitungan Akumulasi Penyusutan dan Rumusnya

Mengetahui metode penyusutan yang digunakan dalam perhitungan merupakan langkah awal dalam menentukan akumulasi penyusutan. Ada dua cara khusus untuk mengekspresikan diri, yaitu:

  • Metode Garis Lurus: Metode yang digunakan untuk menentukan nilai beban penyusutan aset dengan mengasumsikan aset tetap atau memperkirakan manfaat penggunaannya secara merata. Penurunan aset ini sama setiap tahun, sehingga biaya penyusutan aset akan terus ditentukan di tahun mendatang. Rumus metode garis lurus dapat dilakukan dengan cara di bawah ini:

D = (AC – SV)/LT

Keterangan:

D : Penyusutan (Depreciation)

AC : Harga Perolehan (Acquisition Cost)

SV : Nilai Residu (Salvage Value)

LT : Umur Ekonomis (Long Term)

  • Metode Saldo Menurun. Metode saldo menurun adalah alat yang bekerja untuk estimasi yang mengasumsikan bahwa aset tetap akan memberikan kontribusi yang signifikan pada awal masa manfaatnya. Misalnya, nilai penyusutan peralatan pada tahun pertama akan lebih rendah dari tahun sebelumnya. Sehingga dapat diharapkan nilai aset tersebut akan menurun setiap tahun, tetapi biaya yang masih harus dibayar akan terus meningkat. Berikut rumus dari metode saldo menurun:

D = d% x BV

d% = 1 – n√SV/AC

Keterangan:

D : Penyusutan (Depreciation)

d% : Tingkat Penyusutan (Depreciation Rate)

BV : Harga Buku Sebelumnya (Book Value)

SV : Nilai Residu (Salvage Value)

AC : Harga Perolehan (Acquisition Cost)