Pengertian CAGR dan Cara Menghitungnya dalam Analisis Fundamental

Menyajikan informasi seputar dunia bisnis, investasi dan finansial.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kamus Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

CAGR adalah singkatan dari istilah bisnis Coumpounded Anual Grow Rate. Metode analisa ini menghitung persen rata-rata pertumbuhan laba per tahun yang dimajemukan setelah efek berbunga.
Dalam hal ini, pertumbuhan yang dihitung adalah pertumbuhan per tahun untuk laba bersih. Metode ini mampu menganalisis data dalam bentuk time series dengan tahun majemuk lebih dari 2 tahun.
Mengutip buku Filosofi Pertumbuhan Perusahaan dan Strategi karya Thomas Mulyadi, kekurangan metode CAGR adalah sifatnya yang tersembunyi, terutama apabila terjadi lompatan data pada tahap akhir-akhir tahun.
Ada rumus khusus untuk menghitung CAGR. Seperti apa? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.
Pengertian CAGR dan Cara Menghitungnya
Dalam berinvestasi, tentu Anda menginginkan keuntungan dan return yang besar. Untuk mengukur kinerja emiten yang diinvestasikan, Anda bisa menggunakan metode CAGR.
Idealnya, perhitungan CAGR diperuntukkan bagi kinerja investasi dengan maksimal periode 5 tahun. Melalui analisis ini, Anda bisa mengetahui persentase return secara keseluruhan, memahami progres investasi, dan pertumbuhan majemuk saham.
Disamping itu, analisis CAGR juga memiliki keuntungan lain bagi para investor. Berikut uraiannya yang bisa Anda simak:
Mampu membandingkan emiten bagus pertumbuhan ekuitasnya bagus.
Bisa digunakan untuk menghitung pertumbuhan tahunan majemuk pada saham atau emiten yang dpilih.
Memberikan gambaran kenaikan dan penurunan harga saham dalam persentase.
Mengutip buku Fundamental vs Technical: Strategi Membeli Saham yang Tepat karya Rivan Kurniawan, berikut formula untuk menghitung CAGR (Coumpounded Anual Grow Rate) terhadap suatu saham:
Contoh perhitungan:
Berikut data historical laba bersih emiten INDF dari tahun 2011-2018:
Dari data laba bersih INDF di atas, maka nilai CAGR yang didapatkan adalah sebagai berikut:
CAGR = [(Rp4.17 triliun/Rp3.07 triliun) ^ (1/7tahun)] - 1
CAGR = [(1.35) ^ (0.142)] - 1
CAGR = 1.044 - 1
CAGR = 0.044 atau 4,4 %
Nilai CGR emiten INDF selama 7 tahun terakhir ialah 4,4%. Pertumbuhan nilai ini masih tergolong baik karena tidak menunjukkan angka minus (-).
Angka ekuitas yang cenderung naik setiap tahunnya menandakan bahwa perusahaan tersebut berkembang secara baik. Untuk keputusan memilih suatu saham, dikembalikan lagi pada analisis masing-masing individu.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu CAGR?

Apa itu CAGR?
CAGR adalah metode analisa dengan cara menghitung persen rata-rata pertumbuhan laba per tahun yang dimajemukan setelah efek berbunga.
Apa tujuan menghitung CAGR?

Apa tujuan menghitung CAGR?
Untuk mengetahui persentase return secara keseluruhan, memahami progres investasi, dan pertumbuhan majemuk saham.
Apa kelebihan metode CAGR?

Apa kelebihan metode CAGR?
Salah satunya mampu membandingkan emiten bagus pertumbuhan ekuitasnya bagus.
