Konten Media Partner

12 Persen Terumbu Karang di Bali Rusak

Kanal Baliverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
12 Persen Terumbu Karang di Bali Rusak
zoom-in-whitePerbesar

DENPASAR, kanalbali.com- Dari total 7200 hektar area terumbu karang di Bali, 12 persennya sudah masuk kategori rusak total. "Sebagian karena perubahan iklim dan diperparah oleh pencemaran," kata Drs. Gede Suarjana, M.Si., Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bali, di Denpasar, Bali. Rabu (11/4).

Kondisi ini lumayan miris karena terumbu karang di Bali adalah salah satu tempat wisata favorit yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. "Penyebab ketiga adalah lapisan minyak yang kemungkinan terjadi dari limbah kapal laut, dan para perenang atau Snorkeling pemula yang tidak memperhatikan terumbu karang saat mereka di sekitar terumbu karang," katanya. 

Dampak dari kerusakan terumbu karang tersebut adalah terjadinya abrasi di seluruh pantai di Bali. Saat ini, pantai yang telah mengalami abrasi di Bali mencapai 181,7 kilometer. Tetapi yang sudah parah itu 87,1 kilometer. Mulai dari Denpasar, Badung, Pantai Candidase di Karangasem, Jembrana Cupel, dan Buleleng, kemudian klungkung, dan masih ada lainnya.

Padahal manfaat lain terumbu karang adalah karena juga bisa menyerap Gas Rumah Kaca (GRK) yang kemudian mengasilkan CO2 atau zat kapur yang dapat mengurangi penyebab pemanasan global, selain itu untuk menjaga ekosistem didalam laut. 

Dia berharap, pihak yang menangani terumbu karang buatlah unit-unit percontohan atau pengelolaan terumbu karang yang baik. Kemudian, dana-dana CSR (perusahaan) yang menggunakan pantai, buatlah terumbu karang (buatan). Kemudian pusat (Pemerintah) curahkan APBN-nya untuk membuat terumbu karang," paparnya. 

Suarjana juga menyampaikan BLH Provinsi Bali sudah melakukan karang buatan, yang bekerjasama dengan beberapa LSM Lingkungan Hidup. Namun, hanya ukuran kecil saja. (kanalbali/KR7)

Kondisi terumbu karang di Mangrove Point, Bali (Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi terumbu karang di Mangrove Point, Bali (Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan)