35 Pedagang Pasar Kidul Bangli, Bali, Positif COVID-19

Pemerintah Provinsi Bali kembali memperbarui jumlah kasus COVID-19 pada Rabu (14/7). Berbeda dengan hari sebelumnya, penyumbang pasien positif tersebut sebagian besar berasal dari Kabupaten Bangli.
"Hari ini ada total 101 yang positif, tertinggi itu di Bangli ada 45 orang yang positif, disusul Denpasar 27 orang, Badung 13 orang, Tabanan 2, Gianyar 4, Klungkung 9, dan tambahan 1," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya saat dikonfirmasi, Rabu (14/7).
Suarjaya menjelaskan, mayoritas pasien positif baru yang ada di Kabupaten Bangli masuk dalam klaster Pasar Kidul Bangli yang ditemukan sebanyak 35 orang pedagangnya positif COVID-19. Itu sebabnya, proses perdagangan di pasar tesebut kini telah dihentikan selama 3 hari.
"Klasternya di pasar itu ditemukan 35 pedagang yang positif, tapi aktifitasnya disana kan sudah dihentikan selama 3 hari," jelasnya.
Penghentian sementara di aktifitas Pasar Kidul Bangli sejatinya sudah tertuang dalam SE No. 510/1410/DISPERINDAG yang ditandai tangani langsung oleh Bupati Bangli, I Made Gianyar. Dalam surat itu, tertuang bahwa penutupan Pasar Kidul akan dilakukan selama tiga hari.
"Penutupan Pasar Kidul Bangli selama 3 hari yang dimulai dari hari Selasa, tanggal 14 Juli 2020, sampai dengan hari Kamis, tanggal 16 Juli 2020," kata Bupati Bangli dalam suratnya.
Dengan jumlah penambahan kasus positif sebanyak 101 pada Selasa (14/7), Jumlah kumulatif pasien positif di Bali menjadi 2.358 kasus. Sedangkan untuk pasien yang sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 64, jumlah kumulatif yang sembuh menjadi 1.572 orang, dan yang meninggal tetap 27 orang. (Kanalbali/ACH)
