Angler Anti Badai Padanggalak; Komunitas Mancing Sambil Menjaga Pantai

DENPASAR, kanalbali - Ratusan joran pancing tegak tertancap di sepanjang Pantai Padanggalak, Sanur, Bali, Sabtu (9/11). Tali senar memanjang hingga puluhan meter ke laut lepas. Sesekali salah-satu pemancing bersorak gembira karena kailnya termakan oleh ikan yang lumayan besar.

Begitulah suasana lomba mancing yang digelar Komunitas ‘Angler Anti Badai Padanggalak’. “Ini baru kita laksanakan pertama kali. Ternyata pesertanya ratusan orang dari seluruh Bali, “kata Putra, Ketua Panitia acara ini.
Acara dirangkaikan dengan peringatan Hari Pahlawan yang dimaknai dengan cara yang berbeda. Bagi mereka, kepahlawanan diwujudkan dengan mencintai laut dan menjaga pantai agar tetap terjaga kebersihannya. Hal itu yang menjadi tujuan awal dari komunitas para penggemar mancing ini.
Nama komunitas yang unik ini karena mereka merasa sangat nyaman alias angler saat berada di pantai ini. Perasaan itu membuat mereka tak khawatir dengan kondisi cuaca apapun meski daerah ini dikenal dengan ombak dan badai besar yang sering kali terjadi.
Keberadaan komunitas ini tak bisa dilepaskan dari peran tokoh I Gusti Ngurah Gede. Selain merupakan tokoh adat dan budaya, Ngurah Gede kini menjabat sebagai Ketua DPRD Bali dan Ketua DPC PDIP Denpasar. “Beliau merupakan sosok yang benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat kecil dan penasehat yang berwibawa,” sebut Putra.
Menurut Ngurah Gede, komunitas seperti ini harus didukung karena bisa menjadi sarana melepas kepenatan masyarakat. “Biayanya murah dan bisa melibatkan banyak orang,” jelasnya. Dari anak-anak, remaja hingga orang tua, menurutnya, bisa saling berbagai pengalaman dan secara tidak langsung menjaga hubungan baik diantara mereka.
Peran komunitas ini makin terasa saat Pemerintah Kota Denpasar mencanangkan perlawanan terhadap sampah plastik, termasuk di kawasan pantai. Anggota komunitas yang setiap saat ada di pantai bisa ikut mengingatkan pada pengunjung pantai untuk lebih tertib saat membuang sampah. (kanalbali/ADV)
