Konten Media Partner

Baju Hazmat dan Aneka APD untuk Pilkada Mulai Didistribusikan ke KPPS di Bali

Kanal Baliverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelepasan truk pengangkut logistik dan APD Pilkada untuk Kabupaten, Badung, Bali - IST
zoom-in-whitePerbesar
Pelepasan truk pengangkut logistik dan APD Pilkada untuk Kabupaten, Badung, Bali - IST

BADUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Bali mulai mendistribusikan logistik serta Alat Pelindung Diri (APD) ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Seperti yang dilakukan KPUD Badung, Bali. "Diangkut dengan menggunakan 12 truck yg langsung menyasar ke kantor Desa/Lurah se-Badung. Dalam logistik itu, juga sudah termasuk APD lengkap bagi petugas KPPS," kata Ketua KPU Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, Senin (7/12/2020).

Pria yang akrab disapa Kayun itu menuturkan, ada 996 kotak suara dan 372.493 surat suara yang harus didistribusikan oleh KPU Badung dengan melibatkan personel dari kepolisian. 996 kotak suara dan 372.493 surat suara nantinya akan langsung menuju 51 Desa /Kelurahan yang tersebar di Kabupaten Badung.

"Dari 51 Desa /Kelurahan di Kabupaten Badung terdapat 996 kotak suara dan 372.493 surat suara yang harus didistribusiman hari ini dan di jaga secara ketat di kantor Desa/Kelurahan masing-masing, kemudian pada Hari Rabu pagi diserahkan ke TPS-TPS yang ada di Kabupaten Badung," ujarnya.

Pengangkutan logistik dan APD Pilkada 2020 - IST

Soal jenis APD yang juga diikutsertakan dalam logistik itu, Kayun menyebut, sudah sangat lengkap seperti baju hazmat, masker dan APD yang lain. Bahkan, lanjut Kayun, pihaknya telah melakukan disinfeksi terlebih dahulu sebelum pendistribusian logistik itu.

"Jadi soal keamanan kesehatan di tempat TPS dari pihak KPU sudah menyiapkan APD lengkap termasuk Baju hazmat, jika ada tiba-tiba pemilih yang pingsan di lokasi TPS. Maka sebelum membantu, petugas KPPS sebanyak dua orang akan menggunakan baju hazmat terlebih dahulu. Jadi penggunaannya sangat kondisional," jelasnya.

Disinggung mengenai data pemilih yang sedang menjalani isolasi karena positif COVID-19, Kayun mengaku data pasti sedang dikumpulkan di sejumlah tempat isolasi dari RS dan Hotel di Badung. "Kita koordinasi intens ini ke beberapa tempat yang jadi tempat isolasi, kalau sudah fix, hari rabu kan petugas TPS terdekat tinggal membawa perlengkapan pencoblosan dengan standar protokol kesehatan," tuturnya. (Kanalbali/ACH)