Bertarung di Pilkada Bali, Demokrat Incar Warga yang Belum Tentukan Pilihan

DENPASAR - Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dalam rangka menyambut Pilkada di 6 Kabupaten atau Kota se Bali digelar partai Demokrat Bali. Mereka merasa masih harus bekerja keras untuk memenangkan calonnya.
"Terutama di Denpasar, Tabanan, dan Jembrana itu harus kami genjot lebih keras lagi, kalau yang wilayah yang lainnya sudah relatif aman," kata Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta di Hotel Inna Bali Heritage Denpasar, Selasa (3/11).
Mudarta menuturkan, beratnya perjuangan Demokrat Bali di tiga wilayah itu sejatinya dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, salah satu yang paling bisa dilihat berdasarkan survei dari DPP mereka, adalah rendahnya partisipasi pemilih untuk datang ke TPS.
"Pada suana COVID-19 ini tantangannya semakin sulit, tapi dalam kerja keras kita semua, Demokrat semua turun gunung untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Karena berdasarkan survei kami, partisipasi pemilih pada tahun ini memang sangat kurang," jelasnya.
Selain faktor partisipasi pemilih yang juga dinilai akan mempengaruhi calon yang diusung oleh Demokrat di Pilkada Bali, keberadaan swing voters atau massa mengambang juga berdampak besar pada perolehan suara di Pilkada.
Untuk itu, Mudarta menyampaikan pihaknya akan menggerakkan seluruh pasukan untuk meyakinkan para swing voters kepada calon yang diusung partainya.
"Kita ambil contoh di Jembrana misalnya, disana itu berdasarkan hasil survei kami itu ada 18% rakyat Jembrana, yang sampai hari ini tergolong swing voters, swing Voters inilah yang menentukan kemenangan di Jembrana," tegasnya.
"Siapa dalam waktu 36 hari kedepan, bisa meyentuh dan menggarab swing Voters tadi, yang jumlahnya 18% itu, pasangan calon itu akan bisa memenangkan," ujarnya.
"Makanya dalam beberapa hari ke depan itu, kita akan fokus pada sejumlah hal, salah satunya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan meyakinkan para swing Voters ini," tuturnya.
Demokrat sendiri pada helatan Pilkada Serentak 2020 ini menjadi salah satu partai yang ambil bagian secara penuh di 6 Kabupaten atau Kota se Bali.
Di Kota Denpasar, partai yang dinahkodai oleh Agus Harimurti Yudhoyono ini mengusung pasangan Gede Ngurah Ambara Putra - Made Bagus Kertha Negara. Sedangkan di Badung, meraka mengusung calon Nyoman Giri Prasta - I Ketut Suiasa.
Di Tabanan, DPD Demokrat Bali mengusung Anak Agung Ngurah Panji Astika - I Dewa Nyoman Budiasa. Di Bangli, meraka mengusung Sang Nyoman Sedana Arta - I Wayan Diar. Di Karangasem, Demokrat mengusung I Gusti Ayu Mas Sumantri - I Made Sukerana.
Satu-satunya kader meraka yang dimajukan dalam Pilkada 2020 adalah I Nengah Tamba yang maju menjadi Calon Bupati Jembrana mendampingi I Gede Ngurah Patriana Krisna. Di Pilkada Jembrana mereka berkoalisi dengan Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, PPP. (Kanalbali/ACH)
