Bintang Puspayoga: Perempuan Penentu Pertumbuhan dan Stabilitas Ekonomi

Konten Media Partner
23 Agustus 2022 19:09 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bintang Puspayoga: Perempuan Penentu Pertumbuhan dan Stabilitas Ekonomi
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
NUSA DUA, Kanalbali.com -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan, perempuan bisa menjadi penentu pertumbuhan ekonomi dan stabilitas jangka panjang.
ADVERTISEMENT
“Sebab setengah populasi dunia adalah perempuan,” katanya saat menjadi Keynote Speaker di Forum B20 - G20 Dialog Woman In the global Economy Through The One Global Woman Empowerment di Sofitel Bali, Nusa Dua pada Rabu (23/8).
Di samping itu perempuan memiliki peran dalam menginvestasikan pendapatan mereka untuk pendidikan dan nutrisi anak.
Dia menambahkan saat ini pemerintah Indonesia terus mendorong keterwakilan perempuan di sektor swasta. Hal ini merupakan bentuk komitmen pemerintah meningkatkan kesetaraan gender di lingkungan kerja.
Bahkan isu keterwakilan perempuan di sektor swasta ini masuk dalam lima program prioritas presiden Jokowi. "Dengan meningkatkan kesejahteraan perempuan bisa mengurangi resiko eksploitasi anak dan pernikahan ekonomi akibat kondisi ekonomi," ucap Bintang Puspayoga.
Para tokoh yang terlibat dalam B20 Indonesia Women in Business Action Council (B20 WiBAC) - LSU

B20 WiBAC Luncurkan Platform Pemberdayaan Perempuan dalam Dunia Bisnis

Sementara itu B20 Indonesia Women in Business Action Council (B20 WiBAC) sebagai salah satu gugus tugas dari Presidensi B20 Indonesia meluncurkan platform One Global Women Empowerment (OGWE) untuk memberdayakan perempuan dalam dunia bisnis.
ADVERTISEMENT
Platform ini diklaim mampu mempertemukan pihak yang membutuhkan dan yang dapat memberikan bantuan dalam hal pemberdayaan perempuan pekerja dan pengusaha UMKM.
“Kami yakin bahwa perempuan di dunia bisnis yang ingin maju itu tidak sedikit, pelaku industri dan berbagai institusi yang ingin turut mendorong kemajuan perempuan juga tidak sedikit. Diperlukan adanya wadah untuk mempertemukan kedua pihak, maka peran sebagai wadah inilah yang akan diperankan oleh OGWE,” kata Ira Noviarti selaku Chair B20 Women in Business Council yang juga merupakan Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk dalam konferensi pers di Hotel Sofitel, Selasa, (23/8/2022).
Ia menjelaskan bahwa melalui diskusi intensif dan berbagai masukan dari ke 150 anggota B20 WiBAC, terdapat tiga tema utama dalam dokumen final B20 WiBAC Policy and Action Recommendation yang dapat menjadi panduan bagi komunitas bisnis di semua negara G20 dan dunia dalam menjembatani kesenjangan menuju kesetaraan partisipasi perempuan.
ADVERTISEMENT
Pertama, pemberdayaan pengusaha perempuan, dengan cara mengembangkan ekosistem yang dapat memberikan akses pada bantuan finansial, regulasi, hingga akses pada bantuan teknis bagi pelaku usaha.
Kedua, mendorong kemampuan digital dan kepemimpinan perempuan, dengan mempercepat akses perempuan pada lingkup digital/STEM, serta meningkatkan kemampuan yang diperlukan untuk dapat mengambil posisi-posisi pimpinan, diperkuat dengan laporan berbasis gender.
Ketiga, mendorong lingkungan kerja yang adil dan aman bagi semua, hal ini dapat dimulai dengan meningkatkan keamanan kerja bagi pekerja perempuan di sektor perekonomian informal, termasuk di masyarakat pedesaan, serta membangun kebijakan sistematis untuk menghindari kekerasan berbasis gender dan membantu korban kekerasan. (kanalbali/ROB/LSU)