Konten Media Partner

Desa Wisata Bakas Gandeng eks Pengungsi Karangasem Tanam Gumitir

Kanal Baliverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Desa Wisata Bakas Gandeng eks Pengungsi Karangasem Tanam Gumitir
zoom-in-whitePerbesar

OBYEK wisata baru di Kabupaten Klungkung yang cocok untuk berselfie-ria (kanalbali/KR7)

KLUNGKUNG, kanalbali.com -- Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, terus berinovasi dalam menggali potensi untuk mengembangkan sebagai destinasi wisata. Setelah menggarap potensi trekking dengan menyuguhkan panorama alam, kini mereka mengembangkan kebun gumitir.

Langkah ini mampu menarik minat wisatawan baik lokal maupuan mancanegara, untuk berfoto selfie dengan latar belakang kebun gumitir yang dihiasi berbagai ikon tulisan Desa Wisata Bakas. Kebun gumitir itu digarap langsung oleh warga asal Karangasem yang sebelumnya sempat mengungsi di Klungkung, saat erupsi Gunung Agung

Penasehat Pokdarwis Desa Bakas, I Wayan Widiana, mengatakan kebun gumitir ini mulai ditanam sejak 2 bulan lalu, kini sudah bunganya sudah mekar nan indah. Pengungjung pun kian berdatangan untuk foto selfie.

“Bunga gumitir ini ditanam langsung oleh petani dari Karangasem, yang sebelumnya sempat mengungsi di Klungkung, dengan sistim sewa sawah,” ujar Widiana, Rabu 17 Oktober 2018.

Kata dia, harga sewa sawah itu pun tidak terlalu mahal setidaknya untuk 1 are sawah disewakan seharga Rp 50 ribu/sekali masa tanam (sekitar 3 bulan). Mereka menyewa secara menyebar di sejumlah titik, jika diakumulasikan luas lahan yang ditanami bunga gumitir sekitar 1 hektare lebih.

BACA JUGA : Lampaui Target Imunisasi Measles Rubella , Klungkung Dapat Penghargaan Menkes

“Kami sendiri belum mengetahui cara menanam dan merawat bunga gumitir ini, maka kami berkoordinasi dengan warga dari Karangasem yang sudah berpengalaman,” ujarnya.

Ide ini muncul ketika melihat saat pengungsi asal Karangasem, menanam bunga gumitir di wilayah Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, kemudian menyebar ke utara hingga wilayah Desa Bakas.

“Kami berharap ke depannya kunjungan akan semakin meningkat,” harapnya. Selain itu, pihaknya juga mengembangkan wisata kuliner dengan menyajikan makanan khas Bali.

Kata Wayan Widiana yang juga Anggota DPRD Klungkung dari Fraksi Gerindra ini menyebutkan, untuk Desa Wisata Bakas dari awal semenjak dicanangkan oleh Pemkab Klungkung sebagai desa wisata. Pihaknya juga sangat antusias mendukung sampai pembentukan struktur Pokdarwis yang sudah disahkan oleh Dinas pariwisata Klungkung.

“Bersama anak-anak muda Desa Bakas kita beberapa kali pertemuan untuk mengggali potensi desa, yang akan kita kenalkan kepada masyarakat luas untuk menjadi daya tarik kunjungan wisata,” katanya.

Diakui saat ini masih terkandala infrastruktur pendukung, untuk itu sudah kini sedang menyusun perencanaan pembangunan infrastruktur dan potensi pasar yang nantinya akan diajukan ke pemerintah dan kalau memungkinkan juga ke Kementrian Pariwisata. “Kegiatan yang sudah dilaksanakan berupa pembuatan tulisan-tulisan di sejumlah titik, penataan, semua anggarannya masih dari donatur yang ada di Pokdarwis,” ungkapnya. (kanalbali/KR7)