Didukung Australia, LSM Bantu Kejar Target Vaksinasi Booster 80 Persen di Bali

Konten Media Partner
12 Juli 2022 13:22
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
DENPASAR, kanalbali.com - Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) bekerjasama dengan Save the Children dan IDEP Foundation akan memfasilitasi vaksinasi COVID-19 di 3 Kabupaten Bali, yakni Kabupaten Buleleng, Karangasem, dan Jembrana.
Hal itu disampaikan dalam Kick off meeting Dukungan Last Mile Delivery Vaccination COVID-19 (Vaccine) dam Risk Communication and Community Engagement (trace) Provinsi Bali, Selasa, (12/7/2022).
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin saat membuka acara mengatakan, kendati pun Protokol Kesehatan COVID-19 telah dilonggarkan. Namun upaya untuk mengoptimalkan capaian vaksinasi terus dilakukan, terutama untuk vaksin ketiga booster.
"Satgas penanganan COVID-19 Nasional juga telah mengeluarkan dua regulasi untuk pelaku perjalanan dalam dan luar negeri yang  pada intinya ingin mengoptimalkan vaksin booster agar dalam perjalanan tidak perlu melakukan tes apapun lagi," jelasnya.
Bernando Halauwet Quality Control Officer, IDEP Foundation mengatakan, 3 Kabupaten yang dipilih karena tingkat vaksinasinya terendah di Bali.
Dari 3 kabupaten, ada 6 desa yang dipilih untuk menerima vaksin. Pertimbangannya karena di setiap desa ini populasi lansianya tinggi, dan pengetahuan tentang vaksin COVID-19 masih rendah.
Program vaksinasi ini rencananya akan dilakukan di 2 desa per kabupaten berdasarkan kategori wilayah dengan kesulitan akses, memiliki kaum rentan, dan ada pendatang luar yang berdomisili di Bali.
Kick off meeting Dukungan Last Mile Delivery Vaccination COVID-19 (Vaccine) dam Risk Communication and Community Engagement (trace) Provinsi Bali, Selasa, (12/7/2022) - IST
zoom-in-whitePerbesar
Kick off meeting Dukungan Last Mile Delivery Vaccination COVID-19 (Vaccine) dam Risk Communication and Community Engagement (trace) Provinsi Bali, Selasa, (12/7/2022) - IST
Namun demikian, tak menutup kemungkinan ada desa lain di tiga kabupaten ini yang akan dibantu untuk mendapatkan vaksinasi.
Adapun jumlah vaksin yang rencananya akan diberikan sebanyak 55.000 suntikan, baik vaksin satu, dua maupun tiga.
"Dari tiga kabupaten tersebut terdapat 6.199 orang yang teridentifikasi sebagai kaum marginal seperti lansia, disabilitas, dan lainnya yang sudah kami dapatkan datanya," imbuhnya.
Program vaksinasi ini akan dilaksanakan selama periode bulan Juli sampai Desember 2022. Pelaksanaannya pun dilakukan secara fleksibel agar masyarakat sasaran bersedia menerima vaksin COVID-19 terutama untuk vaksin ketiga.
Antara lain, dengan mendatangi masyarakat secara door to door, mobile vaksin, vaksin malam, dan vaksin bersamaan dengan pendekatan kultural maupun kegiatan agama.
Selain vaksinasi juga akan ada kampanye penyebaran informasi terkait COVID-19 kepada masyarakat sembari melakukan vaksinasi.
"Harapan kami program berjalan dengan baik, dan program ini dapat mendukung target pemerintah daerah untuk capaian vaksin bulan Juli 2022 di Pulau Dewata dapat mencapai 80 persen," imbuhnya.
Chief Program Impact Creation Save The Children, Rasianto Hamid mengatakan, dengan adanya percepatan vaksinasi ini dapat memastikan kontribusi pihaknya untuk menyempurnakan bagaimana endemik ini berakhir.
"Sehingga anak-anak memiliki harapan ke depannya karena perekonomian Bali akan membaik dengan percepatan program vaksin COVID-19," kata dia.
Provincial Coordinator AIHSP-Bali, Denny Rajagukguk menuturkan, program ini sebagai bentuk dukungan pihaknya sebagai upaya mempercepat program vaksinasi COVID-19 di Bali yang memang sudah sebagai daerah dengan capaian vaksinasi tertinggi di Indonesia.
"Bali memang provinsi hebat dalam optimalisasi vaksinasi. Tapi COVID-19 belum berakhir, sehingga kami berkomitmen untuk membantu pemerintah mempercepat vaksin COVID-19 ini," jelasnya. (Kanalbali/LSU)