Dua Penyanyi Lawas Bali Dipertemukan 'Kantong Bolong'

DENPASAR, kanalbali.com - Yudi Kresna, penyanyi Jembrana kembali bergairah dalam bermusik setelah dipertemukan dengan Kadek Agustin. Keduanya terhitung cukup senior di blantika musik Bali.
Lewat “Kantong Bolong”, keduanya seakan ingin kembali mengulang kesuksesan di masa lalu dan ini merupakan duet pertama mereka berdua. “Sekitar 10 tahun kami tak pernah bertemu hanya tegur sapa via pesan singkat, kemudian atas saran Andy Duarsa akhirnya kami berkolaborasi,”ujar Yudi Kresna, Jumat (26/4).
Lagu tersebut telah diperdengarkan di beberapa radio di Bali dan tak diduga jika respon pendengar pun cukup bagus. “Pendengar mendapat kejutan dengan kemunculan Agustin dalam lagu tersebut,”ucap pria bernama lengkap I Made Yudiantara ini.
Meski sarat akan pesan moral, lagu yang sudah dilengkapi dengan video clip itu dibalut dengan warna musik era 90-an. “Lagu ini diarransement oleh D’Artha dan saya pun masih tetap membawakan genre pop slow,”imbuhnya.
Ia sempat melakukan beberapa kali perubahan sebelum seperti sekarang ini seperti awalnya dibuat dalam format solo namun dalam perjalanannya lagu tersebut dijadikan format duet oleh sang pencipta lagu.
Begitupun dengan arransemennya yang awalnya dibuat dengan sentuhan tradisi dan akhirnya seperti sekarang yang telah beredar. “Ini masalah selera dan kecocokan saja dan inilah yang menurut kami terbaik,”sambung Yudi.
Ditanya tentang semangatnya kembali untuk mengeluarkan karya, Yudi mengaku diberikan stimulus oleh D’Go Vaspa dan oleh D’Go karakter vocal Yudi Kresna saat ini memang susah ditemukan itulah alasan utama kenapa dirinya mensuport Yudi Kresna.
Disisi lain, D’Go Vaspa selaku pencitpa lagu itu menyampaikan jika inspirasinya diambil dari kisah nyata yang dialami oleh sahabatnya. Melalui lagu tersebut ia berpesan kepada masyarakat yang khususnya suka berjudi agar tidak berbohong serta bisa mengontrol diri.
“Jadi dia itu kalah berjudi kemudian agar istrinya tak mengomel dilubangilah kantongnya agar ada alasan kalau uangnya jatuh karena kantong bolong,”ujar D’Go.(kanalbali/GAN)
