Konten Media Partner

Gandeng Rekanan di Bali, Token AHA Buka Investasi Kripto untuk Kurangi Emisi

Kanal Baliverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petinggi PT AHA bersama Ketua Yayasan Temanmu Peduli Bangsa, Ngurah Agung (2 dari kanan) usai penandatanganan MOU - IST
zoom-in-whitePerbesar
Petinggi PT AHA bersama Ketua Yayasan Temanmu Peduli Bangsa, Ngurah Agung (2 dari kanan) usai penandatanganan MOU - IST

BADUNG, kanalbali.com - Bertepatan dengan momentum Hari Bumi 2022, token AHA mengadakan soft launching di Bali serta mengumumkan kerjasama dengan 4 rekanan untuk membuka peluang investasi kripto bagi penyelamatan lingkungan.

"Bali menjadi tempat yang tepat untuk mengawali karena alamnya yang relatif masih hijau" kata CEO PT Alam Hijau Anagata, Aswin Regawa dalam acara Soft Launch Token AHA di 70 Fahrenheit Koffie Jimbaran, Badung, Jumat (23/4/2022).

Dengan membeli token AHA, masyarakat dapat menjadi investor untuk gerakan mengurangi emisi karbon di bumi. Sebab, PT Alam Hijau Anagata (AHA) memiliki fudamental bisnis dalam proyek perdagangan karbon, konservasi air dan udara, maupun entitas lingkungan lainnya yang memiliki nilai bisnis.

embed from external kumparan

Setelah membeli token AHA, masyarakat sebagai investor dapat berinvestasi untuk gerakan penghijauan, pemasangan panel surya di beberapa lokasi seperti di hotel dan restoran serta untuk pembiayaan pengelolaan sampah organik maupun organik untuk diolah menjadi pembangkit listrik.

CEO PT Alam Hijau Anagata, Aswin Regawa - IST

"Upaya-upaya tersebut menghasilkan karbon yang kemudian akan disertifikasi dan diperdagangkan kepada buyer di Eropa. Ini yang kami sebut investasi jangka panjang bagi investor yang membeli token AHA," sebutnya.

Saat ini, PT AHA telah menandatangani MoU dengan empat rekanan di Bali untuk menjalani proyek transisi ramah lingkungan. Mereka bergerak dalam pengolahan sampah menjadi istrik, pemasangan panel surya, resto dengan panel surta dan gerakan penanaman pohon.

Ketua Yayasan Temanmu Peduli Bangsa, Ngurah Agung, sebagai salah satu rekanan mengatakan, bentuk kerjasama yang dibangun yakni AHA akan memberikan pembiayaan yang bersumber dari investor token AHA. Pihaknya kemudian melakukan kegiatan penghijauan dengan menanam mangrove di wilayah Pulau Dewata untuk mengurangi emisi karbon.

"Mangrove akan menangkap karbon, lalu karbon akan diperdagangkan setelah disertifikasi. Menurut saya ini sebuah langkah maju untuk kita semua, karena berdampak positif bagi lingkungan juga memiliki nilai ekonomi yang bagus bagi para investor," sebutnya.

Token AHA sendiri merupakan mata uang kripto dan telah menggunakan sistem decentralized yield-generation utility eco-token berdasarkan pada teknologi Binance Smart Chain (BSC). Teknologi ini memiliki keunggulan seperti menyediakan transaksi mudah, aman, rahasia serta platform yang user friendly bagi seluruh investor dengan sistem yang terdesentralisasi.

Mereka menyatakan, token AHA diperdagangkan dengan token yang stabil dan harga koin yang less volatile di market. Adapun biaya transaksinya tergolong rendah, karena setiap transaksi dikenakan biaya sebesar 6 persen yang dibagi 3 persen untuk refleksi ke pemegang lain, 2 persen untuk dana amal, serta 1 persen dialokasikan untuk pemeliharaan sistem. Public sale token AHA sendiri akan dilakukan pada Mei 2022 yang diumumkan melalui sosial media token AHA. (kanalbali/LSU)