Konten Media Partner

Hadapi Pilkada Badung, DPP Golkar Diminta Beri Perhatian Usulan Koalisi Partai

Kanal Baliverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon koalisi Diatmika-Muntra bersama perwakilan partai saat deklarasi -IST
zoom-in-whitePerbesar
Calon koalisi Diatmika-Muntra bersama perwakilan partai saat deklarasi -IST

Koalisi partai Golkar, Nasdem dan Gerindra yang menyebut Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB) masih menunggu rekomendasi DPP Golkar yang tak kunjung turun untuk pasangan Diatmika -Muntra itu. Padahal, pasangan itu sudah bertemu langsung dengan Ketua DPP Airlangga Hartarto.

Ketua Koalisi, AA Bagus Tri Candra Arka saat dikonfirmasi, Jumat (28/8) mengatakan, proses di dalam internal koalisi sudah selesai. "Selanjutnya diserahkan ke DPD masing-masing partai untuk diteruskan ke DPP," sebutnya yang juga kader Golkar itu.

Mengenai info bahwa DPP Golkar justru mengeluarkan rekomendasi untuk calon PDIP pasangan Giri-Asa, pihaknya juga masih menunggu kepastian. "Kami belum melihat (adanya-red) rekomendasi secara tertulis, dan kita tidak bisa berbuat apa, yang jelas KRBB sudah berproses dari Kabupaten, Provinsi, terus ke Pusat. Dan sekarang pusat yang punya wewenang," jelasnya.

Sebagai ketua koalisi yang juga merupakan kader Golkar, Bagus Tri Candra berharap DPP bisa melihat komitmen yang telah disepakati KRBB untuk bisa mengusung calon di Pilkada Badung. Sebab, bila tak bisa mengusung calon, ia menilai akan berdampak pada demokrasi di Badung. "Kalau memang prosesnya ke Giri-Asa, itu akan jadi pertanyaan dari kader partai Golkar sendiri," ujarnya.

Meski begitu, KRBB kata dia sejauh ini belum megambil sikap apapun perihal desas-desus yang sedang berkembang, pihaknya tetap memilih untuk menunggu apa yang akan terjadi kedepan. Jika sudah ada kepastian, KRBB baru akan bersikap.

"Saat ini yang kita lakukan adala wait and see, makanya saya tidak bisa berkomentar banyak, karena belum melihat kenyataannya. Nanti kalau kami sudah melihat kenyataannya seperti ini, baru kita bersikap," jelasnya.

Sementara itu, di pihak lain, DPP PDIP telah memberikan rekomendasi kepada pasangan Giri-Asa (Nyoman Giri Asa dan Ketut Suiasa) yang merupakan pasangan petahana. Bila calon koalisi tak segera mendapat rekomendasi maka bisa dipastikan pasangan ini akan menghadapi kotak kosong.

(Kanalbali/ACH)