kumparan
6 Juli 2019 14:14

Hasto : Percepatan Kongres PDIP untuk Persiapan Pemilu 2024

Hasto Kristiyangto saat diwawancarai wartawan di Denpasar, Sabtu (6/7)- kanalbali/KR13
DENPASAR, kanalbali.com - Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, pervepatan Kongres PDIP pada 8-9 Agustus 2019 di Bali merupak antisipasi terhadap situasi pada Pemilu 2024 nanti.
ADVERTISEMENT
" Tantangan pada pemilu 2024 nanti akan lebih berat, ini juga menjadi alasan kenapa Kongres PDI-Perjuangan dipercepat, " tegasnya saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Bali , Sabtu (6/7).
"Pesta Demokrasi 2024 Akan menjadi regenerasi bagi penerus berikutnya, sehingga kita harus mulai menguatkan konsolidasi politik kita di daerah ataupun nasional" tegasnya.
Percepatan Kongres, menurutnya, juga untuk menyesuaikan dengan agenda pemerintahan negara dan menyusun seluruh agenda strategis partai pasca-Pemilu 2019.
"Ini adalah langkah preemptive bagi tugas ideologis-strategis partai ke depan. Itulah yang menjadi intisari pemikiran Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri," jelasnya.
Namun ketika disinggung soal kandidat ketua umum yang akan maju dalam kongres PDI-Perjuangan Agustus nanti, Hasto tak menjawab dan bergegas meninggalkan awak media dengan alasan takut ketinggalan pesawat.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, mengenai jatah menteri dari Bali yang nantinya akan membantu Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam jajaran kabinet kerja jilid II, Hasto menyampaikan bahwa hal tersebut masih disimpan rapat-rapat oleh ketua Umum PDI-Perjuangan.
"Bali sebagai salah satu basis utama PDI-Perjuangan akan melakukan proses pendidikan politik dan juga akan menempatkan kader-kader di tingkat nasional tidak hanya menteri, namun juga pimpinan pusat partai politik dan lain sebagainya," ungkapnya, usai membuka acara Konferda.
Perlu diketahui PDIP terakhir kali melaksanakan kongres pada 2015. Saat itu, dalam Kongres IV, PDIP secara aklamasi kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum 2015-2020. Jabatan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDIP seharusnya baru berakhir pada 2020. (kanalbali/KR13)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan