Iringi WWF, Aktivis LSM dan Komunitas Gelar Forum Rakyat untuk Air di Bali

DENPASAR, kanalbali.com - Untuk mewadahi aspirasi masyarakat ata perlunya keadilan dalam pemenuhan Hak Atas Air, kalangan LSM dan komunitas menggelar Konferensi Forum Rakyat untuk Air di Bali.
"Acaranya berbarengan dengan Water World Forum supaya ada narasi pembanding," kata Roberto Hutabarat dari Prodem Bali yang menjadi fasilitator acara, Senin (20/5/2024)
“Disini kita ingin menegaskan bahwa hak atas air adalah hak semua orang dan karena itu semua orang bisa ikut terlibat membicarakannya,” kata Roberto aktivis reformasi 1998 ini.
Robert menegaskan, hak atas air tak bisa dikuasai atau dimonopoli oleh negara. Karena itu harus ada transparansi dalam pengaturannya dimana rakyat berhak melakukan pengawasan. Pihaknya juga ingin mencegah agar hak atas air semata-mata diabdikan untuk kepentingan koorporasi.
Untuk masalah di Bali , menurutnya, juga ada problema yang harus dipecahkan. Misalnya soal keadilan dalam distribusi air untuk petani, industri pariwisata dan konsumsi warga.
“Jangan sampai kebutuhan pariwisata yang diprioritaskan sementara warganya airnya kecrat kecrit dan lahan sawah kekeringan,” katanya.
Acara itu, kata Robert, sekaligus untuk menguji komitmen pemerintah untuk menghormati demokrasi dan kebebasan berpendapat. “Apa benar tidak akan ada larangan dan upaya mempersulit kebebasan berpendapat,” tegasnya. Dia menyebut, untuk penyelenggaraan Forum itu ada indikasi-indikasi tekanan yang dialami masyarakat sehingga memperuslit pelaksanaan acara. ( kanalbali/ RFH)
