Jelang Hari Raya Galungan, Penyaluran LPG 3 kg di Bali Dipercepat

Konten Media Partner
26 Februari 2024 13:33 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
 mypertamina.id
zoom-in-whitePerbesar
mypertamina.id
Pangkalan remsi penyaluran LPG 3 Kg di Denpasar, Bali - IST
zoom-in-whitePerbesar
Pangkalan remsi penyaluran LPG 3 Kg di Denpasar, Bali - IST
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
DENPASAR, kanalbali.com - Pertamina menambah pasokan LPG ukuran tiga kilogram untuk mengantisipasi lonjakan permintaan jelang pelaksanaan hari Raya Galungan di Provinsi Bali.
ADVERTISEMENT
Hal itu disampaikan Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi pada Senin (26/2).
"Kami melakukan extra dropping atau penambahan pasokan serta percepatan penyaluran LPG ke pangkalan–pangkalan resmi dengan jumlah total sekitar 263.200 tabung," ujar Ahad.
Peningkatan konsumsi jelang hari raya Galungan di Provinsi Bali diperkirakan sekitar 14% dari penyaluran normal harian dengan rata-rata konsumsi sejumlah 775 MT atau sekitar 258.333 tabung.
Stok LPG sendiri untuk Provinsi Bali ditopang oleh Integrated Terminal Manggis sebesar 5.165 MT (metrik ton) atau sekitar 6,5 kali lipat dibandingkan dengan konsumsi normal.
Pangkalan remsi penyaluran LPG 3 Kg di Denpasar, Bali - IST
Penambahan pasokan ini dilakukan secara bertahap menjelang hari raya Galungan dan hari raya keagamaan selanjutnya di Bali. Terbanyak dipasok di daerah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar dan Tabanan yakni sebesar 55,3% persen dari penambahan didasarkan pada proyeksi peningkatan konsumsi di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
Untuk jalur distribusi resmi paling akhir LPG 3 Kg bersubsidi berada di pangkalan sesuai dg peraturan menteri ESDM no 28 th 2021 tentang penyaluran dan pendistribusian LPG, bahwa fungsi pengawasan Pertamina sebagai badan usaha yg ditunjuk untuk menyalurkan LPG bersubsidi adalah mulai dari agen hingga pangkalan. Artinya titik terakhir pendistribusian adalah di pangkalan bukan di pengecer atau warung yang melayani konsumen tingkat akhir.
Untuk meminimalisir terjadinya kekurangan suplai di pangkalan, secara berkala Pertamina melakukan pemantauan ketersediaan di seluruh pangkalan resmi dan juga meminta dukungan dari instansi terkait.
Yakni, BPH Migas dibawah Kementrian ESDM yang berwenang untuk melakukan pengawasan distribusi energi bersubsidi baik LPG maupun BBM, serta mendorong pihak Pemda setempat untuk dapat melakukan penertiban terhadap konsumen atau pelaku usaha yang tidak berhak menikmati LPG 3 kg subsidi.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian pembeliaan LPG 3 kg subsidi di pangkalan wajib menggunakan KTP sesuai dengan Penetapan Pemerintah per 1 Januari 2024 lalu. Dengan adanya pendataan ini juga mengurangi peluang penyalahgunaan LPG 3 Kg bersubsidi, dimana pelanggan yang melakukan pembelian dalam jumlah yang tidak wajar (melebihi kebutuhan) akan tercatat datanya dan perlu didalami penggunaan nya oleh pihak yang berwenang di bidangnya.
Masyarakat dihimbau untuk membeli LPG 3 kg subsidi di pangkalan resmi Pertamina dengan ciri – ciri terdapat plang/papan warna hijau yang mencantumkan nama pangkalan, nomor registrasi pangkalan, menyebutkan HET, serta menyebutkan kontak pangkalan dan Call Center Pertamina 135. Masyarakat yang membeli LPG di pangkalan resmi akan mendapat kepastian jaminan stok dan mendapat harga yang sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi) yang ditetapkan Pemerintah Daerah. (kanalbali/KAD)
ADVERTISEMENT