Konten Media Partner

Jenazah Polisi yang Ditusuk PSK Online di Bali Dibawa ke RS Bhayangkara

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi - jenazah - IST
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi - jenazah - IST

DENPASAR, kanalbali.com - Jenazah polisi di Bali yang tewas gara-gara ditusuk pekerja seks online sempat dipindahkan ke RSUP Prof IGNG Ngoerah (RSUP Sanglah) Denpasar dari RS Wangaya.

Namun, menurut dokter Forensik RSUP Sanglah dr Ida Bagus Putu Alit, jenazah polisi itu telah dipindahkan ke RS Bhayangkara Polda Bali.

"Jenazah FNS masuk RSUP Sanglah, Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WITA setelah sempat masuk ruang forensik. Namun beberapa waktu kemudian kembali dipindahkan ke RS Bhayangkara," katanya Kamis (17/11/2022).

Sementara itu pihak kepolisian masih enggan memberikan penjelasan lebih lanjut atas kasus meninggalnya FNS (22), seorang anggota polisi yang tewas tertusuk akibat berkelahi dengan pria bernama AL.

embed from external kumparan

Polisi mengaku masih mendalami kasus ini. "Masih kami konfirmasi," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi.

Korban sebelumnya berseteru dengan LKD seorang PSK yang ia panggil lewat aplikasi MiChat di sebuah hotel short time di Jalan Pidada V, Ubung, Denpasar.

Dari informasi yang beredar, FNS merupakan anggota kepolisian dari Mabes Polri. Ia datang ke Bali untuk bertugas dalam pengamanan KTT G-20.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada pukul 01.00 WITA. FNS yang memesan perempuan lewat MiChat tak puas lantaran saat bertemu LKD, perempuan itu tak sesuai dengan foto di aplikasi itu. FNS geram lalu kemudian meminta uangnya kembali.

Saat itu terjadi cekcok antara mereka. LKD berteriak hingga didengar pengunjung sekitar, termasuk AL yang berada di empat kejadian. Pelaku kemudian menghampiri FNS. Mereka sempat ribut hingga terjadi perkelahian.

FKS tertusuk pisau pada leher bawah sebelah kanan, tusukan itu yang menjadi penyebabnya meninggal dengan keadaan bersimbah darah. Dijelaskan, FKS sempat dilarikan ke RS Wangaya untuk mendapatkan pertolongan cepat, namun naas nyawanya tak tertolong.(Kanalbali/WIB)