Konten Media Partner

Kagama Bali Gelar Acara Lintas Umat, Ganjar Pranowo: Ini Konkretnya Indonesia

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan secara online - IST
zoom-in-whitePerbesar
Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan secara online - IST

BADUNG, kanalbali.com - Serangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945, Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Bali menyelenggarakan acara Dharma Santi Nyepi pada Minggu (9/4/2023) bertempat di Sanggar Kagama, Dalung, Badung.

Menariknya, acara itu dirangkaian dengan perayaan Paskah dan buka bersama terkait bulan Ramadhan. “Saya kira memang begini konkretnya Indonesia. Ini jadi model yang bagus untuk Keindonesiaan kita,” kata Ketua Pengurus Pusat (PP) Kagama Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan secara online.

Tradisi mekidung pada acara Kagama Bali - IST

Menurut dia, sudah bukan saatnya lagi umat beragama mencari-cari perbedaan dalam kondisi keberagaman. Tetapi yang harus dilakukan adalah menyatukan potensi untuk kepentingan bersama sebagai suatu bangsa.

Sementara Ketua Kagama Bali IGN Agung Diatmika menyatakan, sejak masa kuliah, para alumni Kagama sudah terbiasa dengan suasana keberagaman dari sisi agama, etnis dan lainnya.

Tentu saja, kata dia, hal itulah yang harus dijaga sebagai modal dasar untuk mewujudkan cita-cita kemakmuran dan keadilan sosial.

Ketua Kagama Bali IGN Agung Diatmika - IST

Dalam acara Dharma Santi pun ditampilkan berbagai bentuk kesenian yang dimiliki komunitas keagamaan. Antara lain tarian sambutan dari Wanita Hindu Dharma Dalung, tradisi Mekidung dari Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Badung dan kesenian Hadrah dari Ikatan Pelajar Nadhatul Ulama Kuta Utara.

Sementara Dharma Wacana disampaikan dr Wayan Mustika dan sambutan mewakili Umat Islam oleh Umar Ibu Khattab (mantan Ketua Ombudsman Bali). Masing-masing perwakilan umat kemudian diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangannya. Acara diakhiri dengan buka bersama. (kanalbali/RFH)