Konten Media Partner

Kisruh di Pusat, ACT Bali Hentikan Sementara Kantor dan Aktivitasnya

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
foto: Dok.ACT
zoom-in-whitePerbesar
foto: Dok.ACT

DENPASAR, Kanalbali.com -- Kisruh lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap atau ACT kini berdampak ke daerah, termasuk Bali. Ketua ACT Provinsi Bali Abdul Haris Agus Ma'mun saat dihubungi Jumat (8/7) mengatakan sesuai instruksi ACT pusat, seluruh aktifitas akan dihentikan selama sepekan.

"Sesuai dari instruksi yang kami Terima per hari kemarin sore, kantor sementara tutup. Tidak ada aktivitas apa pun sepekan ke depan, sampai proses penyidikan selesai," kata Haris.

Dia menambahkan ACT siap diaudit jika memang diperlukan untuk proses penyidikan. Hal ini juga dituangkan dalam instruksi yang diterima ACT Bali.

"Instruksinya harus taat pada pemerintah, kita serahkan pada proses penyidikan. Ambil sikap ikut saja apapun yang terjadi, kita sudah siap secara mental," ujar Haris.

embed from external kumparan

Dipaparkan Haris, ACT Bali memilik 350 relawan yang menyebar di seluruh Bali dan 9 orang tenaga official. Sebelum ada masalah, ACT Bali aktif melakukan beragam kegiatan sosial. Di antaranya pengobatan gratis, bedah rumah, pembagian sembako, operasi bagi penyandang disabilitas hingga program peduli lansia.

Namun kini seluruh kegiatan tersebut tidak bisa dilanjutkan karena adanya proses penyidikan. Haris menambahkan pihaknya telah siap dengan kondisi terburuk bila sewaktu-waktu kegiatan ACT dihentikan secara total.

"Kalau situasi terburuk misalnya harus tutup, kita tetap memanfaatkan melalui jejaring yang dimiliki. Selama ini kita bermitra dengan Basarnas, TNI - Polri termasuk masuk tim satgas covid. Kita bisa masuk forum relawan tanggap bencana provinsi dan masih bisa beri manfaat," ucap Haris. (KanalBali/ROB)