Kolaborasi Regenerasi Bernyali Telorkan 3 Album dari 3 Band Muda Bali

Konten Media Partner
16 Agustus 2023 9:55 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dadang Pranoto dari Pohon Tua Creatorium - dok. PTC/Anjas Maulana
zoom-in-whitePerbesar
Dadang Pranoto dari Pohon Tua Creatorium - dok. PTC/Anjas Maulana
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
DENPASAR, kanalbali.com - Setelah 6 bulan menjalani masa pendampingan dari Pohon Tua Creatorium (PTC), tiga band terpilih dari musisi indi Bali berhasil menelorkan tiga album musik. Ketiganya adalah Matilda, Astera dan Soulfood.
ADVERTISEMENT
Peluncuran album digelar pada Minggu (13/8/2023) malam. “Meski saya dampingi, originalitas mereka tetap kita jaga,” kata musisi kawakan Dadang Pranoto sebagai pendiri PTC yang dikenal pula sebagai dedengkot dari band Navicula dan Dialog Dini Hari.
Soulfood band - dok PTC/Anjas Maulana
Sejak tahun 2017, Dadang SH Pranoto si Pohon Tua dan Mas Goen telah menyisihkan tabungan untuk mendukung band-band di bawah Pohon Tua Creatorium (PTC).
Pendekatan sederhana ini membantu para musisi berkembang dan belajar mengelola band mereka sendiri, serta menghargai disiplin dan waktu. Upaya ini diharapkan dapat mengisi celah yang ada selama 20 tahun dalam menghasilkan musisi berbakat di Bali.
Astera - dok.PTC/ Anjas Maulana
Selam enam bulan, para musisi muda digembleng membangun pengetahuan yang kuat mengenai proses rekaman yang tepat serta teknis-teknis yang mendukungnya.
ADVERTISEMENT
Kemudian, mereka diajak beranjak menuju tahap pemasaran, fashion, dan perilisan digital. Tidak hanya itu, pembangunan suasana showcase yang mendalam dan penuh makna juga menjadi bagian dari perjalanan ini selama tiga bulan terakhir.
"Selama ini kendala pembuatan album selalu di masalah produksi, biaya produksi, equipment, dan pemasarn. Program Regenerasi Bernyali hadir untuk mengatasi masalah tersebut," ungkap Saylow yang menjadi project manager dan tur.
Mathilda - dok PTC/Anjas Maulana
Adapun Band Mathilda yang mengusung genre psychedelic mengusung album "Cosmotopia". Album ii kata vokalisnya Ewa, merupakan wujdu dari imajinasi mereka yang suka bercerita mengenai tema-tema yang luas.
Astera yang menjadi band terbaru yang bergabung dalam program ini meluncurkan album "Better Days". “Kami mengeksplorasi keberanian untuk mengatasi rasa takut akan ekspektasi yang suram dan belum teruji,” kata Candra Astera.
ADVERTISEMENT
Sementara Bam dari Soulfood menyatakan,nama album mereka "Amesigenalew" diambil dari bahasa Amarik yang artinya ucapan terima kasih. Lagu ini didedikasikan untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada teman-teman yang telah mendukung perjalanan Soulfood. (kanalbali/RLS)