Koster Sebut Pernyataan Senator Australia Soal Sapi di Bali adalah Bohong

Konten Media Partner
8 Agustus 2022 11:07
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Gubernur Bali Wayan Koster - KAD
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Bali Wayan Koster - KAD
ADVERTISEMENT
BADUNG, kanalbali.com - Pernyataan seorang senator Australia Pauline Hanson terus mendapat reaksi dari berbagai pihak di Indonesia. Gubenur Bali Wayan Koster menegaskan, bahwa pernyataan Senator Australia Pauline Hanson adalah bohong.
ADVERTISEMENT
Dia bahkan menyebut kasus PMK di Bali sudah tuntas. "Bohong itu, PMK di Bali sudah habis sudah tidak ada PMK lagi. Kita paling cepat melakukan penuntasan PMK di Indonesia di Bali," kata Koster, usai konferensi pers Digital Economy To Support SDGs, B20 Indonesia, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (8/8).
Dia kembali meminta agar Pauline menunjukkan tempat di mana ada kotoran sapi di jalanan Bali."Itu tidak benar, jangan-jangan dia ngomong, dia tidak datang ke Bali dan ngomong dari jauh di sana," ujarnya.
Sebelumnya, Senator Australia Pauline Hanson yang sempat menyinggung Bali terkait penyebaran wabah PMK menuai polemik.
"Bali berbeda dengan negara lain, karena sapi bebas berjalan di mana-mana, kotoran sapi bertebaran, dan orang berjalan di atasnya, dan terbawa di pakaiannya, dan orang itu kembali ke negara ini [Australia]," katanya dalam unggahan video di akun Instagram @senatorpaulinehanso beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
Secara terpisah Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha menilai statement itu terlalu berlebihan karena masyarakat Bali, baik yang tinggal di Kota maupun di Desa memelihara sapi dengan cara dikandangkan, bukan dilepasliarkan.
Ia pun menilai orang yang memberikan statement tersebut belum pernah ke Bali, karena menyebut Bali sebagai sebuah negara.
"Saya pikir orang tersebut tidak pernah ke Bali, atau melihat daerah lain seperti itu. Karena Bali dikatakan suatu negara, artinya tidak tahu kondisi Bali," tuturnya.
Menurutnya, pariwisata Bali sudah terkenal hingga mancanegara, bahkan para wisatawan sampai majalah juga memberitakan Bali sebagai destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi.
"Ada desa terbaik di Asia, sampai desa terbersih di dunia. Kalaupun ada satu orang yang mengatakan hal buruk tentang bali, tidak bisa serta merta dipercaya. Kita lihat tren wisatawan dari hari ke hari juga terus meningkat," sebutnya.
ADVERTISEMENT
Disinggung terkait dampak statement tersebut terhadap kunjungan wisman, ia mengatakan bahwa pengaruhnya sangat kecil. Terlebih lagi, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif langsung memberikan klarifikasinya. (kanalbali/KAD/LSU)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020