Libatkan Ribuan Seniman, Pesta Kesenian Bali Kembali Digelar Kolosal
·waktu baca 2 menit

DENPASAR, kanalbali.com - Setelah sempat digelar secara sederhana gara-gara situasi pandemi dalam tiga tahun terakhir, perhelatan budaya Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV tahun 2023 akan kembali digelar secara kolosal.
“Jumlah seniman atau pelaku seni yang terlibat pada acara PKB tahun 2023 sebanyak 18.974 orang,” kata Kepala Bidang Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Provinsi Bali Ni Wayan Sulastriani dalam rilis yang diterima Senin (8/5/2023).
Ajang budaya spektakuler ini digulirkan mulai Minggu, 18 Juni 2023 hingga Minggu 16 Juli 2023. “Materi PKB tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi isiannya akan berbeda,” katanya.
Tema PKB XLV adalah “Segara Kerthi: Prabhaneka Sandhi” (Samudra Cipta Peradaban) dimaknai sebagai upaya pemuliaan laut sebagai sumber kesejahteraan semesta yang menjadi asal mula lahirnya suatu peradaban.
Samudra juga melambangkan peradaban Bali yang terbuka dengan berbagai kebudayaan masayarakat dari berbagai penjuru dunia serta berpadu secara harmonis dalam memberi warna pusparagam seni budaya Bali dan mengukuhkan Bali sebagai Pusat Peradaban Dunia (Bali Padma Bhuana).
Perhelatan ajang seni ini dilaksanakan di Taman Budaya Art Center Denpasar, dan di Kampus ISI Denpasar serta Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Rencananya Presiden ke-V Republik Indonesia sekaligus membuka dan melepas Peed Aya (Pawai) PKB XLV kemudian malamnya pergelaran seni di Panggung Ardha Candra Denpasar.
Materi PKB ada sebanyak 10 kegiatan, meliputi Peed Aya (Pawai), Rekasadana (Pergelaran), Rekasadana (Pergelaran), Wimbakara (Lomba), Kandarupa (Pameran), Kriyaloka (Lokakarya), Widyatula (Sarasehan), Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni), Bali World Culture Celebration (Perayaan Budaya Dunia) dan Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah) yang akan dilaksanakan di Art Center dan Monuman Perjuangan Rakyat Bali.
PKB juga akan meliputi Bali World Culture Celebration melibatkan peserta dari luar negeri, seperti Jepang, Thailand, Australia, Gamut berkolaborasi dengam seniman Belgia, India, Malaysia dan China. (kanalbali/RLS)
