Lumba-lumba yang Mati di Klungkung, Bali, Diduga Diserang Hiu Cookie Cutter
·waktu baca 2 menit

DENPASAR- Dari 13 lumba-lumba yang terdampar di Pantai di Klungkung, Bali, 1 ekor ditemukan tewas. Lumba-lumba jenis hidung botol ditemukan dengan luka bulat besar dibawah kepala yang diduga karena gigitan hiu jenis Cookie Cutter Shark.
"Nanti, kita bisa tahu pasti kalau satu yang mati ini digigit hiu dari bekas luka di perutnya. Dugaan kami, kalau penyebab satu ekor mati adalah ketika dia berenang ada hiu mengejar," kata Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Permana Yudiarso, Jumat (28/5).
Ia menduga, selain karena tinggi gelombang besar fenomena pasang surut, 13 ekor lumba-lumba terdampar karena dikejar hiu besar. Lalu, satu lumba-lumba kena gigit sehingga memecah kawanan lumba-lumba untuk menyelamatkan diri masing-masing.
"Dia, lari kemana-mana dan kocar-kacir, memecah gerombolan dan mereka ber-grup. Tiba-tiba hiu itu, mengejar dapatlah satu. Kalau dapat satu, kan bubar rombongan dan menyelamatkan diri masing-masing. Kemudian, gelombang besar dan mencari perlindungan menyelamatkan diri sendiri (hingga) terdampar," ujarnya.
Ia juga menerangkan, hiu di perairan Bali jenis spesiesnya beranekaragam. Namun, dari gigitan lukanya adalah hiu jenis Cookie Cutter Shark.
"Dari luka yang ada, sebenarnya kami mengidentiifikasi satu jenis hiu yang suka menggigit Hiu Cookie Cutter Shark. Jadi, gigitannya bulat lingkaran kecil. Yang, kami temukan memang bulat cuman besar sekali, kita menduga hiu ukuran besar," jelasnya.
Seperti yang diberitakan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klungkung, Bali, Putu Widiada membenarkan, bahwa sebanyak 13 lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Batu Tumpeng, Kabupaten Klungkung, Bali, Kamis (27/5) kemarin. (Kanalbali/KAD)
